By Arcibots Selfbots Indonesia
Halo, Sobat..! Semoga kalian dalam keadaan sehat jasmani dan rohani ya ! Mungkin sobat sudah familiar dan tidak asing lagi dengan istilah bot, sebab bot tidak jarang di terapkan dalam banyak aplikasi dan perusahaan bisnis guna untuk memudahkan pekerjaan mereka. Bot juga dapat digunakan dalam kegiatan sehari-hari. Maka dari itu, pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang definisi bot, kemanfaatan, serta penerapannya.
Sebelum masuk ke pembahasan, kita punya informasi yang penting nih. Untuk sobat yang mungkin tertarik belajar membuat bot, sobat dapat mempelajarinya di Dicoding lho. Bagi sobat yg berminat dan ingin belajar,segera periksa dan daftar kelasnya di kelas Belajar Membangun LINE Chatbot.
Oke, baca artikel ini dengan seksama ya sob, agar sobat tidak ketinggalan informasi yang penting dan tidak gagal faham !
Bot adalah singakatan kata dari “robot” yang bisa diartikan sebagai sistem untuk melakukan tugas tertentu secara otomatis dan repetitif. Karena bot beroperasi secara otomatis, mereka dapat bekerja jauh lebih cepat dibandingkan manusia. Disisi lain, bot bisa berjalan setiap waktu tanpa harus menunggu manusia untuk mengoperasikannya secara manual. Pada umumnya bot dapat beroperasi menggunakan jaringan internet dan ia dapat bekerja selama 24 jam penuh.
Ada beberapa bot yang bermanfaat dan dapat membantu pekerjaan manusia, contohnya seperti web crawler dan chatbot. Sementara itu, ada juga bot yang buruk sekaligus bisa merugikan orang banyak dan di salah gunakan oleh oknum-oknum tertentu untuk tindak kejahatan, contohnya seperti malicious bot.
Setelah membaca seklumit info tentang penjelasan di atas, sekarang mari kita masuk ke manfaat dari bot itu sendiri.
Bot dapat bekerja sampai 24 jam penuh.
Bot dapat membantu pekerjaan manusia.
Bot dapat meminimalisir pengeluaran perusahaan.
Bot dapat membantu meningkatkan kualitas layanan.
Bot dapat diintegrasikan untuk beberapa platform.
Bot dapat membantu meningkatkan kepuasan pengguna layanan.
Sebelumnya kita sudah menyinggung tentang contoh beberapa bot. Nah, untuk kali ini mari kita bahas lebih detail contoh-contohnya. Berikut ini adalah beberapa contoh bot yang sering digunakan:
Web crawler
Contoh pertama adalah web crawler. Bot ini dibuat untuk membantu pekerjaan manusia. Web crawler sendiri biasa digunakan oleh search engine sebagaimana Google untuk men-download dan mengindeks konten dari sebuah website. Web crawler sendiri bekerja dengan cara crawling dan indexing. Untuk mendapatkan peringkat atas di Search Engine Result Page atau SERP harus menggunak hasil dari crawling dan indexing tersebut.
Chat bot
Contoh berikutnya adalah chat bot. Chat bot ini dirancang untuk memenuhi layanan secara maksimal, dalam hal ini chat bot bisa berinteraksi dengan pengguna secara langsung dengan suara ataupun tulisan. Chat bot sendiri mempunyai tugas dan fungsi sebagai asisten digital pribadi layaknya Google Assistant dan customer service.
Malicious bot
Malicious bot dapat di definisikan bahwa segala sesuatu di operasikan melalui bot tersebut sehingga bot tersebut melakukan tindakan yang melanggar aturan dan berbahaya untuk pengguna. Bot ini biasanya di gunakan untuk melakukan tindakan ilegal seperti pengambilalihan akun pengguna dan mencuri data. Bot ini di kategorikan ke dalam bot yang buruk dan merugikan pengguna,akan tetapi terkadang serangan-serangan melalui bot ini bisa dilakukan secara sengaja. Serangan dari malicious bot dapat berupa:
Denial-of-Service (DoS) atau Distributed Denial-of-Service (DDoS)
Click Fraud
Spam
Credential Stuffing
Brute Force Password Cracking
Saat menerapkan dan menggunakan sistem bot kedalam aplikasi atau bisnis yang sobat tekuni, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan. Di bawah ini adalah hal-hal yang harus diperhatikan saat menggunakan bot.
Bot bukanlah seorang manusia
Sebagaimana yang sudah diutarakan sebelumnya, bot bukanlah seorang manusia. Mereka adalah suatu sistem yang dibuat untuk melakukan tugas secara otomatis dan repetitif. Sehingga ia tidak selamanya bisa selalu memahami suatu kueri dan ia juga memiliki suatu keterbatasan dalam memberikan sebuah jawaban.
Cara untuk memperbaiki permasalahan ini dapat dengan mengimplementasikan kecerdasan buatan atau artificial intelligence. Dengan menerapkan AI, bot mungkin bisa mempunyai kepribadian dan bisa mengerti dari suatu interaksi dengan pengguna.
Butuh waktu untuk mengimplementasikannya
Karena bot bukan manusia dan ia adalah sebuah sistem, maka bot memerlukan waktu yang lumayan lama untuk diimplementasikan dan dipersiapkan karena ia harus mempelajari berbagai hal yang dibutuhkan.
Harus dilakukan pemeliharaan
Bot memerlukan pemeliharaan, pembaruan, dan pengoptimalan sistem secara rutin dalam hal fungsi bagaimana cara bot berinteraksi dengan pengguna. Bisa berupa data baru untuk di pelajari bot dalam merespons pengguna pada pembaruan tersebut.
So, bot adalah sistem yang dibuat untuk bertindak menjalankan tugas tertentu secara otomatis dan repetitif. Bot juga mempunyai faedah dan kemanfaatan yang bisa di katakan menguntungkan bagi penggunanya. Kalau ada bot yang menguntungkan, sudah barang tentu pastinya ada bot yang bisa merugikan. Selain itu, jika sobat ingin menerapkan bot ke dalam bisnis, seharusnya memperhatikan beberapa hal, seperti bot harus di maintenance secara rutin. Demikianlah seklumit sekilas info pembahasan dalam artikel ini. Semoga sobat semua selalu baik-baik saja di manapun berada dan selalu semangat !
Baca juga artikel tentang Perbedaan Coding dan Programming