Merealisasikan lingkungan intelektual yang inklusif, kritis, dan progresif didalam kehidupan universitas
Membuka wadah diskusi interdisipliner
Memberikan platform publikasi karya ilmiah dan kritis
Mempopulerisasi kembali filsafat sebagai ilmu dasar
Membuka wawasan dan ikut mengadvokasi perjuangan keperempuanan
Melakukan kegiatan penelitian yang proaktif dan kolektif
UKM USC adalah UKM bidang penalaran yang menjadi wadah diskurs, riset, dan pengembangan interdisipliner dalam merealisasikan lingkungan intelektual inklusif, kritis, proaktif, dan progresif di dalam kehidupan universitas. USC mengupayakan dalam pengembangan intelektualnya untuk mengikutkan segala aspek dan disiplin, terlihat dari cakupan subjeknya yaitu, ilmu alam, sosial, budaya, filsafat, matematika dan juga interseksionalisasi dengan aspek emansipasi keperempuanan.
" COGITEMUS SUPER TEMPUS "
Konjugasi "cogito" (kata kerja berpikir) disesuaikan menjadi bentuk first person plural active subjunctive "cogitemus".
Dan "tempus", bentuk deklinasi singular accusative dari "tempus".
Maka Cogitemus super tempus memiliki arti "kami berpikir melampaui waktu" dengan mood subjunctive atau irrealis, dalam artian bukanlah fakta empiris melainkan sebuah keinginan. Ada dua hal yang dicapai disini. Pertama adalah penekanan mimpi atau visi kita untuk terus berusaha untuk berpikir melampaui waktu. Dan lalu kedua adalah referensi konsep filosofis "necessity" yang memiliki posisi sentral dalam berbagai bagian dari filsafat yang dimana necessity selalu (post-Kripke) melalui pembacaan subjunctive.