PANTUN
pantun merupakan karya sastra yang diutarakan secara lisan dengan rima atau sajak. pantun di gunakan untuk mengungkapkan pikiran, perasaan, atau teguran penyair yang di sampaikan dengan cara yang menghibur namun tetap mendidik. Pantun dibagi menjadi 4 jenis yaitu:
pantun jenaka
adalah pantun yang mengandung unsur lucu dan dibuat dengan tujuan untuk menghibur orang-orang.
pantun nasehat
berisikan tentang nasihat moral atau pendidikan kepada pembaca atau pendengar dan ditijukan kepada seseorang atau masyarakat umum.
pantun teka-teki
pantun yang mengandung teka-teki yang ditujukan kepada pembaca atau pendengar yang kmudian mereka kemudidian diberikan waktu untuk menebak jawaban yang benar
pantun kiasan
pantun yang berisi pribahasa atau kiasan. tujuannya ialah untuk menyampaikan maksud dengan cara tersirat.
CONTOH PANTUN-PANTUN
pantun jenaka
tumbuh illang di semak-semak
semak-semak lalu dibersihkan
the power of emak-emak
sein kiri belok ke kanan
buah pisang buah rambutan
bila dimakan sangat menyehatkan
siapa buang sampah sembarangan
pasti temannya oranhg utan
masak sayur, sayur tumis
diiris tipis sampai habis
malam minggu hujan gerimis
dompet tipis semakin kritis
pergi kepasar membeli bebek
bebek dimasak enak sekali
adik tertawa geli, melihat kakek
giginya copot usai makan roti
jalan-jalan naik delman
keliling kota hingga senja
kamu teman, mengaku teman
bila ada maunya saja
anak kucing bermain tali
kera duduk membaca koran
bagaimana hati tak geli
kepala botak suka sisiran
Duduk manis di bibir pantai
Lihat gadis, aduhai tiada dua
Masa muda kebanyakan santai
Sudah renta sulit tertawa
Tetangga baru namanya Rahmat
Punya istri namanya Cua
Kakek cerita terlalu semangat
Gigi palsunya copot semua
Ke SPBU membeli bensin
Bensin bagus di Pangandaran
Menahan diri agar tak bersin
Malah kentut tak tertahankan
Beli sabun di sebuah warung
Warung baru milik Sukiran
Diam-diam menutup hidung
Bau kentut penuhi ruangan
Sore-sore bermain wayang
Sambil main memakan biskuit
Banyak uang abang disayang
Abang pailit di semprit peluit
Beli baut beli sekrup
Beli online dari Jombang
Dua anak sudah cukup
Dua istri masih kurang
Limau perut di tepi rawa
Buah dilanting belum masak
Sakit perut sebab tertawa
Melihat kucing memakai bedak
Jalan-jalan ke kota baru
Jangan lupa beli kain warna biru
Kalau cinta padaku
Katakan saja I love you
K
PANTUN NASEHAT
ditepi kali saya singgah
menghilang penat, menahan jerat
orang tua jangan disanggah
agar selamat dunia- akhirat
hati-hati saat menyebrang
jangan sampai titian patah
hati-hati di rantau orang
jangan sampai berbuat salah
jalan-jalan kekota blitar
jangan lupa membeli sukun
jika kamu ingin pintar
maka belajarlah dengan tekun
ilmu insan setitik embun
tiada umat sepandai nabi
kala nyawa tinggal diubun
turutlah ilmu dan insan nan mati
pisang emas dibawa berlayar
masak sebiji diatas peti
hutang emas boleh dibayar
hutang budi di bawa mati
PANTUN TEKA-TEKI
terendak bentan lalu dibeli
untuk pakaian, saya turun kebawah
kalaulah tuan bijak bestari
apa binatang kepala dibawah?
[kelelawar]
berlayar kapal dari berandan
manuju arah selat malaka
lebar kepala dari pada badan
apalah itu cobalah terka?
[ikan pari]
burung nuri burung gereja
terbang santai ditengan taman
cobalah cari wahai saudara
makin diisi makin ringan
[balon]
jikalau tuan tejuk cendana
ambil gantang jemurkan pala
jikalau tuan bijak bijaksana
binatang apa ekor di kepala?
[gajah]
diukur di jang-jangka
burung merak burung angkasa
dengar tuan, saya meneka
layang-layang gagah perkasa
[pesawat terbang]
ada anak pakai celana
melihat bintang di malam hari
jikalau tuan memang bijaksana
binatng apa tanduk dikaki?
[ayam jantan]
PANTUN KIASAN
daun lebar ditatam di pekarangan
disiramnya pakai air gelas
tidak pernah lupuk oleh air hujan
tidak pernah habis terkena panas
[jikalau seseorang telah berjasa, maka ia tak akan pernah dilupakan]
bunga terang menawan hati
indah merekah ku pandangi
gunung tinggi akan kudaki
biar lautan akan ku sebrangi
[makin api panas, kalau sudah tekad pasti akan semangat untuk melaluinya]
pergi berlibur kr cianjur
pulang malam badan meriang
menangis diri dipintu kubur
teringat hati tidak pernah sembahyang
[mengingatkan manusia untuk selalu beribadah]
sebatang emas dijual dipasar
harganya murah dibeli beti
utang emas masih sanggup dibayar
utang budi selamanya dibawa mati
pergi keinggris sampai kejerman
banyak sungai dengan sampan
selalu sedia payung sebelum hujan
jangan biarkan diri kesusahan