DEWA MALING
Selain kasus2 KKN yg disebutkan di atas, Ahok juga terlibat kasus2 dugaan korupsi sesuai Laporan Audit BPK tgl 31 Mei 2016. BPK menemukan ketidakpatuhan thd peraturan perundang2an sebanyak 15 temuan dgn nilai Rp 374 Miliar.Ā
Ahok juga terlibat kasus pengadaan Bus Transjakarta senilai Rp 1,2 triliun yg terbukti merugikan negara ratusan miliar rupiah. Bus2 yg blm sebulan didatangkan dari Cina, sebagian besar berkarat & rusak, shg tdk bisa digunakan. Diduga dlm upaya menghilangkan barang bukti, 18 buah bus telah ādibakarā di pool Rawa Buaya pd September 2015 & berikutnya pd September 2019, 26 buah bus Transjakarta kembali ādibakarā di pool Pondok Cabe.
Ahok juga diduga kasus korupsi pengadaan UPS yg menurut perkiraan Bareskrim Polri negara telah dirugikan sebesar Rp 50 miliar. Polri telah menetapkan 2 orang pejabat kepala dinas & satu orang perusahaan rekanan sbg tersangka. Ahok telah ādipanggil sbg saksiā oleh Polri & mengaku ditanya seputar tanda tangan Sekretaris Daerah DKI Jaya dlm pengadaan UPS. Sangat tidak mungkin jika proyek Pemrov DKI ratusan miliar tanpa sepengetahuan & persetujuan Ahok!
Dgn banyaknya pelanggaran hukum & besarnya potensi kerugian Negara akibat dugaan Korupsi Ahok spt diuraikan di atas, maka sangat pantas jika Ahok segera ditangkap & diadili. Pemerintah dan DPR harus mendorong & menjamin terlaksananya proses Hukum & Pengadilan terhadap Ahok. Ahok bukan Warga Negara Istimewa di hadapan Hukum utk dibebaskan dari jerat Hukum atas berbagai kasus dugaan korupsi.Ā
Apalagi malah saat itu dipromosikan menjadi Pimpinan BUMN dgn alasan spt disampaikan oleh Presiden bahwa Ahok telah teruji & pekerja keras. Atau spt diungkap Erick Thohir bahwa Ahok mempunyai Track Record Pendobrak, sosok yg konsisten & memiliki rekam jejak yg baik. Omong kosong manipulatif ini harus dihentikan.
BANGUNLAH dari TIDUR PANJANG Kalian.! Ā Ā
Kita harus Bangkit,...
Bersatu padu, sisingkan lengan baju Kita, bergandengan tangan untuk menyelamatkan Bangsa & Negeri ini
JanganĀ sampai Negeri & Bangsa Kita diambil alih, dijajah lagi oleh Bangsa lain ratusan tahun lamanyaĀ