Ilmu Hadis mulai dirintis pada masa Khalifah Abdul Malik bin Marwan (65-86), Para tabi’in mulai menulis hadis dan berkembang dengan gerakah rihlah ilmiah, yaitu pengembaraann ilmiah yang dilakukan muhaddisin dari kota ke kota untuk mendapatkan suatu hadis dari Sahabat yang masih hidup dan tersebar di berbagai kota.