JENIS TERNAK
KAMBING SAANEN
Kambing Saanen berasal dari Lembah Saanen, Swiss, dan dikenal sebagai salah satu ras kambing perah terbaik di dunia. Memiliki bulu pendek berwarna putih atau krem muda, Saanen berpostur besar dengan bobot jantan mencapai 75-90 kg dan betina 60-70 kg. Saanen terkenal akan produksi susunya yang tinggi dengan kandungan lemak yang relatif rendah, menjadikannya favorit di peternakan susu skala besar maupun kecil. Selain itu, sifatnya yang jinak dan mudah beradaptasi membuatnya cocok untuk berbagai kondisi lingkungan.
KAMBING ETAWA
Kambing Etawa, juga dikenal sebagai kambing Jamnapari di negara asalnya India, adalah tipe kambing dwiguna (perah dan pedaging) yang populer di Indonesia, khususnya sebagai kambing perah rakyat. Ciri khas Etawa adalah ukuran tubuh yang besar, telinga panjang terkulai, dan dahi yang menonjol. Warna bulunya bervariasi, mulai dari putih polos hingga kombinasi putih dan cokelat. Bobot jantan bisa mencapai 90-120 kg, sementara betina 60-90 kg. Susu Etawa dikenal bergizi tinggi dan banyak digunakan sebagai bahan olahan susu kesehatan.
KAMBING SAPERA
Kambing Sapera adalah hasil persilangan antara kambing Saanen dan kambing Peranakan Etawa (PE) di Indonesia. Tujuan persilangan ini adalah untuk menghasilkan kambing perah yang memiliki produktivitas tinggi seperti Saanen, namun tetap adaptif terhadap iklim tropis seperti PE. Kambing Sapera biasanya berbulu putih atau kombinasi putih dengan bercak cokelat. Bobot tubuh jantan berkisar antara 70-90 kg dan betina 50-70 kg. Produksi susu Sapera cukup tinggi, menjadikannya pilihan populer bagi peternak yang fokus pada usaha susu kambing skala menengah ke atas.