Volume Bersih (Netto): 10 ml per botol (Berdasarkan kalkulasi takaran produksi HPP). Versi prototype awal dirancang untuk ukuran 8 ml.
Material Kemasan: Menggunakan botol kaca tebal dengan aplikator roll ball (berbahan kaca/stainless) yang dirancang presisi anti-bocor.
Konsep Eco-Friendly: Kemasan dirancang dengan konsep refill (dapat diisi ulang), sehingga jauh lebih ekonomis bagi konsumen dan ramah lingkungan.
Karakteristik Fisik Sediaan: Berupa minyak oles tanpa campuran pelarut kimia, menggunakan Virgin Coconut Oil (VCO) sebagai carrier oil untuk menjaga kelembapan kulit, mencegah penguapan senyawa volatil, dan meminimalisir risiko iritasi.
Komposisi Formulasi Utama: Virgin Coconut Oil / VCO (81%), Menthol (10%), Champhor (4%), Minyak Adas / Fennel (3%), dan Minyak Lavender (2%).
Mekanisme Khasiat Terpadu:
Relaksasi Saraf: Minyak lavender mengandung senyawa linalool yang terbukti bekerja dominan memberikan efek relaksasi pada sistem saraf dan hormonal, membantu mengurangi stres, pusing, dan gangguan tidur/insomnia.
Melegakan Pernapasan & Pencernaan: Kandungan anetol pada adas dikombinasikan dengan sifat anti-inflamasi dari menthol memberikan sensasi hangat/dingin yang efektif meredakan perut kembung, mual akibat mabuk perjalanan, dan membuka saluran pernapasan.
Standar Keamanan Kulit: Diformulasikan dengan tingkat pH yang disesuaikan dengan kondisi kulit manusia (pH 4,5 – 6,5) agar aman digunakan sehari-hari tanpa memicu iritasi.
Cara Penggunaan Praktis: Diaplikasikan dengan cara dioleskan secara topikal pada titik nadi, pelipis, perut, atau dihirup aromanya. Penggunaan pada kulit memungkinkan senyawa aktif terserap ke dalam tubuh untuk meredakan nyeri otot dan ketegangan.
Instruksi Penyimpanan: Tutup botol dengan rapat setelah penggunaan. Simpan di tempat yang sejuk dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung untuk mencegah degradasi (kerusakan) komponen minyak atsiri dan menjaga stabilitas aroma.
Peringatan Keamanan: Termasuk dalam kategori obat luar (kosmetik/obat tradisional). Hanya untuk penggunaan luar tubuh.
Standar Produksi: Merupakan hasil luaran Project Based Learning (PBL) yang diproses menggunakan standar laboratorium dengan pengawasan ketat dari Teknisi Laboratorium dan Dosen Pembimbing.
Diproduksi Oleh: Tim Adavelle Project, Program Studi Manajemen Agroindustri (Jurusan Manajemen Agribisnis), Politeknik Negeri Jember – Kampus Sidoarjo.
Karakteristik Fisik: Keripik dengan tekstur renyah dan memiliki warna kuning menarik yang didapatkan secara alami dari proses penggorengan yang tepat.
Material Kemasan: Dikemas menggunakan wadah plastik jenis thinwall berkapasitas 450 ml yang praktis dan mudah dibawa.
Labeling: Kemasan luar dilengkapi dengan desain label yang memuat informasi produk secara jelas, termasuk detail komposisi, berat bersih, serta keterangan batas waktu konsumsi atau "Baik sebelum".
Komposisi Utama: Dibuat dari perpaduan tepung beras, tepung labu kuning, santan, kuning telur, dan garam.
Pangan Fungsional Padat Gizi: Berbeda dengan keripik komersial di pasaran (seperti singkong atau kentang) yang umumnya hanya tinggi karbohidrat namun rendah vitamin , keripik ini difortifikasi menggunakan tepung labu kuning yang menyumbang asupan serat, protein, serta kaya akan beta-karoten sebagai provitamin A.
Keamanan Konsumsi: Aman dikonsumsi karena pewarnaan produk 100% berasal dari warna kuning alami labu tanpa adanya tambahan pewarna buatan.
Stabilitas Tekstur: Penggunaan bahan dasar tepung beras secara spesifik berfungsi untuk menstabilkan adonan dan menjaga tekstur keripik agar tetap renyah (crunchy).
Target Pengguna: Dirancang sebagai camilan sehat yang cocok dikonsumsi oleh berbagai rentang usia, mulai dari usia 10 hingga 40 tahun, termasuk pelajar, mahasiswa, dan pekerja.
Penggunaan: Sangat cocok dijadikan sebagai camilan pendamping saat beraktivitas sehari-hari maupun bersantai, dengan kemasan yang memungkinkan produk ini untuk dinikmati kapan saja dan di mana saja secara praktis.
Standar Produksi: Produk ini merupakan hasil luaran nyata dari metode pembelajaran Project-Based Learning (PBL) yang melibatkan praktik kewirausahaan mahasiswa secara langsung.
Diproduksi Oleh: Tim Adavelle.Project, Program Studi Manajemen Agroindustri (Jurusan Manajemen Agribisnis), Politeknik Negeri Jember – Kampus Sidoarjo
HUBUNGI KAMI