PKWU adalah sumber ilmu dan ide kreatif yang bisa membekali kita dengan teknik kerajinan untuk menghasilkan konsep yang inovatif. Sementara itu, Kokurikuler sebagai wadah proyek nyata yang bisa menjadi tantangan bagi kita untuk dapat mengaplikasikan ide kreatif tersebut secara langsung. Dalam kegiatan Kokurikuler ini, PKWU sangat bermanfaat karena dapat diwujudkan menjadi karya yang fungsional dan berkualitas, sekalian mengasah kekompakkan selama proses menuju tenggat acara.
Yuk, Lihat Karya-karya yang kami hasilkan!
Bando Jam gadang
Kami memilih bando Jam Gadang karena ia adalah simbol arsitektur dan identitas Minangkabau yang ikonik. Proyek ini bertujuan menjadikan Jam Gadang sebagai maskot fashion lokal yang unik.
Cermin Kerang
Kami memilih cermin berhias kerang untuk mengoptimalkan limbah alami pesisir (kerang), menunjukkan kemampuan mengolah bahan baku lokal menjadi produk dekoratif yang bernilai ekonomi tinggi.
Sayap Burung Kuau Raja
Kami memilih sayap Burung Kuau Raja karena ia adalah fauna identitas resmi Sumatera Barat yang memiliki pola "seratus mata" sangat artistik. Kerajinan ini bertujuan mengangkat keagungan simbol lokal dan menguji kemampuan teknis kami dalam mereplikasi detail alam yang kompleks, memberikan nilai estetika dan budaya.
Bando Rendang
Kami memilih bando rendang adalah untuk menciptakan produk kerajinan yang unik dan memorable, dengan mengangkat Rendang, ikon kuliner global dari Sumatera Barat, sebagai identitas lokal yang kuat.
Kalung Bersusun
Kami memilih kalung bersusun sebagai kerajinan untuk mereinterpretasi perhiasan tradisional Minangkabau (Dukuh/Kaluang) yang dikenakan berlapis. Desain bersusun ini mengangkat kekayaan dan filosofi budaya Sumatera Barat.
Topi Deta
Kami memilih topi Deta karena ia adalah penutup kepala pria Minangkabau yang melambangkan kebijaksanaan dan kearifan (kerutan). Kerajinan ini bertujuan melestarikan ikon budaya Sumatera Barat tersebut dengan memodifikasinya menjadi produk suvenir fashion modern yang praktis.
Sulam Bayang
Kami memilih Sulam Bayang karena tekniknya adalah ilusi visual yang mewah dan minimalis, menciptakan nilai estetika tinggi pada bahan transparan.
Gelang Kerang Mutiara
Kami memilih kerajinan Gelang Kerang Mutiara untuk menonjolkan identitas kawasan pesisir Sumatera Barat. Kerajinan ini merepresentasikan nilai keindahan dan keunikan dari sumber daya daerah, sekaligus menciptakan produk yang elegan dan berkelas untuk pasar modern.
Bando Ayam Pop
Kami memilih kerajinan Bando Ayam Pop karena merupakan modifikasi unik dari ikon kuliner Sumatera Barat yang sangat populer. Kerajinan ini memanfaatkan citra 'Ayam Pop' untuk menciptakan produk fashion yang lucu dan memorable.
Bando Nasi Padang
Kami memilih Nasi Padang karena ini adalah simbol kuliner Sumatera Barat yang paling dikenal oleh masyarakat luas. Penggunaan visual ini berfungsi sebagai representasi budaya yang kuat dan instan, sekaligus memberikan elemen desain yang unik dan menarik pada aksesori bando, menjadikannya relevan dengan tema Nusantara
Bando Baju Adat
Kami memilih Baju Adat Padang karena ini adalah representasi formal dan luhur dari identitas budaya Minangkabau
Bando Rumah Gadang
Kami memutuskan menggunakan tema Rumah Gadang karena ia merupakan simbol arsitektur paling ikonik dan filosofis dari Sumatera Barat.