Pengertian Al-Qur’an dan Membaca Al-Qur'an
Secara bahasa Al-Qur’an adalah berasal dari kalimat bahasa Arab, yaitu qara’a-yaqra'u yang memiliki dua makna sebagai berikut:
a. Talaa dalam bahasa Indonesia diartikan yang dibaca/ bacaan.
b. Jam'u dalam bahasa Indonesia diartikan kumpulan dari berbagai macam kabar dan hukum.
Sedangkan secara syariat Al-Qur'an adalah kalamullah yang diturunkan kepada rasul-Nya dan penutup para nabi, yaitu Muhammad Saw. yang diawali surah Al-Fatihah (1) dan diakhiri surah An-Naas (114).
Membaca (Tilawah) dibagi menjadi dua, yaitu :
a. Tilawah lafdzihi, yaitu membaca Al-Quran dari segi lafal-lafalnya, tahapan ini mesti dilalui bagi pemula (orang yang baru mengenal Islam) atau pun anak-anak, yaitu mengenal atau mengetahui makharijul huruf (tempat keluarnya bunyi huruf dari lisan), sifat-sifat huruf Al-Quran serta mempelajari hukum-hukum ilmu tajwid yang semuanya berguna agar bacaan/ tilawah yang dilakukan menjadi bagus.
b. Tilawah hukmihi, yaitu membaca Al-Quran dari segi hukum-hukumnya, yaitu menelaah kandungan Al-Quran itu sendiri dengan mempercayai kabar-kabarnya, mengikuti hukum-hukum yang telah ditetapkan oleh Allah, dengan cara menjalankan perintah-perintah-Nya dan menjauhi seluruh larangan yang telah disebut di dalam Al-Qur'an.
Kewajiban-Kewajiban Umat Islam Terhadap Al-Qur'an
Beriman Terhadap Al-Qur’an
Konsekwensi seorang mukmin terhadap Al-Qur'an adalah mempelajarinya, membacanya sekaligus mentadaburinya untuk mendapatkan nasehat dan pelajaran yang ada di dalamnya, karena salah satu sifat Al-Qur'an sebagai mau'idzah (nasehat, pelajaran).
Menjalankan Perintah Al-Qur'an
Setelah diimani dan diketahui hukum-hukumnya maka kewajiban kedua adalah menjalankan perintah-perintah Al-Qur'an sekaligus menjauhi hal-hal yang dilarangnya, kemudian mendakwahkannya ke seluruh umat manusia. Hal itu dimulai dari diri sendiri, kemudian keluarga, dan seterusnya. Hal itu walaupun hanya satu ayat.
Keutamaan Membaca dan Mempelajari Al Qur’an
Termasuk Insan Terbaik
Orang yang mempelajari, mengajarkan dan mengamalkan Al-Quran termasuk insan yang terbaik, bahkan ia menjadi ahlullah (keluarga Allah).
Mendapat Syafaat Pada Hari Kiamat
Orang yang membaca Al-Quran akan mendapat syafaat dari Al-Quran pada hari kiamat nanti.
Memperoleh Derajat yang Tinggi
Shahibul Qur'an akan memperoleh derajat yang tinggi di surga.
Melembutkan Hati.
Tilawah Al-Quran akan melembutkan hati bagi pembacanya dan orang yang mendengarkannya dengan baik.
Adab-Adab Membaca Al-Quran
Niat yang yang ikhlas karena mencari ridha Allah semata
Khusyuk, Tenang, dan Sopan.
Di Tempat yang Suci.
Membaca Doa Isti'azah.
Membaguskan Suara.
Membaca dengan Pelan
Membaca dengan Tartil
Pengertian Berdo'a
Menurut bahasa berdo'a berarti memanggil, meminta tolong, atau mohon sesuatu.
Sedangkan do'a menurut syariat Islam adalah memohon sesuatu atau memohon perlindungan kepada Allah Swt. dengan merendahkan diri dan tunduk kepada-Nya.
Lafadz Do'a
Dalam berdo'a setiap orang diperbolehkan untuk memohon kepada Allah Swt., dengan Bahasa sendiri, karena Allah Maha Mengetahui (termasuk Maha Mengetahui atas seluruh Bahasa yang ada di dunia ini). Tetapi banyak juga do'a yang indah jika diucapkan, juga mudah dimengerti, diajarkan dengan menggunakan bahasa Arab. Do’a seperti ini jika dipanjatkan juga boleh.
ADAB BERDO'A
a. Dimulai dengan pujian terhadap Allah Swt. dan shalawat kepada Nabi Muhammad Saw.
b. Dilakukan dengan serius sambil mengangkat kedua tangan.
c. Membaca do'a hendaknya khusyuk dan dengan suara pelan.
d. Mengulang-ulang do'a, dengan merasa tidak pernah putus asa, kalau do'a itu belum dikabulkan.
e. Dilakukan dalam keadaan suci.
f. Memahami makna dari do'a yang dibaca
Manfaat Do'a
Berikut beberapa manfaat yang didapatkan seseorang yang sering berdo’a:
Terhindar dari keputusasaan, karena selalu berharap Allah memberikan sesuatu yang diinginkan.
Terhindar dari sifat sombong dan takabur, karena sesungguhnya tiada kekuatan yang melebihi Allah.
Menjadikan hati menjadi tenteram dan tenang.
Merasa dekat dengan Allah Swt..
Allah menyediakan tempat yang mulia disisi-Nya.