NEWS UPDATE
LATAR BELAKANG
Festival Paduan Suara Paroki Bojong Indah Gereja St Thomas Rasul diselenggarakan dalam rangka HUT Paroki, namun di sisi lain juga diselenggarakan untuk meningkatkan kualitas koor wilayah. Bukan hanya untuk menjadi peserta Festival, diharapkan anggota baru bermunculan dan dapat mengisi koor pada misa mingguan.
Lagu Wajib :
Bangun Kerajaan Allah (MARS Sathora) dinyanyikan 1 suara
Lagu Pilihan
diambil dari buku Madah Bakti dan bersifat musik inkulturasi :
Kelana (MB 160)
Tuhanku Gembalaku (MB 301)
Kenanga Utusan (MB 313)
Cintailah Sesamamu (MB 775)
PELAKSANAAN ACARA
Acara diselenggarakan pada
Sabtu, 1 Agustus 2026
Pkl 08.30 – 12.30,
Di dalam gereja St Thomas Rasul
Panitia : Wilayah St Matius
PIC Festival : Ibu Ade Ismayanti (0818705165)
Pendataran : Ibu Ricca (08128052673)
PESERTA FESTIVAL PADUAN SUARA
Festival diikuti 11 Wilayah dengan nomor urut berdasar undian sbb :
Wilayah Yosef
Wilayah Matius
Wilayah Katarina
Wilayah Elizabeth
Wilayah Antonius
Wilayah Lucia
Wilayah Paulus
Wilayah Yohanes
Wilayah Lukas & Wilayah Fransiskus
Wilayah Petrus
Satu Paduan suara beranggotakan 10 - 45 peserta dari anak anak hingga lansia.
DEWAN JURI
Juri 1 : Rodyanta Suryathyo
Akrab dipanggil ko Rody, merupakan sosok yang tidak asing lagi bagi Paroki Bojong Indah.
Beliau memulai perjalanannya di dunia paduan suara sejak SMA, pernah mengikuti kursus paduan suara dan vokal salah satunya di Canford, England, lalu membentuk Paduan Suara Keluarga Kudus Nazareth dan Paduan Suara Anak-anak Keluarga Kudus Nazareth di Paroki Bojong Indah, bergabung dengan Paduan Suara Sancta Caecilia dan pelatih Sky Lark Chorus.
Juri 2 : Luciana Darmadi Oendoen
Biasa dipanggil Luciana
Beliau memulai pelajaran piano sejak usia 5 tahun. Pada tahun 2001, beliau menjadi anggota Batavia Madrigal Singers dan bersama Batavia Madrigal Singers berhasil menjuarai berbagai kompetisi paduan suara di berbagai negara.
Hingga kini, beliau aktif menjadi pelatih paduan suara baik di gereja, perguruan tinggi dan instansi. Salah satunya menjadi pelatih paduan suara The Resonanz Children Choir (sejak 2013) yang baru-baru ini memenangkan GRAND PRIX di ajang bergengsi “The 30th Béla Bartók International Choir Competition” di Debrecen, Hungaria.
Juri 3 : Joseph kristanto Pantioso
Akrab dipanggil ko Akis.
Memulai pendidikan musik di sekolah yayasan pendidikan musik (YPM) dengan jurusan utama piano, ia lalu melanjutkan studi di sekolah vokal yang sama.
Pada tahun 2001 beliau melanjutkan pendidikan music di Musikhochschule Freiburg, Jerman, dan pada tahun 2006 beliau berhasil meraih gelar master vokal.
Pada tahun 2008, Joseph bersama Tommy Prabowo mendirikan lembaga pendidikan musik MUSICASA di Jakarta sebagai wujud komitmennya dalam mengembangkan pendidikan musik di Indonesia.
SUASANA PELAKSANAAN FESTIVAL
Suasana pelaksanaan cukup meriah, para peserta menyiapkan diri dengan seragam yang kompak, alur peserta rapi dan tertib karena bukan penyelenggaraan pertama kali.
Panitia bekerja dengan baik, setiap kelompok Paduan suara ada usher dari panitia yang memandu dan memastikan kelompok Padus bisa Latihan dan maju dengan tepat waktu dan tenang.
Waktu istirahat dan pembagian snack berjalan rapi dan bersih, peserta cukup tepat waktu.
PENGUMUMAN PEMENANG
Pengumuman pemenang dilaksanakan di akhir acara, dan selama juri melakukan docking, durasi diisi dengan penampilan apik dari
Paduan Suara St Francis Male Singer,
Paduan Suara Keluarga Kudus Nazareth (KKN),
Paduan Suara KKN Anak.
SIAPA JUARANYA
Penampil Terbaik 1 : Wilayah LUCIA
Penampil Terbaik 2 : Wilayah YOHANES
Penampil Terbaik 3 : Wilayah MATIUS
APA KATA JURI
Juri menyatakan acara Festival ini sukses dan ada peningkatan kualitas peserta dibanding Festival tahun lalu.
Juri berharap kelompok Paduan suara semakin semangat berlatih dan anggota koor semakin banyak dan makin senang melayani melalui nyanyian dan bertugas di koor pada Perayaan Ekaristi.
APA KATA PEMENANG
Para pemenang sangat gembira karena mereka mempersiapkan diri dan berlatih cukup serius.
Karena juri – juri nya sangat professional, mereka bangga dapat muncul sebagai pemenang, dan berharap agar anggota Paduan suara dapat melanjutkan kepesertaannya dalam tugas koor mingguan.
(Dr. Selvinna)
Panitia HUT-45 Paroki Bojong Indah, Wilayah Matius, bekerja sama dengan Sub Sie Sta Dorothea , komunitas dekorasi Gereja Sathora, mengadakan kegiatan Pelatihan merangkai bunga tingkat dasar bertujuan untuk merekrut talenta-talenta baru dalam komunitas Dorothea. Pelatihan ini juga mencari talenta-talenta baru yang berusia di bawah usia 55 tahun. Mengingat tugas-tugas dekor rutin dengan tugas-tugas dalam acara-acara besar yang biasa dilakukan team Dorothea membutuhkan kesigapan dan stamina yang optimal. Contohnya seperti dekorasi perayaan Natal dan Paskah, dapat dilakukan lebih dari 7 jam.
Pelaksanaan acara pelatihan merangkai bunga tingkat dasar ini dilaksanakan di gedung GKP Gereja Sathora pada hari Rabu 5 Agustus 2026, jam 9 pagi sampai jam 12.30.
Kegiatan pelatihan merangkai bunga tingkat dasar ini baru pertama kali dilaksanakan di Paroki Bojong Indah, umat sangat antusias mendaftar untuk kegiatan ini, terlihat dari target peserta 36 orang, yang mendaftar tercapai 41 orang jauh sebelum hari pelaksanaan kegiatan. Saat hari pelaksanaan, ada 5 peserta berhalangan, jadi peserta yang hadir 36 orang peserta.
Para peserta yang hadir , berasal dari 13 wilayah di Paroki Bojong Indah :
Wilayah Katarina,
Wilayah Lukas
Wilayah Antonius
Wilayah Ignatius
Wilayah Lucia
Wilayah Matius
Wilayah Theresia
Wilayah Paulus
Wilayah Elisabeth,
Wilayah Yohanes
Wilayah Benedictus
Wilayah Fransiskus
Wilayah Yoseph.
Team pengajar ada 4 dari Dorothea yaitu :
Ibu Nancy, Ibu Jeny, Ibu Elin, Ibu Elvi
Dibantu juga team Dorothea lainnya, yaitu :
Ibu Yani, Ibu Nely, Ibu Tini, Ibu Funita, IbuTina, Ibu Sherly & Ibu Grace
Acara pelatihan merangkai bunga tingkat dasar ini dibuka dengan kata sambutan dari :
Bp. Deddy Maxwell - DPH Wakil Ketua 1
Ibu Marianne - Ketua sie acara Panitia HUT ke 45
Ibu Nancy - Ketua Sub sie Dekorasi Gereja Sta Dorothea
Dan juga dihadiri oleh : Ibu Eka Dewi - Wakil ketua Panitia HUT, Wilayah Matius.
APA KATA PENGAJAR & PANITIA ?
Kesan dari para pengajar dan panitia acara ini, bahagia karena tidak disangka, umat Paroki Bojong Indah antusias dengan kegiatan ini, peserta juga bisa mengikuti dan merangkai sesuai yg diajarkan dan hasilnya nya pun sesuai harapan, bagus-bagus untuk tingkat pemula/dasar. Dan team pengajar dan panitia juga juga bahagia, karena ada bapak-bapak yang juga menyalurkan talenta nya di kegiatan ini. Memberikan warna yang lain.
APA KATA PESERTA ?
Kesan dari para peserta acara ini, bahagia bisa bergabung dengan kegiatan merangkai bunga tingkat dasar yang baru pertama kalinya diadakan untuk umat di Paroki Bojong Indah, peserta mengharapkan untuk diadakan kegiatan seperti ini kembali di waktu mendatang.
Untuk peserta pria yang bergabung juga tidak menyangka ternyata kegiatan ini asik juga.
Terima kasih umat Paroki Bojong Indah atas partisipasinya dalam acara yang terselenggara dari kerjasama team dekorasi Sathora, Sta Dorothea bersama Panitia HUT-45 Paroki Bojong Indah, Wilayah Matius.
Sampai Jumpa di lain kesempatan
(Eka Dewi)
Panitia HUT-45 Paroki Bojong Indah, Wilayah Matius, bekerja sama dengan Seksi PSE Sathora mengadakan kegiatan Pembagian Sembako. Sembako ini diberikan kepada Umat Paroki Bojong Indah yang terdata sebagai keluarga prasejahtera dan juga karyawan Paroki Bojong Indah.
Pelaksanaan Pembagian Sembako ini dilaksanakan di Gereja Sathora pada hari Junat 7 Agustus 2026, jam 10 pagi sampai jam 14.00. Kegiatan ini rutin dilaksanakan oleh seksi PSE setiap tahunnya.
Penerima sembako yang hadir berasal dari 10 wilayah di Paroki Bojong Indah :
1. Wilayah Antonius
2. Wilayah Elisabeth
3. Wilayah Ignatius
4. Wilayah Klara
5. Wilayah Lucia
6. Wilayah Matius
7. Wilayah Stefanus
8. Wilayah Paulus
9. Wilayah Yosef
10. Wilayah Yohanes
Yang terdiri dari 26 Lingkungan dan juga 26 orang karyawan Paroki Bojong Indah.
Dengan total 200 paket sembako
Sembako yang dibagikan terdiri dari
• Beras 3 kg
• Gula 1kg
• Sarden 1 kaleng 425gr
• Mentega 200gr
• Mie telur 200gr
• Teh celup 30 teabag
• Susu kental manis 10 sachet
Dan ditambahkan produk dari sponsor Indofood yaitu:
• Tepung segitiga biru 1kg
• Bimoli 620gr
• Kecap Indofood 135ml
Acara pembagian sembako ini dibuka dengan kata sambutan dari :
• Romo Antonius Suhardi Antara, Pr - Romo Kelapa Paroki Bojong Indah
• Ibu Marianne - Ketua sie acara Panitia HUT ke 45
Dengan tim panitia HUT sebanyak 5 orang dan tim PSE sebanyak 2 orang.
Terima kasih atas kerja sama Seksi PSE dengan Panitia HUT-45 Paroki Bojong Indah, Wilayah Matius.
Sampai Jumpa di lain kesempatan
(Roslina Widjaja)
Health Talk (Seminar Kesehatan) yang diselenggarakan di Sabtu, 8 Agustus 2026 ini adalah bagian dari rangkaian Perayaan HUT Paroki Bojong Indah ke-45, yang diselenggarakan oleh Panitia HUT Wilayah St. Matius dengan Sie Kesehatan Paroki.
Seminar Kesehatan diawali dengan pemeriksaan kesehatan (Medical Check Up) gratis dari RS Pondok Indah Puri Indah. Sekitar 88 orang peserta sudah mulai memadati Gedung Karya Pastoral (GKP) Lt 4 sejak pkl 07.00 pagi.
Pukul 09.00 acara dimulai dengan sambutan dan Doa oleh Rm. Dipta. Acara menjadi hangat dengan Senam Otak dari team Fisioterapi RSPI Puri Indah. Ternyata tidak semua gerakan itu mudah dan peserta menjadi semakin fokus dan semangat.
Dr. Selvinna dari panitia sebagai MC mempersilahkan narasumber untuk memberikan paparan sesuai tema, yaitu : Luka Yang Tak Terlihat : Dampak Narsistik dalam Relasi Sehari hari.
Narasumber profesional di acara ilmiah ini adalah :
Dr. Engelberta P, SpKJ, Beliau adalah psikiater senior, alumni FK UNIKA Atmajaya dan menyelesaikan studi psikiaternya di FK Universitas Indonesia.
Ibu Meriyati, M.Psi, Seorang psikolog, hipnoterapis, dan berpengalaman dalam menangani konseling pernikahan, keluarga, trauma healing, dll.
Dr. Engelberta menjelaskan tentang apa itu Narsistic Personality Disorder (NPD), mulai dari penyebab, gejala, hingga penanganannya. "Orang yang narsis berpusat para diri sendiri, butuh validasi, dan dapat memanipulasi orang lain untuk kepentingan pribadi" demikian dr. Engel menjelaskan. Komplikasi dalam hubungan dengan sesama terjadi karena penderita NPD tidak sadar bahwa ybs menderita NPD, dan pengobatannya membutuhkan waktu.
Orang di sekitar penderita NPD dapat menjadi trauma dan frustasi. Bu Meri menjelaskan lebih lanjut tentang bagaimana pulih dari trauma hidup bersama NPD, yaitu dengan berkomumitas dengan lingkungan yang kondusif dan supportif. Pemulihan tidak dapat dilakukan sendiri. Beliau sangat optimis bahwa pemulihan dapat terjadi karena otak dan syaraf kita memiliki kemampuan Neuroplastisity, artinya dapat lentur sesuaï dengan bagaimana kita mengkondisikannya. Itulah pentingnya untuk terus berpikiran positif dan berdoa.
Peserta sangat antusias, bukan saja karena mendapat pemeriksaan kesehatan gratis, tetapi juga boleh bertanya langsung pada sesi tanya jawab, yang dipandu oleh dr. Auria Permatasari dari RSPI Puri Indah.
Kesempatan bertanya diberikan kepada 10 org peserta, dan langsung dimanfaatkan untuk bertanya seputar mental health.
Acara ditutup pkl 12.00 dengan pemberian 3 doorprize dan foto bersama.
(Dr. Selvinna)
LATAR BELAKANG
Lomba Menggambar dan Mewarnai Paroki Bojong Indah Gereja St Thomas Rasul diselenggarakan dalam rangka HUT Paroki bekerja sama dengan Hadiprana Art Centre dan Puri Indah Mal dengan mengambil tema: "Keutuhan Alam Ciptaan'.
Material yang dipilih oleh panitia juga disesuaikan dengan tema yaitu talenan kayu dan acrylic marker.
PELAKSANAAN ACARA
Acara ini hampir rutin dilakukan setiap tahunnya.
Acara diselenggarakan pada Sabtu, 8 Agustus 2026 Pkl 13.00 – 17.00, bertempat di Puri Indah Mal 2
Panitia : Wilayah St Matius
PIC Acara : Ibu Christine dan Ibu Ros
PESERTA LOMBA MENGGAMBAR DAN MEWARNAI
Lomba ini dibagi menjadi 3 kategori:
Kategori A: usia 4-6 tahun - mewarnai, jumlah peserta 24 anak
Kategori B: usia 7-9 tahun - menggambar dan mewarnai, jumlah peserta 34 anak
Kategori C: usia 10-12 tahun - menggambar dan mewarnai, jumlah peserta 14 anak
DEWAN JURI
Juri 1 : Bpk Adang, pengajar Hadiprana Art Centre
Juri 2 : Ibu Lina, perwakilan Mal Puri Indah
Juri 3 : Ibu Ninie, Dewan Paroki Harian Paroki Bojong Indah
SUASANA PELAKSANAAN LOMBA
Suasana pelaksanaan cukup meriah. Anak-anak datang dengan dresscode merah. Setelah melakukan daftar ulang anak-anak tertib duduk di tempatnya masing-masing mengikutiarahan dari kakak-kakak usher. Sambil menunggu acara dibuka, anak-anak bermain games berhadiah bersama MC.
Acara dibuka dengan sambutan dari Romo Antara, Pr. Selama lomba sedang dimulai, para pendamping dan orang tua dengan tertib berada di luar area lomba, sambil para juriberkeliling melakukan penilaian.
Setelah selesai menggambar dan mewarnai anak-anak maju ke panggung untuk meletakkanhasil karya mereka untuk dinilai lebih lanjut oleh para juri.
Selama juri melakukan diskusi lebih lanjut, acara diisi dengan games berhadiah, doorprizedan penampilan dance dari salah satu anak berbakat dari wilayah Matius yaitu Aimee yang sekarang duduk di kelas 8.
SIAPA SAJA JUARANYA ?
Kategori A
🥇 The Best - A71 - Mikhaela Kiara Iskandar - Hadiprana
🥈 The Most - A66 - Richelle Euna Visser - Wilayah Stefanus
🥉 Favorite - A55 - Gracelyn Deandra Lie - Wilayah Lucia
Kategori B
🥇 The Best - B33 - Louisa Ivana Koesnadi - St. Theresia Kanak-kanak Yesus (Klara 3)
🥈 The Most - B32 - Raymond Nathaniel Lie - SD Notre Dame
🥉 Favorite - B29 - Kanaya Limuria - St. Faustina Kowalska
Kategori C
🥇 The Best - C13 - Agatha Felicia - Wilayah Stefanus
🥈 The Most - C8 - Letizia Caroline Tandyana - Wilayah Lucia
🥉 Favorite - C11 - Joyce Celine - St. Faustina Kowalska
Kesan-kesan Orang Tua
Saya senang sekali di lomba gambar yang di adakan gereja Sathora anak - anak di berikesempatan untuk mengembangkan kreativitas, berani mencoba, belajar percaya diridan menikmati proses menggambar. Tetapi pesan untuk waktu nya semoga waktugames dll dipersingkat agar anak-anak tidak terlalu kelelahan. Anak saya juga senangkarena hadiah dan goody bag yg di berikan banyak dan berguna. Terima kasih kepadaseluruh panitia. (Nia Kumala Sari – ortu dari Kanaya Limuria – wil Elizabeth)
Senang bisa ikut serta dalam merayakan HUT Sathora. Anak2 juga have fun dan bisadapat teman baru. (Erlina – ortu dari Angelina Ferlin – wil Katarina )
(Christine)
UCAPAN TERIMA KASIH KEPADA SPONSOR LOMBA MENGGAMBAR & MEWARNAI
08.00–SELESAI
Puncak Acara HUT Paroki Bojong Indah ke-45 dilaksanakan di hari Minggu, 23 Agustus 2026, di lapangan parkir gereja St Thomas Rasul. Panitia Wilayah St Matius menyiapkan berbagai acara menarik dan doorprize bagi seluruh umat.
Diawali dengan misa meriah yang dipimpin oleh 6 romo, sekaligus pelantikan DPH, Korwil, Ketua Lingkungan baru. Misa dimeriahkan dengan St Thomas Choir dan umatyang mengenakan berbagai pakaian adat Indonesia. Umat membludak hingga lebih dari 1400 orang.
Acara panggung dimulai sekitar pkl 10.15 dengan Opera Komedi Samadi (OKS) yang dipimpin oleh Rm Yustinus. Acara pemotongan tumpeng menjadi lambang syukuranHUT Paroki ke-45, diikuti dengan selebrasi ulang tahun imamat 6 romo, yaitu :
1. Rm Antonius Suhardi Antara Pr, 20 tahun imamat (15 Agst)
2. Rm. Christoforus Joseph Harry Liong Pr, 27 tahun imamat (16 Agst)
3. Rm. Yustinus Ardianto Pr, tahun imamat (15 Agst)
4. Rm. Adrianus Steve Winarto Pr, 17 tahun imamat (18 Agst)
5. Rm. Bernardus Yosef Riki Maulana Baruwarso, Pr, 14 tahun imamat (22 Agst)
6. Rm. Pius Novrin Arimurthi Pr, 6 tahun imamat (14 Agst)
Acara dimeriahkan dengan kehadiran Romo Sylvester Nong yang pernah berkarya di gereja Sathora, berbagai kuis dengan hadiah hiburan dan doorprize. Lansia Wil. St Matius tidak ketinggalan memamerkan kepiawaian bermain angklung.
Di hari yang sama juga panitia menilai lomba menanam bibit Sansiviera, di mana tiapwilayah telah menerima pohon anakan di bulan April, dan dinilai di hari tersbut.
Muncul sebagai team terbaik :
Terbaik 1 : Wil St. Benedictus
Terbaik 2 : Wil St. Petrus
Terbaik 3 : Wil Sta Klara
Anak – anak pun terlibat dalam lomba Cosplay tokoh alkitab / Santo Santa, umat dan romo terhibur dengan penampilan peserta yang berdandan sebagai santo Yoseph, nabiMusa, Daud & Goliath, Adam & Hawa, dll
Umat yang telah mengenakan pakaian adat tidak sia – sia, karena panitia memilih 10 orang yang dinilai menjadi Best Costume, yaitu :
Melissa dari Wil. St. Yohanes, Libri dari Wil. Sta Katarina, Andriana dari Wil. St.Antonius, Kristian dari Wil. Sta. Lucia, Sylvia dari Wil. St.Dominikus, Dewi Retno dariWil. St.Matius, Ida dari Wil. Sta. Elisabeth, Ines dari Wil. St.Paulus, Vera dari Wil. St. Antonius, dan Fabianus dari Wil. St. Yosep.
Seluruh pemenang rangkaian lomba HUT Paroki, diundang ke atas panggung untukmenerima penghargaan. Mulai dari Festival Paduan Suara di 1 Agustus 2026, Lomba Mewarnai dan Menggambar di 8 Agustus 2026, Pemenang Games di Family Day 15 Agustus 2026, dan Lomba Membaca Kitab Suci di 22 Agustus 2026.
Acara ditutup dengan pembagian doorprize dan hiburan dari Jamaica Café, sekitar 500 umat pulang dengan membawa makan siang & goody bag sekitar pkl 13.00 .
(dr. Selvinna)
Background
Lomba Cosplay Santo Santa / Tokoh Kitab Suci diselenggarakan dalam rangka HUT Paroki Bojong Indah, namun di sisi lain juga untuk meningkatkan keterlibatan anak – anak dalam hidup menggereja. Dipilih tema cosplay sebagai Santo Santa atau TokohKitab Suci untuk menyambut bulan September yang dikenal sebagai Bulan Kitab Suci.
Pelaksanaan acara, venue dan jam pelaksanaannya
Acara diselenggarakan pada MInggu, 23 Agustus 2026, di Acara Puncak HUT ParokiBojong Indah, di halaman gereja St Thomas Rasul
Panitia : Wilayah St Matius
Peserta LOMBA diikuti oleh 9 peserta
Siapa dewan juri nya.
Juri 1 : Rudy (DPH)
Juri 2 : Acu (DPH)
Juri 3 : Vicky (Lektor)
Penampil terbaik
Penampil Terbaik 1 : Wilayah St Yohanes, dengan cosplaay sebagai Adam & Hawa
Penampil Terbaik 2 : Wilayah St Yosef, dengan cosplaay sebagai St Yosef
Penampil Terbaik 3 : Wilayah St Dominikus, dengan cosplay sebagai Daud & Goliath
Suasana pelaksanaan Lomba Cosplay
Suasana pelaksanaan cukup meriah, karena tiap peserta membawa properti dan alatperaga masing – masing, anak - anak mupun dewasa serius menyiapkan kostum dan asesorisnya.
09.00–12.00
Sebagai penutup rangkaianacara, Panitia HUT PAROKI Bojong Indah ke-45 Wilayah St Matius bekerja sama dengan Sie Kesehatan menyelenggarakan Donor Darah pada MInggu, 30 Agustus 2026.
Team PMI DKI hadir sekitar pkl 09.00 dan segera meyiapkan bed donor darah sejumlah20 unit, dan pkl 09.30 calon pendonor mulai berdatangan, melakukan registrasi, pengecekan kadar Hb, tekanan darah dan pemeriksaa dokter. Pendonor yang melewatisemua pemeriksaan, dipersilahkan melakukan pengambilan darah oleh petugas.
Donor Darah merupakan acara rutin paroki sehingga 80% pendonor merupakanpendonor rutin yang sudah mendaftar sebelumnya melalui link yang diedarkan di WA Group Donor Darah. Dengan demikian, acara berlangsung tertib dan teratur di mana calon pendonor sudah memilih jam berapa mereka akan hadir.
Dari acara ini, hadir 230 calon pendonor dan sekitar 194 orang yang berhasilmendonorkan darahnya.
Team panitia HUT Paroki membantu Sie Kesehatan dalam pengaturan alur pendonor, mulai dari pendaftaran sampai pendonor pulang membawa goody bag. Harapannyaacara ini dapat menjadi salah satu wujud bela rasa dan kepedulian umat Paroki BojongIndah kepada kehidupan sosial.
(dr. Selvinna)