Bartholomeus Diaz adalah seorang pelaut asal Portugis yang melakukan pelayaran pada tahun 1487 hingga 1488. Ia dikenal sebagai pelaut pertama yang berhasil mencapai ujung selatan Benua Afrika. Perjalanan ini dilakukan atas perintah Raja Portugis untuk mencari jalur laut menuju Asia.
Portugis → Pantai Barat Afrika → Ujung Selatan Afrika → Tanjung Harapan
Dalam perjalanannya, Bartholomeus Diaz menemukan sebuah tanjung yang kemudian dinamakan Tanjung Harapan. Penemuan ini sangat penting karena membuktikan bahwa kapal dari Eropa dapat mencapai Samudra Hindia melalui jalur laut. Temuan tersebut membuka peluang bagi bangsa Portugis untuk melanjutkan pelayaran ke India dan Asia Tenggara.
Selain itu, keberhasilan Diaz menjadi dasar bagi pelayaran-pelayaran berikutnya. Ia dianggap sebagai pelopor pembuka jalan menuju perdagangan rempah-rempah di Asia.
Vasco da Gama adalah seorang pelaut asal Portugis yang melakukan pelayaran pada tahun 1497 hingga 1499. Ia melanjutkan penjelajahan yang sebelumnya telah dirintis oleh Bartholomeus Diaz. Tujuan utama pelayaran Vasco da Gama adalah menemukan jalur laut langsung dari Eropa menuju India untuk kepentingan perdagangan rempah-rempah.
Portugis → Pantai Barat Afrika → Tanjung Harapan → Pantai Timur Afrika → Samudra Hindia → Calicut (India)
Vasco da Gama berhasil mencapai India melalui jalur laut. Keberhasilan ini menjadikannya sebagai orang Eropa pertama yang sampai ke India lewat laut. Penemuan jalur ini sangat menguntungkan Portugis karena mereka dapat berdagang langsung dengan Asia tanpa melalui jalur darat. Hal ini memperkuat posisi Portugis sebagai kekuatan perdagangan dunia.
Alfonso d’Albuquerque adalah pelaut, panglima perang, dan tokoh penting Portugis yang berperan besar dalam memperluas kekuasaan Portugis di Asia pada awal abad ke-16. Ia melakukan pelayaran dan ekspedisi militer untuk menguasai jalur perdagangan rempah-rempah.
Portugis → India → Selat Malaka → Kepulauan Maluku
Alfonso d’Albuquerque berhasil menguasai Malaka pada tahun 1511. Penguasaan Malaka sangat penting karena daerah ini merupakan jalur perdagangan utama di Asia Tenggara. Selain itu, Portugis berhasil masuk ke Maluku yang terkenal sebagai penghasil rempah-rempah. Dampaknya, Portugis menjadi bangsa Eropa pertama yang menguasai perdagangan rempah di Nusantara.