Halo! Kami dari G.I.N.H.A.E Production House Mau Cerita nih Tentang perjalanan Kami Selama Belajar Videografi Nih. Yuk Disimak! , Btw si Sutradaranya Gamau Kasih Tau arti namanya Euy...Gajelas.
Pengalaman hingga saat ini, soalnya udah setahun gak sih jadi anak Video (2023 ke 2024). Jujur semua pengalaman menarik apalagi ketika aku bisa dapat suatu materi yang bener-bener aku kayak gak tau sebelumnya dan akhirnya tau dan paham setelah dijelasinn. Feelingnya itu gimana yaa... seakan-akan bisa lebih dekat lagi sama dunia perfilman, jadi lebih tau keadaan di belakang kamera, ekspektasi dan realita berfilm, juga pengorbanan dibalik suatu karya. Eh, kalau Proyek itu boleh dimasukin ke Pengalaman Pendidikan gak sih? Kalau boleh, itu sih pengalaman terseru, tercape, termemorable, terwow selama aku ngejalanin momen sebagai anak Video ini...Gimana yaa, pokoknya banyak banget hal baru yang aku pelajari ketika ngelakuinnya secara langsung. Apalagi pas syutingg... bener-bener sememorable itu sih.
Saya sangat berterima kasih untuk tim yang telah mempersiapkan materi perfilman. Pengalaman belajar dalam bidang Videografi ternyata memberikan saya kegembiraan dan kepuasan yang luar biasa. Fleksibilitas dalam menyampaikan ide-ide melalui video memungkinkan saya untuk lebih bercerita secara kreatif, dan minat saya terhadap keseluruhan proses pembuatan film, dari persiapan hingga pasca-produksi, semakin memperdalam cinta saya pada bidang ini. Melihat hasil akhir yang sesuai atau bahkan melampaui ekspektasi memberikan euforia tersendiri, dan meskipun tugas-tugasnya menantang, saya bersyukur telah memilih Videografi. Keberlanjutan dan ketekunan saya selama proses belajar tidak pernah sia-sia, dan saya bersemangat untuk terus mengembangkan diri dalam dunia perfilman. Terima kasih atas pengalaman yang luar biasa ini!
Pengalaman , di suatu saat aku merasa bahwa mengabadikan suatu momen adalah hal yang wajib kita lakukan apapun kegiatannya. Mengabadikan momen membuat kita bisa flashback dan kembali merasakan perasaan di kala momen itu tercipta. Disini, aku bertemu berbagai teman dengan latar minat yang sama membuat aku semakin terbuka dengan berbagai macam pandangan dari berbagai sudut. Aku juga bertemu dengan banyak orang keren dan memiliki bakat yang sungguh membuat aku takjub. Kita juga saling mendukung satu sama lain untuk terus berkembang disini.
Jujur Tugas yang diberikan membuat kita belajar untuk mengatur waktu dengan baik dan menambah relasi dengan banyak orang. Aku merasa banyak pengetahuan yang aku dapatkan dari tugas-tugas yang diberikan dan bisa langsung aku terapkan di kehidupan sehari-hari.
Kenapa aku memilih bidang ini , karena aku ingin lebih banyak bisa mengabadikan momen secara lebih professional melalui videografi ini karena momen yang didapatkan bukan hanya foto tetapi gambar bergerak disertai audio yang bisa kita dengar. Aku rasa ini membuat suatu momen lebih bisa terasa pensuasanaanya.
Pengalamanku Selama belajar, aku ngerasa dapet banyak banget wawasan tentang film. Aku diajarin gimana cara bikin naskah yang baik, teknik ngambil video yang bagus, editing, dan lain-lain. Aku juga mencoba langsung beberapa hal yang udah aku pelajari, misalnya dalam membuat film pendek walaupun sering ngerasa capek, aku bersyukur bisa ketemu temen-temen yang supportif dan asik, pokonya kalo bareng mereka, semua jadi menyenangkan.
Menurutku mentor-mentornya asik dan baik banget, kita bener-bener dibimbing biar bisa ngehasilin karya yang bagus. Usaha kita juga diapresiasi, mungkin karena mereka juga pernah ngerasain apa yang kita rasain, jadi tau suka dukanya bikin karya tu gimana. Kita juga dikasih evaluasi, apa yang masih kurang dan bisa diperbaiki dari karya kita. Itu membantu banget buat kita biar bisa improve kedepannya.
Yang aku suka dari video adalah ceritanya. Cerita yang menarik bisa bikin kita betah menikmati video sampai habis. Dengan video juga pesan kita bisa lebih mudah tersampaikan, juga lebih menarik perhatian. Kalau dari prosesnya, aku paling suka proses pra-produksi. Aku suka membayangkan kemana cerita akan diarahkan, bagaimana latar belakang tokoh, bagaimana penampilannya, dan apa hubungannya dengan tema yang diangkat. Video adalah media yang menurutku paling lengkap dalam menyampaikan informasi.
Untuk Pengalaman , aku merasa Banyak sekali hal hal dan ilmu yang aku dapat selama belajar disini. Terutama tentang proses pembuatan sebuah film. Aku diajarkan membuat script, teknis pengambilan gambar, dan semua hal yang berkaitan dengan film. Di sini aku juga bertemu banyak kenalan baru yang memiliki minat yang sama dan itu sangat menyenangkan. Banyak juga hal hal lucu yang terjadi di lingkungan pertemanan ini. Kita selalu saling support walaupun sama sama cape.
Belajar disini bagiku pengalaman yang berharga. Selain diajarkan hal hal yang mungkin tidak bisa aku dapat di tempat lain, tapi aku dan teman teman lain benar benar dibimbing. Para mentornya juga asik dan baik. Semua progres dari kami selalu diapresiasi walau tidak sempurna. Kritik dan saran juga selalu disertakan dan diberi tahu letak salahnya dimana sehingga kedepannya kami bisa berkembang lebih baik lagi.
Kenapa Video? , Seperti yang aku bilang, aku suka dan tertarik pada seni visual. Dan menurutku video dan film adalah salah satu media yang paling bagus dan menarik untuk menyampaikan sebuah cerita. Ketertarikan aku dimulai saat aku SMP dimana saat itu aku mendapat tugas membuat sebuah film pendek. Aku juga sering menonton behind the scene sebuah film yang membuat akupenasaran dengan proses pembuatan film. Dan di videografi aku bisa mendapat ilmu ilmu tersebut.
Pengalaman ini Setelah kupikirkan dalam waktu yang lama, aku ingin mengisi hidupku dengan belajar.Sampailah aku pada kesempatan keren ini untuk belajar tentang film. Pelajaran yang kudapatkan sangatlah keren dan tak terlupakan. Selama belajar, aku bertemu dengan teman berharga dan momen yang indah.
Perjumpaan dengan para pengajar dan ilmu yang mereka ajarkan merupakan salah satu keberuntungan yang ku alami dalam hidup ini. Aku sangat senang dapat bertemu dan mempelajari banyak hal dari mereka. Mereka merupakan orang-orang yang sangat keren dan rela memberikan waktu dan tenaga demi perkembangan diriku dan teman teman.
Kenapa Videografi? , sedari dulu aku sering mendapati diriku menonton video. Baik itu video youtube, film pendek, film Indonesia, film Hollywood, Bollywood, Anime, hingga Drakor. Saat menonton, aku menemukan berbagai kebahagian dan pembelajaran yang bermakna. Hidupku berdampingan dengan film, karena itu aku ingin mengenalnya lebih dekat.
Pengalaman Sejauh ini kegiatan yang kuikuti seru, asik, dan sangat menambah wawasan, terutama materi pengaturan triangle of exposure yang selama ini tidak pernah ku otak-atik namun mulai kupakai saat menggunakan kamera.
Btw , awalnya aku tau ada unit ini karena melihat stiker logo yang dipasang di bagian belakang suatu mobil yang saat itu lewat di depanku. Melihat bahwa unit tersebut berada di ITB, aku segera mencari tahu dengan melakukan searching di media sosial. Setelah melihat isi konten yang diunggah, aku jadi yakin bahwa ini adalah unit yang ingin aku ikuti.
As expected, aku senang karena bisa beneran mendaftar unit ini. Terutama karena awalnya aku juga kepikiran untuk mengambil kuliah perfilman namun karena adanya unit ini aku jadi bisa mempelajari film tanpa takut di beban akademisnya hehe. Selain itu, aku jadi kenal banyak sekali orang-orang baru yang memiliki ketertarikan yang sama denganku. Awal daftar aku nggak tau kalau tugas yang diberikan akan seperti apa, walaupun banyak tetapi saat tidak tabrakan dengan jadwal tugas kuliah, tugasnya ngebantu banget buat bonding dengan temen-temen yang lain dan juga anggota unit. Selain itu materi yang dibicarakan dalam melakukan tugas-tugas itu menambah pengetahuan kita dalam bidang itu juga jadi gabungan dari asik dan mengedukasi.
Alasan aku memilih bidang videografi adalah karena dibanding fotografi, menurutku video dapat mengambil suatu momen atau kenangan lebih baik karena objek yang diambil dapat bergerak dan tidak selalu still. Selain itu juga karena sejak kecil aku sudah tertarik dalam membuat sebuah video.
Pengalaman yang aku dapat tentunya luar biasa , sudah mencakup luar biasa cape , luar biasa keren , luar biasa seru dan keluarga luar biasa lainnya. Mendapat ilmu Video dari orang-orang kompeten yang bisa diliat dari karya-karya yang sudah di hasilkan oleh mereka merupakan kesempatan yang hebat dan berharga sejak berada di sini. Membuat karya Short Movie tentunya merupakan momen apik dalam hidup yang kalo ga disini gatau dimana lagi mau melakukannya. Mendapatkan teman-teman dari sesama bidang dan bidang lain adalah suatu hal yang ajaib menurutku.
Wahai Kakak-kakak Pengajar yang aku cintai dan sayangi terimakasih telah membentuk diriku dengan tugas dan deadline. Dengan revisian yang bejibun dan banyak (Bedanya apa yakk) walau begitu aku tetap senang berada disini.
Kenapa videografi? , Kenapa ngambil yang mudah kalo ada yang sulit?.
Halo! Kenalin Kami adalah Meatball Production , Kenapa Meatball karena proyek kami ada hubungannya dengan Bakso, Mau tau perjalanan dan Kesan kami dalam Videografi , Kuy Disimak!
Pengalaman , di sini, saya mendapatkan banyak hal baru yang bermanfaat dan pengalaman unik. Kejadian unik yang saya ingat adalah saat berangkat untuk suatu kegiatan dan hari itu ada DC kosplay bocil jaman dulu. Ketika saya menuju ruangan dengan kostum bocil, saya tidak menyangka akan banyak orang yang sedang mempersiapkan kegiatan TPB CUP. Di situ, saya sempat dilirik oleh beberapa orang karena memakai baju anak, tas roga, sendal, dan mungkin karena tubuh saya yang tidak teralalu tinggi hehe. Tapi selain itu, saya juga menemukan pengalaman untuk menjadi bagian di tim ketika membuat tugas video. Di situ, saya pertama kali mencoba hal tersebut. Meskipun banyak kekurangan, tidak maksimal dan perlu belajar lebih banyak lagi, tapi selama proses pengerjaannya, saya senang bisa bekerja sama dengan anggota tim yang lain.
Impresi saya terhadap tugas-tugas sebetulnya terkadang bisa seru terkadang bisa kelelahan, karena dari tugas-tugas itu kita bisa kenal banyak org, kita bisa tau cerita yang belum pernah di dengar. Walaupun terkadang saya sendiri kewalahan dengan tugas tugasnya, tapi balik lagi dari tugas itu pengetahuan dan pengalaman kita juga jadi bertambah.
Kenapa Videografi ? , menurut saya, pembuatan video memiliki banyak tahapan ataupun bidang, dan hal tersebut membuat saya tertarik untuk memperoleh banyak ilmu. Selain itu, ketika saya SMA diberi tugas pembuatan video. Saat melihat referensi film, saya merasa tertarik dan ingin mencoba membuatnya sendiri.
Pengalaman aku jadi maba untuk kedua kalinya bikin aku penasaran sama dunia baru yaitu perfilman, nah di sini aku nyoba buat belajar tentang gimana nih sistem videografi. Aku selama belajar di sini, ikut pendidikan, dan ngerjain tugasnya, bener-bener nyoba nyari esensi di setiap momen. Terbantai banget sama tugas yang kadang bikin demot juga, tapi lingkungannya, even dari seniornya pun bikin aku ngerasa nyaman.
Aku suka dengan sistem ‘politik’ di dalamnya, karena hasil dari tugas yang dikasih tuh bikin aku belajar juga tentang banyak hal, ini buat aku jadi lebih berkembang ke arah yang lebih bagus selain tentang perfilman aja.
Kenapa Videografi ? , seperti yang aku udah kasih tau, aku hobi banget deeptalk dan keseringan kaji banyak hal. Dari situ aku penasaran sebenernya proses untuk ngebuat sesuatu yang bisa dikasi alias jadi orang di balik layarnya tuh gimana sih, akhirnya aku pilih videografi.
Pengalamanku , saat mulai belajar bagaimana cara mengabadikan momen dengan video dengan teknis-teknis diberikan sangat detail dengan penjelasan yang mudah dimengerti, aku merasa senang seakan ingin menangkap semua gambar di kehidupanku sesuai dengan penglihatan mataku setiap saat. Aku juga merasa senang akan kehadiran teman-teman baru yang selalu mendukung dan tebuka, membuatku nyaman berada di lingkungan ini. Terakhir, aku senang karena budayanya seerti sekeciil apapun yang telah kita lakukan maka kita akan mendapatkan apresiasi.
Tugas-tugas yang diberikan sangat baik dan padat dengan susunan yang terstuktur. Sehingga dapat menjadi peluang besar untuk mengembangkan keterampilan bidang videografi. Penyelesaian tugas-tugas menjadikan sebuah kemenangan kecil dan kepuasan tersendiri untuk pengembangan diri.
Alasan ke Videograf ? , saya suka mengabadikan momen bersama orang terdekat membuat saya memiliki ketertarikan di bidang videografi. Akan tetapi saya tidak mengetahui bagamaina cara membuat suatu karya videogafi dengan professional. Oleh karena itu saya ingin belajar lebih banyak bagaimana cara membuat karya videografi dengan professional dengan menggunakan teknis-teknis yang telah dipelajari.
Aku mendapatkan pengalaman dan ilmu yang berharga terutama selama belajar lebih dalam mengenai videografi. Melalui wadah yang diberikan, aku bisa mengeksplorasi dan mengasah skill dari mulai penulisan naskah, hingga eksekusi dalam pembuatan film pendek. Salah satu pengalaman tak terlupakan adalah ketika penugasan pembuatan film pendek. Kami harus bekerja dalam sebuah tim dan menghasilkan output yang diminta. Tentu, banyak kesulitan dan tantangan. Kami belajar banyak tentang komunikasi dan problem solving ketika dihadapkan dengan situasi yang kurang mengenakkan selama proses produksi, entah itu tentang venue, properti, kamera, dan lain-lain. Namun, pada akhirnya kami berhasil membuat karya yang jadi. Meski karya kami jauh dari sempurna, kali ini, yang penting kami menghasilkan karya yang selesai. Seperti pepatah dari orang bijak “Sebaik-baiknya sebuah karya, adalah karya yang jadi”.
Selama belajar, aku mengerjakan tugas-tugas yang diberikan supaya kemampuanku bisa terasah. Melalui tugas-tugas tersebut, aku bisa mempraktikkan langsung teori-teori seperti misalnya pembuatan naskah dan proses edit video. Gak semua tugas itu mudah. Kadang, aku masih struggle karena minimnya pengalaman dan pengetahuan. Tapi, selalu ada teman dan supervisor yang siap sedia membantu ketika aku kesulitan.
Alasan pilih video , waktu SMP, aku mulai menonton berbagai short movie yang ada di YouTube, terutama short movie yang dibuat oleh siswa-siswi SMA dan Mahasiswa. Dari sana, aku mulai ingin terlibat dalam pembuatan film. Namun, karena SMA dihabiskan secara daring dan tidak ada teman yang sepemikiran dan memiliki minat yang sama, keinginan tersebut harus dipendam. Ketika tahu ada wadah buat menyalurkan minatku, aku langsung tanpa ragu untuk join dan akhirnya sekarang aku mulai paham bagaimana cara memproduksi sebuah film.
Pengalaman , tugas-tugas yang diberikan dan materi yang diberikan sangat berguna pendidikan dan tugas yang diberikan sangat menyenangkan untuk dilakukan.
Alasan milih videografi , aku mulai tertarik dengan membuat film sejak diberi tugas membuat film pendek pas smp dan setelah itu walau ga lanjut bikin bilin film lagi aku baru sadar saat nyakru ternyata film yang aku buat saat smp memiliki banyak kekurangan sehingga aku makin ingin belajar videografi.
Pengalaman dalam mempelajari untuk mengubah suatu dokumentasi yang berisi momen tidak mudah karena banyak sekali aspek aspek yang dibutuhkan. Selain itu mengatur waktu untuk membagi waktu bukan hal yang mudah. Ini terjadi ketika diberikan tugas membuat film dimana mendapatkan waktu yang pas untuk membuat film tidak mudah karena kesibukannya yang berbeda-beda. Meskipun begitu pengalaman membuat film adalah momen yang sangat beharga karena aku dapat belajar banyak sekali hal-hal dari membuat film.
Yang cukup berkesan ketika masa Pemaparan awal proyek besar kelompok dimana aku sadar dan disadari atas kesalahan kesalahan aku. Memang banyak yang mengkritik kerjaan aku tapi aku berusaha agar bisa memperbaiki apa yang sebelumnya belum aku lakukan.
Aku masuk video bukan tanpa alasan. Meskipun aku sering sekali menjadi staff atau ketua divisi dokumentasi, aku merasa kekurangan skill dalam videorafi. Sehingga aku ingin mempelajari lebih dalam dan mungkin suatu hari nanti bisa bikin video musik untuk teman saya.
Halo! Kenalin Kami yang ada di foto merupakan orang-orang dibalik Rumah Produksi Garis Maut , Kenapa namanya Garis Maut karena selalu dilanda deadline yang maut , Mau tau Kesan kami di dunia Audio Visual Videografi ini , Kuy Disimak!
Pengalamanku tentang dunia sinematografi sudah ada sejak aku kecil, memulainya akhir-akhir ini seperti sedang bernostalgia. Teman-teman yang aku temukan dalam beberapa project yang ada membuat aku mengakui bahwa anak FSRD memang sangat cocok berkecimpung di dunia ini hahaha. Namun, segala hal yang akhir-akhir ini aku jalani sangat enjoy, sehingga aku memutuskan akan tetap menggunakan skill filmaker ku selama berkuliah disini. Seberapa jauh pengalamanku mungkin bisa aku gambarkan sedikit disini, karena kegemaranku akan sinematografi aku mempelajarinya secara dalam sejak SD mulai dari sekedar membuat video sinematik, editing kompleks dengan efek-efek alay saat SMP di premiere pro, hingga menjalani berbagai lomba video di SMA. Sampai- sampai sertif yang aku masukkan untuk masuk ITB adalah dominan sertif lomba video ku. Dukungan lainnya juga diberikan oleh teman-teman dan keluarga ku saat SMA terutama om ku yang merupakan dosen sinematografi di UPH itu menjadi salah satu privilege yang paling berguna bagi ku. Hingga di posisi ini aku kembali dengan ketumpulan ilmu ku tentang sinematografi dan mengikuti beberapa project bersama teman-temanku disini. Ini adalah pengalaman yang luar biasa bisa bekerja sama dengan teman-teman seperti mereka dengan keunikannya masing-masing.
Impresi yang aku dapatkan mungkin lebih ke relationship, karena teman-temanku yang membuatku semangat berada disini juga sekaligus menyalurkan hobi ku. Ilmu yang aku dapatkan akhir-akhir ini juga membuat aku lebih bisa menerima formalitas dalam filmmaking, karena memang aku tidak menyukai formalitas dalam project film, tapi aku bisa menerimanya kali ini karena kurasa itu menjadi pertimbangan orang-orang tentang profesionalitas diriku. Walau kurasa tidak semua ilmu atau sesuatu yang aku dapatkan akhir-akhir ini berguna karena masih berada pada standarnya, tapi itu semua akan berguna pastinya untuk teman-temanku nanti.
Memilih Videografi , karena aku bisa dibidang tersebut dan menurutku lebi kompleks.
Pengalaman selama menjalani pembelajaran Videografi saya banyak sekali belajar ilmu ilmu perfileman baru dan tentunya ketemu temen - temen yang punya minat yang sama.
Selagi menjalani pembelajaran terkait Videografi saya banyak sekali mendapat pengalaman pengalaman tak terlupakan yang tentu nya seru. Saya juga mendapat ilmu yang dapat digunakan hingga masa yang akan datang.
Menurut saya video dan media audiovisual lanya merupakan alat komunikasi yang paling efektif, video dapat digunakan untuk menyampaikan ide, pesan atau ilmu yang dapat merubah sudut pandang seseorang terhadap dunia disekitarnya. Oleh karena itu saya selalu tertarik untuk belajar membuat video.
To live is to experience, banyak hal yang aku pelajari di sini. Belajar mengenai teknis-teknis videografi, pemrosesan video, dan banyak lagi. Lebih dari itu aku belajar untuk bertemu berbagai macam orang dari background yang berbeda namun dengan minat yang sama. Menyenangkan untuk bisa tumbuh di sekitar orang-orang yang luarbiasa, bertukar pengalaman dan berbincang. Aku suka berbincang, tolong lebih banyak berbincang dengan aku, aku mau dengar lebih banyak cerita!
Rentetan tugas yang diberikan aku rasa sangat bermanfaat dan cukup menyenangkan untuk dilakukan. Dari tugas-tugas tadi aku banyak terbuka pada kesempatan untuk mencoba sesuatu yang baru, sesuatu yang belum pernah aku lakukan. Ada ruang untuk berkembang, dari tugas-tugas tadi juga membuka langkah untuk mengalami pengalaman baru, tidak hanya sendiri tapi bersama dengan teman-teman.
Kenapa Videografi , melamun, masih dengan alasan yang sama karena aku gemar melamun, kali ini aku ingin belajar menangkap momen-momen indah yang sayang bila hanya ditangkap oleh mata. Ada di bidang videografi karena aku ingin mengabadikan momen yang mengalir dengan cara yang baik dan lebih professional.
Pengalamanku , aku merasa ada banyak ilmu baru yang aku dapatkan tentunya, serta banyak wawasan mengenai perfilman yang akhirnya dapat aku praktekan. Banyak momen-momen seru dan menarik yang tercipta karena banyaknya teman baru yang aku jumpai. Aku menjadi tertantang untuk mencoba hal baru seperti cosplay dan melatih kreativitas dalam kegiatan aktif yang diberikan.
Impresi, suatu hal yang melekat adalah ilmu-ilmu yang diajarkan tidak hanya disampaikan tetapi juga kita latih dan terapkan dalam berbagai kegiatan. Selain itu, banyak kritik dan saran berguna yang diberikan, sehingga kita dapat berkembang dan belajar untuk lebih baik kedepannya. Evaluasi yang diberikan juga menjadi suatu hal penting karena kita belajar untuk tidak hanya melihat karya dari hasil akhir, tetapi juga melalui prosesnya.
Sejak SMA, aku sudah mulai mencoba membuat banyak karya di bidang media dan perfilman karena mengikuti ekstrakurikuler sinematografi. Melalui pengalaman itu, aku menjadi tertarik untuk melanjutkannya saat kuliah. Pengalaman membuat suatu film pendek secara serius menjadi suatu pengalaman berkesan karena proses yang dilalui tidak mudah.
Pengalaman , aku gak expect ternyata ilmu yang dikasih itu banyak, berharga, and for free. It makes me realize that filmmaking is much more than that karena kreativitas kamu sebagai individu dan kelompok gak boleh hilang.
I met cool people here and there selama ada di sini. Gak bakal bohong, buat aku ngejalanin semuanya ini berat, tetapi karena aku suka dengan ilmu yang aku dapatkan dan banyak orang mendukung aku buat bertahan, aku masih ada di sini.
Why Choose Videography ? , There’s this world inside my head that wants other people to know their existence, so I joined videography in hope that I can make them come true and alive. Film juga salah satu cinta pertamaku selain novel dan komik di masa kecil, aku belajar banyak dari itu. Menurutku film sama dengan buku, sama-sama jendela dunia. So through filmmaking and watching movies, I can learn about things too.
Pengalaman yaa... aku seneng banget dan gak akan pernah nyesel karena dapet materi materi yang bukan cuma materi perfilman tapi juga cara membangun komunitas dan berorganisasi. Udah gitu aku seneng banget berkesempatan belajar, bekerjasama, dan sharing cerita dan pengalaman sama orang-orang keren yang belum pernah aku temuin sebelumnya.
Keputusan aku untuk berada disini kayaknya bener-bener jadi keputusan terbaik aku di 2023 atau mungkin selama kuliah. Aku gak pernah kepikiran sebelumnya untuk serius menekuni bidang ini meskipun tidak secara formal, tapi aku bener bener belajar banyak hal dari teori sampai teknis. Sampai akhirnya berkesempatan untuk bikin film bareng orang-orang keren dengan di bimbing dan di bantu oleh orang-orang yang lebih keren lagi. Hal yang paling aku suka dalam berada di sini juga adalah disini aku beneran diajarin dengan cara yang asik, tidak sok menggurui tapi bener-bener kayak sharing hobi dan pengalaman, juga mendisiplinkan tanpa sok galak dan menghakimi. Memang tugas yang diberikan cukup bikin asam lambungku naik but its totally worth it, tugas-tugasnya beneran sangat berguna bukan cuma menambah wawasan dan meningkatkan skill tapi juga melatih aku untuk bisa mengatur waktu dengan baik.
Kalau di tanya “salwa seneng bikin video gak?” sebenernya nggak hehehe, even hal yang paling aku tidak suka saat pandemi bukan tidak bisa keluar rumah untuk jajan seblak di warung depan, tapi aku gak suka banget kalo dapet tugas bikin video. Tapi lucunya aku malah seneng bikin video bloopers dari setiap tugas video yang dikasih sekolah, dan tebak deh apa hadiah yang aku bikin buat temen-temen aku yang ulang tahun saat aku gabisa ngasih mereka hadiah secara langsung? Aku bikinin mereka video ucapan ulang tahun special buat mereka wkwkw. Jadi, kesimpulannya kenapa aku milih videografi adalah karena ternyata memang sebenarnya aku tertarik dengan seni dan yang berkaitan dengan audio visual dimana aku bisa eksplor dan menyampaikan cerita yang ingin aku sampaikan tanpa batas apapun.
Pengalaman dari yang aku rasain jujur ya ternyata sekompleks itu bikin film, semuanya perlu direncanaiin bener2 mateng, dan harus bisa nyesuain timeline juga kalo ga ya berantakan wkwkka, apalagi kalo tempat shooting-nya di hutan, siap2 dinyamukin! Seru dah kalo diinget-inget.
Pas nampilin hasil proyek besar tuh tegang bgt ditanya-tanyain tentang jalan ceritanya secara kan aku scriptwritter, untuk temen-temennya asik asik banget bersyukur kenal mereka semua.
Alasan masuk Video karena tertarik tentang gimana sih proses dibalik layar dalam pembuatan film itu sekaligus pengen jadi bagiannya juga.
Bukan! , Halo kami dari Vincentertaiment , Kenapa namanya gitu ya karena Aktor di Proyek kami namanya Vincent , trus kita juga sering minjem barang nya dia , jadi sekalian aja hehehe , Oiya simak ya Perjalanan Videografi kami!
Pengalaman lebih ke tentang tugas yaitu tugas-tugasnya cukup berguna agar saya bisa mengenal teman satu sama lainnya atau berbonding apalagi sesama unit, dan juga tugasnya sangat padat, jadi harus dikerjakan secara bertahap, karena kalo telat bisa berpengaruh ke pembelajaran video selanjutnya.
Kenapa Video ! , alasannya itu karena videografi aspek mekanis di dalamnya banyak, sehingga aku menarik untuk mempelajarinya. Alasan kedua karena videografi tuh karyanya lebih bisa dinikmati, apalagi karya video bikinan sendiri. Aku orangnya cenderung excited sama visual yang bergerak dibanding diam, mangkanya memilih bidang ini.
Btw!, mulai dari zaman aku SMA, aku mulai tertarik untuk mendokumentasikan sesuatu, entah itu memotret hal-hal yang gak penting sampe penting, merekam momen bareng temen yang random, dan mulai tertarik ke dunia sinematografi. Pada saat itu aku memang belum punya kamera, sampe akhirnya aku termotivasi untuk coba menyewa kamera dan menjadi panitia dokumentasi di sekolah. Ternyata hasilnya cukup memuaskan loh buat aku.
Pengalamanku dalam memilih untuk menjalani hal-hal baru selama beberapa bulan ke belakang ini saja sudah menjadi suatu hal yang benar-benar ‘going out of my comfort zone’, jadi tentunya semua yang kupelajari akhir-akhir ini tidak hanya informatif dan menarik, tetapi juga sedikit asing bagi aku. Walaupun begitu, banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang sebelumnya kumiliki telah terjawab di sini. Selain itu, pengalaman ini juga menantang aku untuk bisa berbaur dan berkenalan dengan banyak orang dari berbagai background, dan thankfully, bisa dibilang aku bisa menemukan orang-orang yang menjadi my family away from home di sini. Ternyata, untuk berbaur sama orang-orang yang memiliki minat dalam film dan bervideo yang sama dengan aku tuh mudah karena berasa ‘sefrekuensi’, they get what I mean and vice versa.
Dari workload yang diberikan, bisa dibilang momen ini lah yang benar-benar mengajarkan aku skill penentuan skala prioritas. Tugas dan beban akademik dari kampus saja sudah melelahkan bagi aku, partly mungkin karena aku juga baru beradaptasi di lingkungan perkuliahan ini, dan dengan ditambahnya tugas sampingan tentu bukan hal yang mudah. Banyak yang harus dikorbankan di saat memerjuangkan hal lainnya. Ada sedikit penyesalan, tapi ada lebih banyak lagi pelajaran yang bisa diambil dari pengalaman ini toh kewajiban diberikan juga tentu bukan tanpa alasan.
Kenapa Video , yaa menurut aku, hal apapun bisa diceritakan via video. Mulai dari film pendek, film full-length, bahkan video pendek sesingkat beberapa detik saja bisa menceritakan sesuatu. Karena aku kurang jago merangkai suatu cerita dalam bentuk karya literasi/tulisan, media video lah yang menjadi wadah yangaku minati sebagai bentuk penyampaian cerita dan perasaan. Selain itu, minat dalam bidang videografi dan filmmaking ku juga berasal dari keingintahuanku setiap menonton film. Bagaimana sih film ini bisa menjadi se-keren dan mindblowing itu? Setelah menonton suatu film atau karya video aku juga sering merasa “wah, pengen juga deh bikin kayak gitu”. Maka dari itu sejak SMP dan SMA aku pun coba-coba take shoots terus iseng-iseng edit, walaupun ya sangat amatiran hasilnya. Nah, saat diberi kesempatan buat belajar lebih jauh tentang videografi dan berbincang dengan ahlinya, tentu kesempatan itu nggak aku sia-siakan.
Pengalamanku adalah menyadari ternyata bikin film itu susah. Waktu harus digunain sebaik mungkin. Waktu dapet. Tugas bikin video dengan waktu segitu (banyak sih sebenernya) dan dengan kesibukan yang padat, saya mikir mungkin ini representasi dari industri film kali ya? .Namun tugas itu jadi salah satu pengalaman paling berharga selama pendidikan ini. Sehat-sehat para editor di luar sana.
Mungkin yang paling berkesan adalah ketika menunjukan hasil karya proyek besar. Ketika naskah film kita dicecar habis-habisan membuat saya sadar bahwa kabid video ini bukan main skillnya dalam mengkritik. Walau tegang dikit, tapi kritikannya bener-bener bagus. Momen sidang itu adalah momen yang paling aku cari selama ini, dimana kita bisa berkarya bareng dan dapet feedback dari orang-orang lain untuk bisa improve.
Kenapa masuk video? Kan situ animator? .Eits, video dan animasi itu aslinya sama aja, bedanya, kalau video kita menangkap gambar, kalau animasi kita yang bikin gambarnya. Dulu sih mau hobi bikin video, tapi keknya ribet, gapunya alat, temen yang minat juga gada, jadi yaudah minggat dulu ke animasi. Karena sekarang ada wadahnya, gada salahnya buat masuk.
Banyak banget pengalaman yang menurut aku sangat seru. Mulai dari saat wawancara, sampai proses pembuatan film. Karena banyaknya wawancara dengan kating dan terkadang harus pergi ke Bandung untuk wawancara, membuat aku lebih dekat dengan temen-teman lain yang aku ketemu. Aku juga banyak kenalan dengan kating-kating yang keren keren banget. Selama pembuatan film fun, aku banyak bekerja dengan orang-orang keren lainnya, dan merasa tertantang dengan waktu yang lumayan sedikit, bersamaan dengan tugas yang numpuk (bikin nirmana gabisa dibawa bawa jadi aga pe-er), dan pertama kali juga bikin sebuah short movie, jadi kita bener-bener harus mikirin gimana caranya supaya selesai dan berjuang bareng-bareng (editor berjuang keras). Dan saat beres, aku sangat bangga dengan hasilnya. Menurut aku itu salah satu pengalaman dan kenangan paling seru.
Impresi aku dari semua tugas yang diberikan, yaitu lumayan berat dan kaget juga, karena lumayan banyak. Tapi dari semua tugas tersebut, banyak pelajaran yang dapat diambil, mulai dari pembagian waktu hingga materi yang ingin disampaikan dan pelajaran yang ingin diambil dari penugasan yang ada.
Kenapasih pilih bidang video? Sebelum semua itu, saya memang suka foto-foto dan mengedit foto, pada awalnya saya mau memilih bidang foto, tetapi setelah aku pikir-pikir lagi aku milih video, karena banyak juga teman saya yang pilih video dan ingin belajar hal baru yang berada di videografi.
Dari dulu aku emang tertarik di bidang perfilman, jadi seneng banget pas bisa belajar bareng-bareng tentang teknis pembuatan film di sini. Selain belajar, aku juga sering bertukar cerita atau pengetahuan dengan yang lain, dan ini bikin aku sadar kalau masih banyak hal yang bisa aku pelajari di sini.Tugas yang dikasih gak begitu memberatkan, justru ngebantu kita paham lebih dalam tentang materi-materi yang udah diberikan, dan juga bisa dijadikan sebagai penerapan langsung dari materi itu.
Jujur aja, videografi bukan pilihan pertamaku. Aku lebih sering berkecimpung di dunia fotografi dan udah paham lebih banyak dibanding dengan bidang videografi. Tapi, pada akhirnya aku memilih videografi karena aku merasa ada banyak hal baru yang mau aku pelajari di ranah videografi, terutama dari teknis perfilman.
Pengalaman , saat aku berada di sini aku tidak menyadari bahwa menjadi sebuah seniman khususnya videografer dituntut banyak hal. dimana aku merasa bahwa ilmuku sudah cukup baik namun disini kita dituntut untuk dapat lebih disiplin lagi dalam setiap aspek pembuatan sebuah karya. sehingga pandanganku tentang dunia videografi berubah cukup besar.
Alasan aku masuk videografi sederhananya karena aku suka, dan memiliki ilmu dan pengalaman tentang videografi walau tidak banyak. dan maka dari itu aku ingin dengan masuknya aku di videografi dapat menambah ilmu yang aku punya, membagikan sedikit pengalamanku juga ilmu yang ku punya dapat lebih termanfaatkan dengan baik. Pada saat masih duduk di bangku sekolah SD kelas 5 saya sudah hobi menonton youtube. dan beberapa konten kreator sedikitnya meninfluence saya untuk membuat video. Kemudian di kelas 6 hingga beranjak SMP saya mulai belajar dan aktif untuk membuat video. berbeda dengan SMP yang membuat karya hanya untuk kesenangan pribadi tapi di SMA saya lebih ingin video yang buat bermanfaat langsung untuk orang banyak sehingga saaa membuat video yang berhubungan dengan kebutuhan sekolah. baik video untuk acara atau event sekolah maupun tugas proyek sekolah.
Pengalaman , saya senang karena akhirnya kesampean belajar di bidang media nih dan waktu itu pastinya senang karena ngelakuin yang disuka. Selama belajar, semakin nambah pengetahuan dan keahlian di bidang video jadinya tau alur-alur dibuatnya suatu film dan juga enjoy , tapi untungnya ada temen yang punya hobi yang support dan kerja bareng.
Setiap hasil yang kita lakukan pasti diapresiasi dan dijelaskan secara detail aspek mana yang harus ditingkatkan jadi semakin improve di karya kita selanjutnya dan makin semangat buat ngebikin karya baru yang lebih baik dari sebelumnya.
Milih video waktu itu karena mau cari pengalaman dan pengetahuan baru untuk mengabadikan momen selain dalam bentuk foto. Selain itu, aku juga suka banget sama kerjaannya director film kayak Denis Villeneuve, Wes Anderson, Christopher Nolan, Wong Kar Wai, dll jadinya terinspirasi untuk tau gimana teknis bikin film dan tahapannya. Waktu itu juga karena nonton video kompilasi shoot bagus dari film-film terkenal dan tau detailnya yang disisipkan di filmnya jadi semakin suka videografi dan nyari teknik terbaik buat ngambil footage.