Definisi sitem operasi
2. Macam macam sistem operasi (sertakan simbol simbolnya)
1. Windows🪟
2. macOS🍎
3. Linux🐧
4. Android🤖
5. iOS🍏
6. Chrome OS🌐
7. UNIX🖥️
8. FreeBSD😈
9. Solaris🌞
3. Jenis sistem operasi
Berdasarkan cara kerjanya, SO dapat dibagi:
Single User, Single Tasking → hanya 1 user & 1 program (contoh: MS-DOS).
Single User, Multi Tasking → 1 user dapat menjalankan banyak program (contoh: Windows, macOS).
Multi User → banyak user bisa menggunakan sistem secara bersamaan (contoh: UNIX, Linux).
Real Time Operating System (RTOS) → dipakai pada perangkat yang butuh respon cepat (contoh: sistem robotik, pesawat).
Distributed OS → mengatur beberapa komputer dalam satu jaringan seolah menjadi satu sistem (contoh: Amoeba, MOSIX).
4. Penggolongan sistem operasi menurut penggunanya
Sistem Operasi Standalone → digunakan pada komputer pribadi/PC (contoh: Windows, macOS, Linux desktop).
Sistem Operasi Jaringan → digunakan untuk mengelola resource dalam jaringan (contoh: Windows Server, Linux Server, UNIX).
Sistem Operasi Embedded → digunakan pada perangkat khusus (contoh: Android TV, OS pada mesin ATM, router).
5. Pentingnya SO pada PC atau Laptop
Menghubungkan user dengan perangkat keras.
Mengelola resource (CPU, RAM, storage).
Menyediakan antarmuka (GUI/CLI) untuk pengguna.
Menjalankan dan mengatur aplikasi.
Menjaga keamanan sistem dan data.
6. Metode Instalasi Sistem Operasi Jaringan
-Instalasi Baru
-Upgrade
-Multiboot
-Virtualisasi
Instalasi Baru (Clean Install)
Menghapus sistem lama, lalu menginstal yang baru.
Cocok untuk PC kosong atau sistem rusak.
Upgrade
Memperbarui SO lama ke versi terbaru tanpa menghapus data/aplikasi.
Contoh: Windows 10 → Windows 11.
Multiboot (Dual Boot)
Menginstal lebih dari satu SO pada 1 komputer.
Saat booting, user memilih OS mana yang dipakai.
Virtualisasi
Menjalankan sistem operasi di dalam sistem operasi lain menggunakan software virtual machine.
Contoh: VMware, VirtualBox, Hyper-V.