"Mengagumi indahnya ciptaan yang maha kuasa untuk selalu tunduk kepadaNYA" [Foto 03Mar 11:37] oleh Farhan Arifin Ilyas (Madrasah Aliyah Negeri 1 Kotamobagu , Kel Mongondow, Kec Kotamobagu Selatan, Kota Kotamobagu.) [Lolos kualifikasi awal.]
"Hutan adalah bagian dari hidup kita" [Foto 04Mar 14:10] oleh Alpin Fredrik Rabunusa (SMA NEGERI 1 ESSANG, Jln. Kampung Baru Desa Essang selatan kec.Essang) [Lolos kualifikasi awal.]
Di sini, di tempat ini, kami belajar mencintai keindahan ilmu pengetahuan, belajar mencintai keindahan alam ciptaan-Nya, serta belajar untuk selalu menjaga kelestariannya. [Foto 05Mar 21:33] oleh Nouval Mokodompit (MAN 1 Kotamobagu , Kotamobagu ) [Lolos kualifikasi awal.]
Berdiri di ketinggian, menyatu dengan alam. [Foto 06Mar 20:00] oleh Christopher Marchel Mark Gijoh (SMA Dian Harapan Manado, Jl. Laut Aru 1 No. 103 Lingk. IV Kel. Ranotana Kec. Sario Kota Manado) [Lolos kualifikasi awal.]
Sisi lain kota Manado dari ketinggian, bukit Tetempangan yang penuh dengan pepohonan hijau, belum tersentuh tangan manusia [Foto 06Mar 20:39] oleh Christopher Gijoh (SMA Dian Harapan Manado, Jl. Laut Aru 1 Lingkungan IV No.103, Kel. Ranotana, Kec. Sario, Kota Manado, Sulawesi Utara 95116) [Lolos kualifikasi awal.]
Berjalan menyusuri dalam dan gelapnya hutan, menuju terang dan keindahan di ujung jalan. Aer Konde, Ratahan, Minahasa Tenggara [Foto 06Mar 20:45] oleh Christopher Gijoh (SMA Dian Harapan Manado, Jl. Laut Aru 1 Lingkungan IV No.103, Kel. Ranotana, Kec. Sario, Kota Manado, Sulawesi Utara 95116) [Lolos kualifikasi awal.]
x [Foto 28Feb 13:53] oleh Putra Sanjaya Saleh (Universitas Sam Ratulangi Manado, Program Studi Kehutanan) [❌Diskualifikasi karena dimensi foto].
x [Foto 28Feb 14:04] oleh Putra Sanjaya Saleh (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [❌Diskualifikasi karena dimensi foto].
x [Foto 01Mar 09:57] oleh Ririn Dian Rahayu Polang (Universitas Sam Ratulangi , Program Studi Kehutanan) [❌Diskualifikasi karena dimensi foto].
Kalau tidak bisa menjaga, setidaknya jangan mengotori. #Air terjun tinoor [Foto 01Mar 12:06] oleh Faren Rumenser (Pertanian , Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal].
Kangkok sulawesi (Cuculus crassirostris), merupakan jenis burung endemik di Pulau Sulawesi. Kaitannya dengan FOLU net sink 2030 ialah dimana tingkat emisi gas rumah kaca setara dengan tingkat serapan karbon oleh sektor kehutanan. Dalam hal ini burung juga berperan penting sebagai bio indikator kesehatan lingkungan dengan adanya burung kosmopolitan maupun burung yang endemik dapat menjadi indikator bahwa keseimbangan ekosistem disuatu tempat masih sangat terjaga. Terutama burung endemik Sulawesi sangat menentukan keseimbangan ekosistem di Pulau Sulawesi sehingga dengan terjaganya jenis" endemik ini menjadi salah satu indikator tercapainya FOLU net sink 2030 dari aspek satwa liar khususnya burung. [Foto 01Mar 12:50] oleh Putra Sanjaya Saleh (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
Desa battang [Foto Foto 01Mar 16:45] oleh Trichingwan Novelin Mangolo (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [❌Diskualifikasi karena dimensi foto.]
Hutan pango' -pango' berasal dari tana toraja dengan ketinggian sekitar 1600 MDPL,yang memiliki udara yang sejuk dan memiliki banyak pepohon yang rimbun sebagai daya tarik para wisatawan untuk mengumjunginya [Foto 01Mar 17:00] oleh Holando Van Massa (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [❌Diskualifikasi karena dimensi foto.]
Ollon merupakan hamparan bukit hijau yang luas dan dikelilingi oleh bukit-bukit hijau yang sangat cocok dikunjungi untuk menghabiskan akhir pekan bersama keluarga. Disini anda bisa menginap dengan mendirikan tenda, menghabiskan malam dengan melihat bintang-bintang yang bertebaran di langit, barbequan sambil bersenda gurau menjadi pilihan yang pas. Di pagi hari anda bisa melihat matahari terbit dengan pemandangan bukit bukit hijau yang sangat memanjakan mata. Tempat wisata ini berada di Bau, Bonggakaradeng, kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, [Foto Foto 01Mar 17:41] oleh Gabreni pawai (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
220311070016 [Foto 01Mar 18:18] oleh Muhammad Tegar Saputra (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
Kondisi hutan saat hujan [Foto 02Mar 09:05] oleh Christofer Rian sajow (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
Alam tidak membutuhkan Manusia tetapi Manusia yang membutuhkan Alam [Foto 02Mar 13:14] oleh Andhika Kalvari biu mairi' (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
Pohon ibarat pelindung bagi manusia dimana pohon memberikan kehidupan kepada manusia ,ia seperti sandaran bagi manusia yang selalu berdiri tegak [Foto 02Mar 13:36] oleh Puput talantan (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
Pohon merupakan sumber oksigen yang dibutuhkan oleh setiap manusia. Dalam satu pohon, menghasilkan oksigen sebanyak 1,2 kg/hari yang mampu menunjang kehidupan 2 orang. Jika satu pohon ditebang, maka akan menghilangkan persediaan oksigen untuk 2 orang. "Membalikkan deforestasi itu rumit; menanam pohon itu sederhana." - Martin O'Malley Lestarikan hutan dan temukan keajaiban didalamnya! [Foto 02Mar 17:52] oleh Ester Theresia Sijabat (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
"Pelajari alam, cintai alam, tetap dekat dengan alam. Itu tidak akan pernah mengecewakanmu." [Foto 02Mar 17:56] oleh Jesika Sari Br Malau (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
Indahnya gunung tampusu di pagi hari [Foto 02Mar 23:27] oleh Dimas Prasetya Pangemanan (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
Banyaknya langkah dalam perjalananmu, akan menentukan seberapa kenikmatan yang akan kau dapatkan. Sebab, kenikmatan akan ditentukan oleh siapa yang menjadi tujuannya, dan tujuan yang hakiki adalah Sang Pencipta. [Foto 02Mar 23:40] oleh Esra Nikita Situmorang (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
Bukit Sibea-Bea adalah salah satu objek keindahan alam yang luar biasa yang terdapat di Turpuk Sihotang, Kec. Harian, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Bukit Sibea-bea ini merupakan tempat wisata religi baru, yang dibuka untuk umum sejak pertengahan tahun 2021.Di sini, wisatawan akan kagum dengan cantiknya pemandangan alam Danau Toba dengan bukit-bukit yang mengitarinya. Namun, daya tarik utama dari tempat wisata ini adalah jalanan berkelok yang kini jadi spot foto favorit bagi wisatawan, serta patung Yesus yang ada di puncak bukit. Di Bukit ini terdapat banyaknya pohon Pinus yang dapat memproduksi oksigen dan menyerap Karbondioksida. hal ini sangat mendukung suksesnya FOLU Net Sink 2030 yaitu tingkat esmisi gas rumah kaca setara dengan tingkat serapan karbon oleh sektor kehutanan. Dari atas bukit ini kita dapat memandang keindahan sebuah danau tenang dan pada permukaan airnya terpantul kemilau-kemilau keindahan yang tiada Tara, hembusan angin yang sejuk diiringi dengan kicauan burung-burung yang merdu,sangat mampu membawa kedamaian dihati. Mari kita jaga dan lestarikan alam karena alam yang sehat adalah sumber kehidupan, alam lestari rakyat sejahtera(✿^‿^) [Foto 03Mar 01:53] oleh Rumiris Enjelina Turnip (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [❌Diskualifikasi karena dimensi foto.]
Pesona kebun teh Bah Butong. [Foto 03Mar 01:54] oleh JOEENSI ANDREAS MARBUN (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [❌Diskualifikasi karena dimensi foto.]
Pesona kebun teh Bah Butong. [Foto 03Mar 01:54] oleh JOEENSI ANDREAS MARBUN (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Diskualifikasi karena dimensi foto.]
Bukit Sibea-Bea adalah salah satu objek keindahan alam yang luar biasa yang terdapat di Turpuk Sihotang, Kec. Harian, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Bukit Sibea-bea ini merupakan tempat wisata religi baru, yang dibuka untuk umum sejak pertengahan tahun 2021.Di sini, wisatawan akan kagum dengan cantiknya pemandangan alam Danau Toba dengan bukit-bukit yang mengitarinya. Namun, daya tarik utama dari tempat wisata ini adalah jalanan berkelok yang kini jadi spot foto favorit bagi wisatawan, serta patung Yesus yang ada di puncak bukit. Di Bukit ini terdapat banyaknya pohon Pinus yang dapat memproduksi oksigen dan menyerap Karbondioksida. hal ini sangat mendukung suksesnya "Indonesia FOLU Net Sink 2030" yaitu tingkat esmisi gas rumah kaca setara dengan tingkat serapan karbon oleh sektor kehutanan. Dari atas bukit ini kita dapat memandang keindahan sebuah danau tenang dan pada permukaan airnya terpantul kemilau-kemilau keindahan yang tiada Tara, hembusan angin yang sejuk diiringi dengan kicauan burung-burung yang merdu,sangat mampu membawa kedamaian dihati. Mari kita jaga dan lestarikan alam karena alam yang sehat adalah sumber kehidupan, alam lestari rakyat sejahtera(✿^‿^) [Foto 03Mar 11:17] oleh RUMIRIS ENJELINA TURNIP (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
Bukit Sibea-Bea adalah salah satu objek keindahan alam yang luar biasa yang terdapat di Turpuk Sihotang, Kec. Harian, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Bukit Sibea-bea ini merupakan tempat wisata religi baru, yang dibuka untuk umum sejak pertengahan tahun 2021.Di sini, wisatawan akan kagum dengan cantiknya pemandangan alam Danau Toba dengan bukit-bukit yang mengitarinya. Namun, daya tarik utama dari tempat wisata ini adalah jalanan berkelok yang kini jadi spot foto favorit bagi wisatawan, serta patung Yesus yang ada di puncak bukit. Di Bukit ini terdapat banyaknya pohon Pinus yang dapat memproduksi oksigen dan menyerap Karbondioksida. hal ini sangat mendukung suksesnya "Indonesia FOLU Net Sink 2030" yaitu tingkat esmisi gas rumah kaca setara dengan tingkat serapan karbon oleh sektor kehutanan. Dari atas bukit ini kita dapat memandang keindahan sebuah danau tenang dan pada permukaan airnya terpantul kemilau-kemilau keindahan yang tiada Tara, hembusan angin yang sejuk diiringi dengan kicauan burung-burung yang merdu,sangat mampu membawa kedamaian dihati. Mari kita jaga dan lestarikan alam karena alam yang sehat adalah sumber kehidupan, alam lestari rakyat sejahtera(✿^‿^) [Foto 03Mar 11:36] oleh RUMIRIS ENJELINA TURNIP (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
Sunset Bukit Jere, Pulau Bunaken [Foto 03Mar 14:02] oleh Gerson Solli Salama' (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
Keindahan di kantor hukum tua Desa Bahoi [Foto 03Mar 14:12] oleh Cicilia Sanning (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [❌Diskualifikasi karena dimensi foto.]
Keindahan pemandangan di Pantai Liang, Pulau Bunaken, Dokumentasi ini diambil jam 10 pagi. Dokumentasi ini memiliki keunikan tersendiri " Bertingkat mulai dari hutan Mangrove di keluharan Banua, kemudian Gunung Manado Tua dan di atasnya awan" [Foto 03Mar 14:12] oleh Iriani (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [❌Diskualifikasi karena dimensi foto.]
Keindahan senja di pulau Nain [Foto 03Mar 14:13] oleh Gebriella Mariangga (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [❌Diskualifikasi karena dimensi foto.]
Jauh dari keramaian kota,temukan kedamaian di alam yang memukau #backtonature #wanderlust [Foto 03Mar 15:06] oleh DEA SINTIA GLORIA PURBA (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
Keindahan alam yang terdapat di danau Linow, Tomohon, Sulawesi Utara [Foto 03Mar 20:03] oleh Jumawati Ranti Bulawan (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
"Alam tidak terburu-buru, namun semuanya bisa tercapai." [Foto 03Mar 22:48] oleh HELMA (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [❌Diskualifikasi karena dimensi foto.]
Dalam alam semesta, Kita akan menemukan pencerahan tentang tujuan hidup,makna hidup kita.renungilah, sehingga kita menemukan petunjuk. [Foto 03Mar 23:21] oleh Lydia kristina Manik (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
Pelajari alam, cintai alam, tetap dekat dengan alam. Itu tidak akan pernah mengecewakanmu :) [Foto 04Mar 08:05] oleh Putri Arianti Daeng Mulisa (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [❌Diskualifikasi karena dimensi foto.]
Kamu dan hutan magrove itu sama. Jika hutan magrove adalah pelindung kawasan pesisir pantai, maka kamu adalah pelindung diriku [Foto 04Mar 10:03] oleh Nista paembonan (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [❌Diskualifikasi karena dimensi foto.]
Bukankah Hutan itu indah?" Kita bisa menghabiskan waktu diluar sana tetapi jangan lupa menikmati sejenak Keindahan Alam ini" [Foto 04Mar 10:41] oleh Febi Febiyola Patinggi (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
Gunung Klabat dari Provinsi Sulawesi Utara. Ada juga persawahan yang berperan dalam pemeliharaan lingkungan. “Marilah kita mulai menjaga Alam karena alam sangat berarti untuk kita!” [Foto 04Mar 11:19] oleh Farlan Polly (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
Foto tersebut berlatar pemandangan sawah disertai dengan pepohonan yang cukup banyak. Dari pemandangan tersebut bisa disimpulkan bahwa tempat tersebut udaranya masih segar dan terhindar dari polusi seperti asap kendaraan dan polusi lainnya. [Foto 04Mar 14:37] oleh Kristiani Nadila Saputri (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
Keindahan alam di desa rurukan [Foto 04Mar 20:07] oleh Jonathan Otniel Henkie Muntu (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
Bagaimana pun lingkunganmu tetaplah tumbuh. [Foto 04Mar 22:22] oleh Mutiara Piekarsa Paembonan (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
"Lupakan semua masalahmu dan nikmatilah indahnya alam ini" [Foto 05Mar 08:50] oleh Dody Setiawan Idris (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
Pantai Desa Kuma, Kecamatan Essang Selatan, Kabupaten kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. [Foto 05Mar 13:23] oleh Onlee Sasue (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
Di dunia ini tempat yang bisa membuat kita tenang yaitu keindahan alam yang di berikan tuhan kepada umat-umatnya untuk menikmati keindahan alam [Foto 05Mar 16:50] oleh Dikson Riandy Aditya Sabage (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [❌Diskualifikasi karena dimensi foto.]
Menikmati EMBUN PAGI Di bawa Kaki Lokon membuat ku semakin Merasa kagum Dengan ciptaan Penguasa semesta [Foto 05Mar 18:18] oleh Maichel Raimond Tijele (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [❌Diskualifikasi karena dimensi foto.]
Pemandangan indah vegetasi di batu angus [Foto 05Mar 18:47] oleh Samuel A Tukidjo (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
surga yang tersembunyi [Foto 05Mar 19:38] oleh janet angelica yunus (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [❌Diskualifikasi karena dimensi foto.]
Foto pohon ini saya ambil waktu saya mengikuti praktek di Tangkoko, Ini merupakan salah satu dokumentasi yang saya ambil secara pribadi [Foto 05Mar 20:11] oleh Maria Mintu Pakanna (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [❌Diskualifikasi karena dimensi foto.]
"Ketika alam menyatu dengan kita, maka senyum di wajah akan nampak" [Foto 05Mar 20:11] oleh Jeane Eigy Siang Timbayo (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
Lembah Hijau Terbuka Dijadikan Tempat Pembuangan Akhir dan Pembakaran Sampah, di Area Penambangan Batu Warembungan [Foto 05Mar 21:06] oleh Julieth Vanian Lengkang (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
Indahnya gunung dan pepohonan untuk dinikmati, bukan untuk dirusak.Sebab gunung dan pepohonan adalah salahsatu ciptaan Tuhan yang begitu indah dilihat oleh mata. [Foto 05Mar 22:04] oleh Melsyia.Biu' (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
hutan mangrove deaga [Foto 05Mar 22:26] oleh Timothy frans (Universitas Sam Ratulangi, agribisnis) [Lolos kualifikasi awal.]
Mendaki bukan selalu tentang mencapai puncak dan dengan siapa kamu menuju tujuan itu, tetapi bagaimana kamu menghargai orang yang selalu menemanimu hingga mencapai tujuan itu. [Foto 05Mar 22:40] oleh Stevanya Cheila Tandiayu (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
Ibarat air laut di pantai, meski ia kadang pasang dan surut, percayalah rasa air laut itu tidak akan berubah, sama halnya jika kamu ingin mencapai sesuatu, semudah atau sesusah apapun itu jika kamu tetap pada pendirian atau tujuanmu pasti tidak akan perna berubah dan yakinlah kau akan mendapatkan hasil yang memuaskan. [Foto 05Mar 22:40] oleh Astriani Battung Tonapa (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
Bumi dan langit, hutan dan ladang, danau dan sungai, gunung dan laut, adalah sekolah yang sangat baik, dan mengajari beberapa dari kita lebih dari yang dapat kita pelajari dari buku. [Foto 05Mar 22:40] oleh Cresensia Carolin Hurint Tandigau (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
Memaksimalkan Penggunaan Lahan Yang Ada di Desa Touling Oki, Kecamatan Eris, Kabupaten Minahasa Terhadap Rencana Oprasional Indonesia's FOLU NET SINK 2030 [Foto 05Mar 22:49] oleh Charmelin Pelengkahu (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
tempat dimana hanya ingin bersantai sejenak, tampa memikirkan apapun [Foto 05Mar 23:09] oleh Josua simbolon (Universitas Sam Ratulangi, HUKUM) [Lolos kualifikasi awal.]
Titik kordinat tertinggi gunung mahawu. [Foto 05Mar 23:15] oleh Meisita Jelin Mogea (Universitas Sam Ratulangi, Agribisnis) [Lolos kualifikasi awal.]
Keindahan dari sungai air hangat Leilem, Tomohon, Sulawesi Utara, Indonesia [Foto 05Mar 23:43] oleh Febby Ratumbuysang (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
Keindahan Kota Manado dari Puncak Warembungan [Foto 05Mar 23:49] oleh Deny Perlindungenta Sembiring (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
Foto ini diambil pada tanggal 4 Mei 2022 pukul 18.01 wita pada saat matahari terbenam di pantai Desa Arakan, kec Tatapaan. [Foto 06Mar 00:11] oleh Aprili Pelle (Universitas Sam Ratulangi, Manajemen) [Lolos kualifikasi awal.]
Pemandangan alam di Puncak Loreng yang masih sangat asri ditengah Desa Bailang, Manado, Sulawesi Utara. [Foto 06Mar 01:21] oleh Kiki Fajrianty (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
pemandangan gunung yang indah dan pepohonan yang rimbun untuk di nikmati,bukan untuk dirusak.Keindahan gunung dan pohon harus kita jaga dan lestarikan. [Foto 06Mar 09:35] oleh Melsyia.Biu' (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
Keindahan alam merupakan anugerah yang tak terhingga. Maka dari itu kita harus bersyukur pada Yang Maha Kuasa dengan cara menjaga, merawat, dan melestarikannya. [Foto 06Mar 10:36] oleh Misy Ester Monica Woran (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
"manusia diturunkan di dunia oleh tuhan sebagai utusan untuk menjaga alam, bukan merusaknya. pelajari alam, cintai alam, tinggal dekat dengan alam. itu tidak akan pernah mengecewakanmu." [Foto 06Mar 11:58] oleh Pravitasari Nawawi (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
Danau Limbong telaga kecil yang Pemandangannya sangat epic, tebing batu cadas dan hijaunya air berpadu menghasilkan pemandangan yang menarik dan memantulkan gema alam sehingga menghadirkan relaksasi [Foto 06Mar 12:34] oleh Felicia Sita'pa (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [❌Diskualifikasi karena dimensi foto.]
Kelak laut-laut meninggi, kelak gunung-gunung merendah. Manusia berjalan dan menghilang. Pramoedya Ananta Toer berkata “Menulislah, maka kau akan abadi.” Namun sekarang memotret seitap momen, maka momen itu akan abadi. Hidup berubah, manusia menghilang, dan kenangan akan abadi. [Foto 06Mar 14:33] oleh Josua Rizki Augusta (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
Foto pemandangan ini saya ambil pada tahun 2022, namun saya edit dengan gaya vintage. Bukan tanpa tujuan, ini untuk mengingatkan kita semua agar selalu ingat dan menghargai segala hal yang lalu. Mengutip dari Sapardi “Yang fana itu waktu, kita abadi” tubuh biologismu akan membusuk, kenanganmu akan terus hidup. [Foto 06Mar 14:39] oleh Fitria Januarianti (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
"Alam merupakan guru terbaik karena setiap adegan petualangan pasti akan mengajarkan ilmu yang sangat berharga untuk kita. Segala sesuatu di alam mengundang kita untuk selalu menjadi diri kita sendiri. Bagian puncaklah yang menjadi alasan agar kamu terus melangkah." [Foto 06Mar 14:48] oleh Daniel GP Simanjuntak (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
Bukan Kita yang Menaklukan Alam,Tapi Alam Yang Mengizinkan Kita Untuk Mengenalnya. [Foto 06Mar 15:24] oleh Indriyani (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [❌Diskualifikasi karena dimensi foto.]
Keindahan pinus merkusii di fakultas pertanian [Foto 06Mar 15:29] oleh Viktor Rasu (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
Jangan ditenang lagi, pohon itu sudah hampir habis [Foto 06Mar 16:39] oleh Gian F. Mnsen (Universitas Sam Ratulangi, Fakultas pertanian,program studi ilmu kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
Indahnya matahari terbit di pantai Malalayang [Foto 06Mar 16:48] oleh Yerico Vanquish Baleya (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
Jika kamu benar-benar mencintai alam,kamu akan menemukan keindahan dimana saja. [Foto 06Mar 17:19] oleh Gabriel Wowor (Universitas Negeri Manado, Program Studi Administrasi Negara) [Lolos kualifikasi awal.]
Perpaduan indah antara matahari terbenam, seorang nelayan dan gelombang laut. [Foto 06Mar 17:25] oleh Mutiara Piekarsa Paembonan (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
"Jagalah alam kita dengan baik dan jangan sesekali merusaknya, agar kita dapat menikmati keindahan alam ini." [Foto 06Mar 17:27] oleh Eunike Rachel Potu (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
Apakah masih ada kesempatan untuk menatap alam yang indah ini dikemudian hari jika manusia masih serakah merusak alam? [Foto 06Mar 17:29] oleh Gloria Dirgahayu Manga (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
Menyatu dengan alam, nikmati ketulusan alam dalam membagi keindahan dan kesejukan di setiap paginya. [Foto 06Mar 17:32] oleh Sofian jafar (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
"Penggunaan Kayu Bakar dan Jejak Carbon Emisi Gas Rumah Kaca" [Foto 06Mar 17:32] oleh Tasya Selin Tobo (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
"Sorry I Eat The Walls" [Foto 06Mar 18:27] oleh Christian David Panjaitan (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [❌Diskualifikasi karena dimensi foto.]
Keindahan alam di Desa Rurukan tidak dapat diragukan lagi, pemandangan alam yang memberikan sensasi bagi penikmatnya. Dari Kota Manado, perjalan bisa ditempuh selama satu jam. [Foto 06Mar 18:39] oleh Ibrahim (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Ilmu Tanah) [Lolos kualifikasi awal.]
"Apa yang kita lakukan terhadap hutan dunia hanyalah cerminan dari apa yang kita lakukan untuk diri kita sendiri dan satu sama lain." - Mahatma Gandhi [Foto 06Mar 18:56] oleh Fathur rahman (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [❌Diskualifikasi karena dimensi foto.]
"Matahari terbenam seperti masa kanak-kanak, dipandang dengan heran bukan hanya karena mereka cantik, tetapi karena mereka cepat berlalu." [Foto 06Mar 19:15] oleh Ardy Vito Kaemong (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
Lokasi Puncak Tetetana Suluan "Setiap matahari terbit adalah undangan bagi kita untuk bangkit dan mencerahkan hari seseorang." [Foto 06Mar 19:37] oleh Cornelia Mononimbar (Universitas Sam Ratulangi, Program studi Agribisnis) [Lolos kualifikasi awal.]
Alam tak hanya sekadar obat yang mampu menghilangkan setiap kesedihan atas luka hati, namun ia juga mampu memberikan kesejukan sepanjang masa [Foto 06Mar 19:39] oleh Hestika Aruan Tasik (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
Pango-Pango sediakan panorama yang cantik dari ketinggian 1700 MDPL. Untuk capai pucuk Pango-Pango pengunjung harus melalui jalan yang berkelok mengular dengan tanjakan yang cukup terjal. Dahulu, tentara Jepang menggunakan lokasi ini untuk mengawasi gerakan lawan. Mereka memandang Pango-Pango sebagai lokasi yang vital untuk lakukan pengawasan argumennya terletak yang tertinggi. Ini hari, Pango-Pango jadi teritori rekreasi yang direferensikan di Kabupaten Tana Toraja. [Foto 06Mar 19:52] oleh ARNON CINDRO PASODUNG (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.] [Peringatan google copyright dari https://direktori-wisata.com/pango-pango-negeri-atas-awan-di-tana-toraja) (Diskualifikasi).
Keindahan yang telah tuhan sediakan, tugas kita hanya menikmati dan menjaga #Alam [Foto 06Mar 20:46] oleh SALSABILA PONTOH (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [❌Diskualifikasi karena dimensi foto.]
Gunung Lokon dari persawahan Tondano, Minahasa [Foto 06Mar 20:53] oleh Christopher G (SMA Dian Harapan Manado, Jl. Laut Aru 1 Lingkungan IV No.103, Kel. Ranotana, Kec. Sario, Kota Manado, Sulawesi Utara 95116) [Lolos kualifikasi awal.]
Yaki atau monyet hitam sulawesi (Macaca nigra) merupakan hewan endemik sulawesi utara yang pupulasi nya terancam punah. Berbagai keunikannya menjadi ciri khas sebagai hewan endemik dari Sulawesi Utara [Foto 06Mar 21:29] oleh Bryan James Abraham Syam (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]
Bruguiera gymnorrhiza adalah salah satu spesies mangrove yang paling penting dan tersebar luas di Pasifik. Mangrove ini ditemukan di daerah pasang surut daerah tropis Pasifik dari Asia Tenggara ke Kepulauan Ryukyu Jepang selatan,Pohon yang selalu hijau dengan ketinggian kadang-kadang mencapai 30 m. Kulit kayu memiliki lentisel, permukaannya halus hingga kasar, berwarna abu-abu tua sampai coklat (warna berubah-ubah). Akarnya seperti papan melebar ke samping di bagian pangkal pohon, juga memiliki sejumlah akar lutut. [Foto 06Mar 21:45] oleh Zidane putra simbolon (Universitas Sam Ratulangi, Program Studi Kehutanan) [Lolos kualifikasi awal.]