Species dalam Kesehatan Ekosistem
Johny S. Tasirin; Prodi Kehutanan, Universitas Sam Ratulangi
Johny S. Tasirin; Prodi Kehutanan, Universitas Sam Ratulangi
Minggu 6 Species dalam Kesehatan EkosistemÂ
🔗Materi Webinfo 🔗Materi Kuliah PPT
Pemasukan tugas bisa mengganti presensi minggu #6
Pengantar
Spesies sensitif adalah species yang hanya dapat bertahan hidup dalam kisaran kondisi lingkungan yang sempit. Toleransinya terhadap senyawa atau faktor lingkungan lainnya sedemikian sempit sehingga perubahan konsentrasi senyawa atau kondisi lingkungan fisik yang kecil bisa mengakibatkan kematian. Hilangnya species sensitif dari suatu daerah merupakan indikasi adanya pencemaran senyawa beracun atau terjadinya perubahan lingkungan yang melampaui batas toleran jenis tersebut untuk bertahan hidup.
Focal Species adalah spesies hewan dan tumbuhan yang menyediakan fungsi ekologis yang esensial, atau sebagai penanda kondisi habitat yang esensial. Focal species perlu dikaitkan pada habitat atau tipe ekosistem tertentu dan juga pada perubahan habitat dan ekosistem tersebut.
Keystone Species adalah organisme membantu mendefinisikan seluruh ekosistem. Keystone species memiliki efek besar terhadap lingkungan alamnya dibandingkan dengan proporsi kelimpahannya; spesies yang keberadaannya merupakan kunci untuk menjaga keanekaragaman hayati.
Key species: Setiap spesies yang ditetapkan oleh IUCN Red List of Threatened Species sebagai Sangat Terancam Punah, Terancam Punah, Rentan atau Hampir Terancam, dan/atau dilindungi peraturan perundangan negara; Setiap spesies yang terdaftar pada Apendiks I atau II Konvensi Perdagangan Internasional Spesies Terancam Punah (CITES); Setiap spesies yang menjadi perhatian termasuk keystone species, spesies indikator, dan predator alami. Spesies yang mungkin tidak terdaftar oleh IUCN tetapi memainkan peran fungsional penting dalam ekosistem; Spesies yang penting dalam konteks lokal tetapi mungkin tidak memiliki perlindungan hukum; Spesies Kunci juga bertindak sebagai Umbrella Species.