DEMI MENINGKATKAN UMKM MAHASISWA UNIVERSITAS DIAN NUSANTARA DIREKTORAT INOVASI DAN PENGEMBANGAN USAHA JALIN KERJASAMA dengan PT. ePAC FLEXIBLES INDONESIA
Jumat, 10 Mei 2024, Direktorat inovasi dan pengembangan usaha Universitas Dian Nusantara kali ini mendapat kesempatan untuk berkunjung ke pabrik kemasan PT. ePAC FLEXIBLES INDONESIA guna mengedukasi para mahasiswa UNDIRA dalam mata pelajaran kewirausahaan, yang nantinya akan dipamerkan di BSI EXPO INTERNATIONAL 2024.
Dihadiri oleh Wakil Rektor II Universitas Dian Nusantara Bapak Dwi Sapto Febriantaka M.A, Direktur Inovasi dan Pengembangan Usaha Bapak Eriklex Donald M.M, serta KaBiro MKCU yaitu Bapak Lutfi Alhazami S.E M.M dan Ibu. Desi Ramayanti, S.Kom.,MT. Dekan FTI, serta para Dosen Kewirausahaan, serta beberapa Mahasiswa yang mewakili pada mata pelajaran Kewirausahaan 2.
Dipimpin oleh Bapak Ijo Wira yang menjadi General Manager pada PT. ePAC FLEXIBLES INDONESIA sekaligus menjadi pembicara serta pendorong bagi para mahasiswa bahwa para mahasiswa perlu sekali memikirkan ide bisnis yang menarik, unik dan menjadi hal yang berbeda seperti dijual di pasaran.Konsep yang berbeda ketika seseorang menjual produk yang sama namun karena kemasan yang berbeda menjadi salah satu nilai plus bagi seorang pengusaha.
Lalu Bapak Ijo Wira juga memberikan keunggulan dari ePAC yaitu Waktu Produksi kemasan yang akan dikirim 10-15 hari kerja lalu 10 hari kerja untuk rollstock dan 15 hari kerja untuk bag setelah persetujuan design,ePAC juga menerapkan hal yang Ekonomis tanpa biaya plat/silinder waste yang singkat dan seminimal mungkin,Ada pula cetak custom dengan variable data + graphics, dan ePAC juga memiliki konsep ramah lingkungan pada pembuatan kemasan.Selain itu ePAC juga memiliki bahan bahan premium yang digunakan untuk mengemas dan menjaga produk-produk yang ada sehingga produk bisa terjaga maksimal dan sesuai tanggal berlaku produk tersebut bertahan.
Setelah berbincang bincang mengenai ePAC para Pimpinan, Dosen, dan Mahasiswa juga mendapat kesempatan untuk melihat proses produksi yang dikerjakan oleh mesin mesin modern dan para mahasiswa bisa menganalisa proses pembuatan yang sedang berlangsung, ada beberapa protokol wajib sebelum masuk kedalam proses produksi yaitu untuk menjaga kemasan dari bakteri ataupun virus dan kuman, setiap prosesnya juga tidak boleh direkam atau diabadikan karena ada beberapa produk yang belum rilis dan perlu dijaga kerahasiaannya sampai produk tersebut sudah terbit.
Para mahasiswa juga membawa contoh produk yang akan dijual, lalu diberikan masukan masukan positif oleh Bapak Ijo Wira mengenai kemasan dan produk apa yang menjadi daya tarik konsumen.