Di dalam sistem AC pendingin ini terdapat refrigerant yang berfungsi sebagai zat pendingin yang digunakan untuk menyerap panas. Jika sistem AC pendingin ini digunakan secara terus menerus dalam jangka waktu yang lama, refrigerant, akan menjadi jenuh yang dapat mengurangi kinerja sistem AC. Karena itu, refrigerant harus diganti secara berkala sesuai dengan petunjuk yang tercantum dalam buku manual kendaraan tersebut. Proses pengisian dan pengosongan refrigerant di dalam sistem AC harus dilakukan dengan benar. Proses perawatan ac mobil dapat dilakukan secara manual dan menggunakan mesin 3R.
Untuk proses Manual, beberapa alat diperlukan yaitu:
Manifold gauge adalah suatu alat yang berfungsi untuk mengukur tekanan dan juga suhu operasi dari suatu sistem refrigerasi/ pendingin. Satuan tekanan yang tertera pada manifold gauge umumnya adalah Psi dan Bar. Manifold gauge umumnya terdiri dari dua buah meter tekan. Meter yang sebelah kiri berwarna biru (meter tekanan rendah) yang disebut Compound Gauge dan meter yang disebelah kanan berwarna merah (meter tekanan tinggi) yang disebut Pressure Gauge.
Pompa Vakum (Vacuum Pump) adalah sebuah alat untuk mengeluarkan molekul-molekul gas dan uap air dari dalam sebuah ruangan tertutup untuk mencapai tekanan vakum. Alat ini berfungsi untuk untuk menghilangkan atau menghisap sisa-sisa uap air yang tertinggal atau terjebak dalam sistem AC mobil.
Leak detector adalah alat yang digunakan untuk mendeteksi adanya kebocoran refrigerant pada sistem pendingin
Langkah langkah pemeliharaan refrigerant ac mobil
1) Pengecekan Jumlah Refrigerant
Hubungkan pengukur manifold gauge.
Hubungkan selang hanya pada sisi kanan dan kiri saja. Hindari pemasangan pada bagian tengah manometer.
Hubungkan satu ujung slang pengisian ke pengukur manifold gauge dan ujung yang satu lagi ke katup servis yang ada pada kendaraan pada sisi kendaraan.
a. Slang biru → Sisi tekanan rendah
b. Slang merah → Sisi tekanan tinggi
c. Untuk mengencangkan persambungan harus menggunakan tangan
d. Selang tidak dapat dipertukarkan satu sama lain pada sisi yang berlawanan karena ukuran persambungan berbeda-beda
e. Penyambungan selang ke katup servis pada kendaraan pastikan sampai berbunyi klik.
Hidupkan mesin sampai putaran 1500-2000 RPM. AC dalam kondisi On dan blower putaran H. Kemudian periksa tekanan yang ditunjukan pada manifold gauge.
Tekanan spesifikasi:
Sisi tekanan rendah :0.15-0.25 Mpa(1.5-2.5 kgf/cm2, 21 36 psi)
Sisi tekanan tinggi :1.37-1.57 Mpa(116 kgf/cm2, 199-228 psi)
Penunjukan tekanan pada pengukur manifold gauge dapat dipengaruhi temperature udara luar sehingga memberikan hasil yang sedikit berbeda.
Periksa refrigerant dengan mengamati aliran refrigerant pada sight glass receiver dryer.
Matikan mesin
2) Pengurasan refrigerant
Pastikan kendaraan dalam kondisi mati
Pastikan alat manifold gauge dalam keadaan tertutup rapat
Hubungkan selang ke masing masing katup servis kendaraan yaitu selang merah ke tekanan tinggi dan selang biru ke tekanan rendah.
Siapkan baskom yang berisi air,celupkan selang manifold gauge warna kuning kedalam air.
Buka perlahan katup pada manifold gauge tekanan rendah dan tinggi .
Tunggu beberapa saat sampai tekanan pada manifold gauge mendekati 0.
Tutup rapat katup manifold gauge.
3) Pemvakuman
Setelah proses pengurasan, selanjunya yaitu dengan cara:
Siapkan vacum pump Pasang selang warna kuning pada mesin vakum
Nyalakan pompa vakum Buka katup tekanan rendah dan tekanan tinggi manifold gauge.
Tunggu sampai tekanan di dalam sistem AC benar-benar vakum (kevakuman dapat ditunjukkan ketika jarum pada manifold gauge tekanan rendah menunjuk pada tekanan -30 Psi atau -76 kg/cm2).
Tutup katup tekanan rendah dan tinggi pada manifold gauge.
Matikan alat vakum .
Tunggu 5 menit sampai dipastikan tidak ada kebocoran pada system AC dengan ditandai manifold gauge tekanan tidak berubah.
4) Pengisian oli kompresor
Tuangkan oli kompresor ke wadah sesuai jumlah dan spesifikasi kendaraan.
Lepas selang biru yang masuk ke manifold gauge dan biarkan terhubung dengan katup servis .
Masukkan selang biru ke wadah oli kompresor .
Nyalakan vacum.
Buka perlahan katup tekanan tinggi sampai oli pada wadah terhisap habis lalu tutup katup tekanan tinggi.
Matikan vacuum.
Pasang kembali selang biru ke manifold gauge.
5) Pengisian refrigerant
Lepas selang kuning dari pompa vakum dan pasang pada tabung refrigerant
Buka keran pada tabung refrigerant agar refrigerant dapat keluar.
Mengendorkan mur selang kuning yang menuju ke manifold gauge sesaat, untuk menekan keluar udara yang ada di dalam selang kuning, setelah itu kencangkan kembali mur.
Buka katup tekanan rendah manifold gauge.
Hidupkan mesin, kemudian nyalakan AC pada kecepatan maksimum.
Lihat sight glass (kaca penglihat) untuk menentukan apakah refrigerant telah penuh atau belum di dalam sistem AC.
Jika refrigerant sudah terisi sesuai spesifikasinya maka tutup katup tekanan rendah manifold gauge.
Tutup keran pada tabung refrigerant.
Matikan AC dan mesin mobil.
6) Pengecekan kebocoran sistem AC
Lakukan pengecekkan apakah terjadi kebocoran refrigerant di dalam sistem AC atau tidak dengan leak detector.
Nyalakan leak detector dan dekatkan ujung detector pada sambungan atau jalur lewatnya refrigerant pada sistem AC.
Jika terjadi kebocoran refrigerant maka leak detector akan berbunyi dengan frekuensi yang cepat.
lakukan perbaikan,
Jika tidak terjadi maka pengosongan dan pengisian refrigerant telah selesai.
Mesin 3R refrigerant merupakan mesin yang digunakan untuk proses mengisap refrigerant (ricovery), mendaur ulang refrigerant (recycling), dan mengisi kembali (recharging) setelah refrigerant dikeluarkan dari sistem AC mobil. Pengeluaran refrigerant dilakukan karena berbagai hal, di antaranya saat dilakukan perbaikan, perawatan, dan berkurangnya kualitas refrigerant akibat terkontaminasi minyak pelumas ketika bersikulasi dalam sistem AC. Proses kerja di dalam mesin 3R adalah proses daur ulang refrigerant, sehingga dapat digunakan kembali dengan kualitas yang baik. Proses kerja mesin 3R dapat dijelaskan sebagai berikut.
Recovery Merupakan proses pemindahan refrigerant dalam bentuk uap, cair atau bercampur dengan zat-zat lain pada sistem AC di mobil untuk disimpan pada alat 3R. proses ini sama seperti kegiatan pengosongan dan pemvakuman didalam perawatan manual.
Recycling Merupakan proses pengurangan zat-zat kontaminan refrigerant setelah digunakan pada sistem AC. Pada proses ini dilakukan pemisahan minyak pelumas, menghilangkan dan mengurangi kelembaban, keasaman, dan partikel lain dari refrigerant.
Recharging Merupan proses pengisian refrigerant kembali ke sistem AC mobil setelah proses recovery dan recycling dilakukan.
Pengoperasian mesin 3R pada setiap tipe dan merek memang berbeda. Sebaiknya baca buku petunjuk pengoperasian yang dikeluarkan oleh produsen mesin 3R sebelum mengoperasikannya. Di bawah ini dijabarkan secara singkat cara pengoperasian mesin 3R mengunakan tipe Launch value 500 dibawah.
Sebelum melakukan praktikum sistem AC, Langkah pertama adalah menyiapkan alat dan bahan praktik, yaitu: mesin 3R, kunci L set, stop kontak, dan tabung gas refrigerant.
Langkah Mengisi Refrigerant Pada Mesin 3R :
Mengendorkan baut L pengunci gas refrigerant di belakang mesin 3R dengan memutar baut pengunci sebelah kanan sebanyak 4 kali kemudian baut sebelah kiri sebanyak 4 kali lalu ditambah lagi 6 dari baut sebelah kanan dan dari kiri sehingga total 10 putaran kanan dan 10 putaran kiri
Setelah selesai mengendorkan, sambungkan alat ke stop kontak selanjutnya menekan tombol power switch (alat harus terhubung dahulu dengan stop kontak) dan akan muncul tampilan menu pada display mesin 3R
Sebelum melakukan pengisian refrigerant pada kendaraan mengecek terlebih dahulu refrigerant yang ada pada mesin 3R dengan mengklik about system dan menekan lagi bagian tank refilling untuk mengecek sekaligus menambahkah refrigerant pada mesin 3R.
Jika refrigerant pada mesin 3R kurang maka dilakukan pengisian dengan cara melepas selang Low Pressure/biru lalu melepaskan konektornya kemudian memasangkan ke tabung refrigerant dan memutar pengunci tabung refrigerant sampai terbuka penuh.
Kemudian memilih berapa banyak refrigerant yang mau kita masukkan ke mesin 3R dengan menekan (+) untuk menambahkan dan (-) untuk mengurangi (sebagai contoh: 0,50) dan tekan “RUN” lalu menunggu hingga terdengar bunyi pada mesin.
Setelah selesai melakukan pengisian, memutar pengunci refrigerant hingga tertutup penuh lalu menekan “EXIT”, kemudian melepaskan selang biru pada tabung refrigerant dan memasang pada konektor Low Pressure/biru kembali dan mesin 3R siap digunakan karena refrigerant yang ada di mesin 3R sudah bertambah.
Langkah Pengurasan Dan Pengisian Refrigerant Pada Mobil
Membuka ruang mesin/kap mesin kendaraan dan membuka kedua penutup pipa pengisian AC mobil HP dan LP, kemudian memasangkan konektor selang alat pengisi AC HP dan LP dengan cara menahan pipa agar tidak patah lalu mengecek konektor dengan cara menarik apakah lepas atau tidak, setelah itu memutar konektor ke arah open secara penuh.
Kemudian melihat indikator HP & LP Pada Mesin 3R jika naik, pemasangan sudah benar, dan lanjutkan dengan pengisian refrigerant dengan melihat display pada menu. Lalu memilih terlebih dahulu bagian “RECOVERY” untuk melakukan pengurasan refrigerant pada kendaraan dengan cara menekan “RUN” dan menunggu kurang lebih pengurasan memakan waktu (3 menit) dan indikator HP & LP akan turun di angka 0, setelah selesai tekan exit untuk menuju Langkah berikutnya.
Proses pembuangan oli kompresor dengan cara membuka saluran tabung oli, oli otomatis akan mengalir ke tabung penyimpanan oli bekas. tunggu beberapa saat sampai oli kompresor berhenti megalir ke tabung penyimpanan oli bekas.
Lalu memilih menu “VACUM” pada display dan atur waktu vacuum, semakin besar kapasitas refrigerant maka waktu yang diperlukan cukup lama (contoh waktu vakum: 1 menit) dan menekan “RUN” untuk menjalankan, kemudian menunggu serta memperhatikan indicator HP dan LP ketika melakukan kevakuman maka jarum akan berada di bawah angka nol (0) atau min (-) maka pipa tidak ada kebocoran. Setelah selesai tekan menekan “SKIP” untuk melewati atau “EXIT” dan diarahkan menuju pengisian oli refrigerant dikarenakan tidak mengisi oli refrigerant maka menekan “EXIT”.
Proses pengisian oli baru dengan cara mengisi tabung refill oli baru sesuai takaran pada manual book kedaraan, tekan "OIL INJECTOR" dan tunggu pada tabung oli baru habis.
Kemudian kembali ke menu awal dan menekan “REFILL” dan melihat petunjuk pada kendaraan bahwa tertera kapasitas refrigerant 0,40, lalu menekan “ENTER” untuk mengisi refrigerant pada kendaraan kemudian terdapat 2 pilihan yaitu refrigerant yang ada di tangki atau yang ada di alat, pilih refrigerant yang ada pada alat lalu menekan “OK” dan tahan sampai kapasitas yang di tentukan (0,40) karena refrigerant masih berada di dalam selang sambil melihat indikator pada HP & LP, setelah pengisian sudah selesai tekan “EXIT”.
setelah menekan “EXIT” maka akan diarahkan menuju tahap “RECYCLING” ditahap ini bertujuan untuk menyedot sisa-sisa refrigerant yang ada pada selang, lalu memutar konektor HP dan LP yang berada pada kendaraan yang tadi nya dibuka full sekarang di putar close hingga full.
Kemudian menekan “RUN” dan menunggu hingga waktu yang diperlukan dan memperhatikan jarum indicator tekanan menurun itu menandakan bahwa refrigerant sudah terhisap ke dalam alat, dan setelah selesai melepas konektor HP dan LP yang ada pada mobil dan memasang tutupnya Kembali.
Setelah selesai menekan “POWER SWITCH” untuk mematikan alat, cabut stopkontak kemudian putar kembali baut yang ada dibelakang mesin 3R refrigerant yang di kendorkan hingga kencang kembali sesuai dengan instruksi awal.