1. Dasar Teori Sistem AC
Pada saat kita sehabis berenang saat kondisi panas disiang hari, air yang menempel pada badan akan menyerap panas tubuh dan menguap. Itu sebabnya tubuh kita merasa dingin dan segar. Dengan cara yang sama jika kita mengoleskan alkohol pada tubuh, kita juga merasa dingin pada bagian yang disentuh alkohol karena alkohol dengan cepat menyerap panas tubuh.
Contoh selanjutnya yaitu dengan melakukan eksperimen perbandingan dengan cara menyiapkan 3 wadah yang masing masing diisi Air, Bensin, Alkohol. kemudian kita celupkan jari kita ke masing masing wadah tersebut, maka jari kita akan terasa dingin dimana rasa dinginya berbeda. rasa dingin tersebut terjadi akibat adanya penguapan zat cair yang menempel pada jari kita yaitu antara Air, Bensin, dan Alkohol dimana alkohol mempunyai tingkat penguapan paling cepat sehingga rasa paling dingin terjadi pada jari tangan yang dicelupkan pada alkohol. Jadi benda yang berada disekitar zat yang sedang menguap akan kehilangan panasnya (karena diserap) sehingga benda tersebut akan menjadi dingin. Hal ini akan berlaku pula pada media pendingin yang digunakan pada mesin mesin pendingin.
2. Pengertian Dan Fungsi AC
Sistem AC mobil adalah rangkaian komponen yang dibuat dengan tujuan untuk mengatur suhu dan kelembaban di dalam kabin mobil. Sistem AC mobil tidak selalu mendinginkan kabin, namun ada juga yang memanaskan suhu kabin. Pada sistem AC pendingin (cooler) digunakan untuk mengkondisikan suhu udara agar terasa dingin dan sejuk. Kelembaban dikurangi atau ditambah demi kenyamanan. Selain itu sistem pengkondisian udara juga mengontrol sirkulasi udara, memurnikan udara (air purifier), menghilangkan gangguan semacam pembekuan dan pengembunan di permukaan kaca.
Secara umum sistem Air Conditioner (AC) adalah peralatan yang berfungsi untuk:
mengontrol temperatur ruang kabin
mengontrol sirkulasi udara ruang kabin
mengontrol kelembaban udara ruang kabin
memurnikan udara dalam ruang kabin
sedangkan secara spesifik fungsi sistem AC adalah :
memberikan udara sejuk kedalam kabin kendaraan
menghindarkan udara kotor masuk kealam kabin kendaraan
menghilangkan dengan cepat kondensasi pada kaca mobil waktu hujan.
3. Pengertian dan Fungsi Freon AC Mobil
Pada sistem AC, untuk menghasilkan kondisi yang sama diperlukan suatu zat yang memiliki kemampuan mudah menguap dan mencair. Zat ini disebut refrigeran. Jadi refrigeran menyerap panas untuk menghasilkan penguapan dan melepas panas untuk menghasilkan pencairan. Refrigeran yang dipakai saat ini adalah HFC-134a (Hydofluorocarbon-134a/ R134a). Agar refrigeran dapat bekerja sesuai yang diharapkan maka ada persyaratan yang harus dipenuhi yaitu: mudah menguap dan mudah mencair, aman, stabil secara scientific dan kualitas tidak berubah. Refrigeran tersebut berubah titik didih dan fasanya tergantung dari tekanan dan temperatur refrigeran tersebut. Pada tekanan rendah, R134a menguap menjadi gas pada temperatur rendah tetapi pada tekanan tinggi, refrigeran tetap kondisi cair meskipun temperatur tinggi (kurang dari 100 derajat celcius) tanpa terjadi penguapan.