Program Live In
Program Live In AR-DEWI Segajih Hargotirto menawarkan pengalaman unik bagi wisatawan untuk tinggal bersama masyarakat desa dan merasakan kehidupan pedesaan secara langsung. Selama mengikuti program ini, peserta tidak hanya menjadi pengamat, tetapi turut serta dalam aktivitas harian warga, mulai dari bertani, memasak kuliner tradisional, hingga mengikuti workshop seni seperti membatik, menabuh gamelan, atau menari. Melalui teknologi Augmented Reality, setiap perjalanan wisata dilengkapi dengan visualisasi interaktif yang memperkenalkan sejarah, budaya, dan kearifan lokal Desa Segajih secara menarik.
Program ini tersedia dalam berbagai pilihan durasi, mulai dari satu hari, tiga hari, hingga satu minggu, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan wisatawan, baik untuk kunjungan singkat maupun pengalaman mendalam. Selama live in, peserta akan menginap di homestay rumah warga, menikmati hidangan khas yang dimasak bersama tuan rumah, dan berinteraksi langsung dalam suasana kekeluargaan yang hangat. Setiap kegiatan dirancang untuk menanamkan nilai-nilai Kejogjaan — Nyawiji (menyatu dengan masyarakat dan alam), Greget (semangat berkarya), Sengguh (percaya diri yang rendah hati), dan Ora Mingkuh (pantang menyerah menjaga budaya). Dengan perpaduan teknologi modern dan kearifan lokal, Program Live In AR-DEWI memberikan pengalaman wisata yang bukan hanya menyenangkan, tetapi juga mendidik dan membekas di hati peserta.
Paket Edukasi
Paket Edukasi AR-DEWI Segajih Hargotirto dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna melalui perpaduan antara kearifan lokal dan teknologi Augmented Reality. Dalam paket ini, peserta diajak mengenal lebih dekat kekayaan budaya, sejarah, dan potensi alam Desa Segajih melalui kegiatan interaktif seperti workshop membatik, latihan menabuh gamelan, tari tradisional, pembuatan kerajinan tangan, hingga kelas kuliner khas Jogja. Selain itu, peserta juga dapat mempelajari teknik pertanian dan perkebunan secara langsung dari petani setempat, mengunjungi spot wisata alam, serta memanfaatkan aplikasi AR-DEWI untuk mengakses informasi 3D, animasi, dan penjelasan edukatif di setiap lokasi.
Paket edukasi ini dapat diikuti oleh pelajar, mahasiswa, komunitas, maupun wisatawan umum, dengan pilihan durasi fleksibel sesuai kebutuhan. Setiap kegiatan dikemas untuk menanamkan nilai-nilai Kejogjaan seperti Nyawiji yang mengajarkan kebersamaan, Greget yang menumbuhkan semangat belajar, Sengguh yang menanamkan rasa percaya diri yang rendah hati, dan Ora Mingkuh yang menguatkan komitmen melestarikan budaya. Dengan mengikuti Paket Edukasi AR-DEWI, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru, tetapi juga merasakan pengalaman otentik yang menggabungkan dunia nyata dan teknologi secara harmonis.
Kalender Kegiatan
Setiap tahun, AR-DEWI Segajih Hargotirto menghadirkan rangkaian kegiatan edukatif dan budaya yang terintegrasi dengan teknologi Augmented Reality serta konsep Live In & Education. Awal tahun dibuka dengan Live In Edukasi Musim Tanam pada bulan Januari, di mana peserta belajar menanam padi dan sayuran dengan panduan AR tentang proses pertanian. Februari diisi dengan Workshop Batik dan Kerajinan, memberikan pengalaman membatik dan membuat kerajinan bambu sambil mempelajari filosofi motif melalui AR. Bulan Maret menghadirkan Kelas Gamelan dan Tari Tradisional, diikuti April dengan Jelajah Alam dan Spot AR Edukasi untuk mengenal flora-fauna lokal.
Mei menjadi waktu Festival Kuliner Tradisional, mengajak peserta memasak bersama warga dengan resep digital dari aplikasi AR-DEWI, sementara Juni diwarnai Live In Edukasi Panen Raya untuk merasakan langsung proses panen padi, sayur, dan kopi. Juli memperkenalkan Kelas Bahasa dan Filsafat Jawa untuk memahami kearifan lokal, lalu Agustus dipenuhi semangat kemerdekaan melalui Pentas Seni Warga yang diperkaya efek visual AR. September menjadi bulan Workshop Anyaman dan Pertukangan Kayu, disusul Oktober dengan Wisata Edukasi Sejarah dan Legenda Lokal yang dihidupkan melalui cerita AR 3D. Menjelang akhir tahun, November menghadirkan Festival Greget Budaya sebagai ajang kreatif masyarakat, dan Desember ditutup dengan Malam Keakraban Nyawiji, yaitu api unggun, pentas seni, dan refleksi tahunan bersama warga dan wisatawan.
From Pendaftaran