Pertemuan Ke 2
KELAS XI SEMESTER GANJIL
KELAS XI SEMESTER GANJIL
Sekilas Cerita:
Kode php sebenarnya tidak perlu dihafal hanya saja perlu kita biasakan (dalam artian kita harus sering-sering melakukan praktek), zaman sekarang sudah tidak ada alasan untuk tidak mempelajari karena tidak punya ini itu. semua bisa dilakukan jika kita minimal mempunyai internet dan juga smartPhone. seperti video ini
Menjalankan server PHP
Menjalankan server php sangatlah penting karena jika tidak program yang kita tidak akan bisa dijalankan. Untuk menjalankan bisa menggunakan aplikasi xampp atau server php. Penjelasan sebagai berikut:
Menjalankan menggunakan XAMPP: Kita bisa menjalankan server php dan server MySQL (database).
Menjalankan menggunakan server php: kita hanya bisa menjalankan server php saja untuk menjalankan server MySQL kita harus install server MySQL sendiri.
Server MySQL untuk saat ini tidak digunakan, tetapi biar kita lebih mudah. Mulai dari sekarang kita siapkan, maka dari itu kita memerlukan aplikasi XAMPP dengan versi sesuai pada bab Satu. Lokasi file .exe pada xampp di C:\xampp\xampp control panel.exe Silahkan kalian jalankan aplikasi tersebut, akan tampil seperti ini:
aplikasi xampp
Membuat Project PHP (membuat folder)
Project merupakan sebuah tempat/folder dimana didalamnya terdapat folder dan file yang mempengaruhi jalannya project tersebut. Untuk Project php kita harus meletakkan di lokasi C:\xampp\htdocs\namaProject seperti gambar berikut.
isi folder htdocs
Tampilan gambar dibawah ini menampilkan file atau folder yang terdapat di folder phpDasar, berhubung kita belum menambahkan file dan folder maka tampilan masih kosong.
hasil pada browser
Menampilkan data dibrowser
buatlah file baru dengan nama index.php di Project phpDasar, untuk menampilkan data pada php agar bisa dilihat oleh browser dengan perintah seperti ini:
echo / print
menampilkan data yang bernilai string atau integer
<?php
// garis miring 2kali merupakan sebuah komentar pada 1 baris. komentar tidak akan dibaca sebagai kode php.
// dibawah ini kode menampilkan hello smk ti.
echo "Hello SMK TI <br>";
// menampilkan nilai integer yaitu 1
echo 1;
?>
setelah menuliskan kode diatas silahkan kalian jalankan file tersebut, hasilnya seperti ini
hasil pada browser
dengan url http://localhost/phpDasar/ file dengan nama index akan pertama kali dijalankan oleh browser. bisa juga menjalankan seperti gambar dibawah ini, dengan mencantumkan nama filenya seperti http://localhost/phpDasar/index.php
hasil pada browser
print_r
Sama seperti statement sebelumnya, print_r ini digunakan untuk mencetak output ke browser, namun bedanya, print_r ini ditujukan untuk mencetak nilai variabel dengan format yang lebih mudah dibaca.
print_r ini benar-benar merupakan fungsi sehingga kita harus menuliskannya menggunakan tanda kurung print_r()
Note: print_r ini hanya digunakan untuk debug program, biasanya digunakan untuk menetak / mengetahui isi dari array maupun objek (class). Pada Objek, print_r akan mencetak properti protected dan private, tetapi tidak untuk properti static
Output dari print_r dapat langsung dicetak ke variabel atau disimpan ke variabel tertentu. Untuk menyimpan ke dalam variabel, kita perlu menambahkan argumen ke dua dengan nilai true, misal: print_r($argumen1, true)
Contoh penggunaan print_r
<?php
$nama = 'Agus';
print_r($nama); // Agus
$siswa = array('Alfa', 'Beta', 'Charlie');
echo '<pre>';
print_r($siswa);
echo '</pre>';
/** Hasil
Array
(
[0] => Alfa
[1] => Beta
[2] => Charlie
)
*/
// Menyimpan hasil print_r ke variabel
$siswa = array(
'nama' => array('Alfa', 'Beta', 'Charlie'),
'jurusan' => 'Informatika',
'semester' => array(1, 3)
);
$result = print_r($siswa, true);
echo '<pre>';
print_r($result);
echo '</pre>';
/** Hasil
Array
(
[nama] => Array
(
[0] => Alfa
[1] => Beta
[2] => Charlie
)
[jurusan] => Informatika
[semester] => Array
(
[0] => 1
[1] => 3
)
) */
?>
HTML <pre> element digunakan untuk merepresentasikan sebuah blok teks preformat (preformatted text). Teks yang ditulis didalam <pre> elemen memiliki struktur berdasarkan ketetapan tifografi, artinya teks ditulis apa adanya sesuai format yang ditulis didalam file (dokumen HTML)
var_dump
Sama seperti yang lain, fungsi var_dump digunakan untuk mencetak output ke browser, lebih tepatnya mengetahui informasi pada suatu nilai variabel.
var_dump merupakan fungsi, sehingga dalam penulisannya, kita harus menggunakan tanda kurung.
Note: sama seperti print_r, var_dump ini digunakan hanya untuk proses debugging, dimana kita ingin mengetahui struktur informasi (nilai dan tipe data) dari suatu variabel
Tidak seperti print_r, pada var_dump, kita tidak dapat secara langsung menyimpan output dari var_dump, melaikan harus menggunakan cara lain seperti menggunakan output buffering.
Contoh penggunaan var_dump
<?php
$nama = 'Agus';
var_dump($nama); // Hasil: string(4) "Agus"
$siswa = array(
'nama' => array('Alfa', 'Beta', 'Charlie'),
'jurusan' => 'Informatika',
'semester' => 1,
1 => 'Jakarta',
2 => 'Surabaya'
);
echo '<pre>';
var_dump($siswa);
echo '</pre>';
/** Hasil
array(5) {
["nama"]=>
array(3) {
[0]=>
string(4) "Alfa"
[1]=>
string(4) "Beta"
[2]=>
string(7) "Charlie"
}
["jurusan"]=>
string(11) "Informatika"
["semester"]=>
int(1)
[1]=>
string(7) "Jakarta"
[2]=>
string(8) "Surabaya"
} */
?>
Varibel
Ketika menulis sebuah program, kita memberi tahu komputer cara memproses informasi seperti mencetak teks ke layar atau melakukan operasi perhitungan. Untuk lebih mudah dalam penggunaan dan pemanggilan data, kita bisa memanfaatkan variabel. Variabel umumnya digunakan untuk menyimpan informasi atau nilai yang akan dikelola dalam sebuah program, nilai bisa berupa seperti: string, integer, array, boolean.
Sekarang bagaimana caranya membuat sebuah variabel dalam php? Cukup mudah. Ketikkan keyword $ yang diikuti dengan nama variabelnya.
<?php
$variabelDenganNilaiString = "Nilai Variabel";
$variabelDenganNilaiInteger = 1;
$variabelDenganNilaiArray = [];
$variabelDenganNilaiBoolean = true;
$variabel_php = "menggunakan $namaVariabel";
?>
Kode untuk mendeklarasikan variabel seperti di atas juga dikenal dengan declaration statement.
Selanjutnya, Anda bisa mengisi nilai variabel di atas menggunakan tanda sama dengan (=)
Berikut beberapa aturan dalam penamaan variabel yang perlu Anda ketahui:
Harus dimulai dengan huruf atau underscore (_).
Dapat terdiri dari huruf, angka, dan underscore (_) dengan berbagai kombinasi.
Tidak boleh mengandung spasi (whitespace). Jika penamaan variabel lebih dari dua kata, tuliskan secara camelCase. Contoh firstName, lastName, catName, dll.
Tidak boleh mengandung karakter spesial (! . , / \ + * = dll.)
Tipe Data
Pada materi sebelumnya kita telah belajar tentang variabel untuk menyimpan nilai.
Nilai yang kita tetapkan pada variabel pasti memiliki tipe data.
Tipe data merupakan pengklasifikasian data berdasarkan jenisnya.
Pada php terdapat beberapa tipe data sebagai berikut:
String.
Tipe data string adalah tipe data yang berbentuk text dan untuk cara penulisan tipe data string di letakkan di tengah-tengah tanda petik. di awali dengan tanda petik dan di akhiri dengan tanda petik juga. Berikut ini adalah contoh penulisan tipe data string di PHP.
<?php
$tes = "Usia Saya Sekarang 23 Tahun";
// variabel tes di atas merupakan tipe data string karena berisi text atau kalimat.
?>
Integer
Tipe data integer adalah tipe data yang berbentuk angka yang berbentuk bilangan asli atau bilangan bulat. Seperti yang saya jelaskan sebelumnya pada tipe data string, untuk penulisan tipe data integer tidak perlu menambahkan tanda petik, karena akan dibaca sebagai string jika Anda menambahkan tanda petik pada tipe data integer. Berikut ini adalah contoh penulisan tipe data integer pada PHP.
<?php
$bilangan_pertama = 12;
$bilangan_kedua = 78;
//Kedua variabel di atas merupakan variabel yang bertipe data integer.
?>
Float
Tipe data float atau di sebut juga tipe data double adalah tipe data yang berisi bilangan desimal. Cara penulisannya hampir sama dengan tipe data integer karena tidak memerlukan tanda petik di awal dan di akhir isi variabel float. Berikut ini adalah contoh penulisan variabel yang bertipe data float pada PHP.
<?php
$angka = 12.177;
//variabel di atas adalah variabel yang bertipe data float karena berisi bilangan desimal.
?>
Boolean
Tipe data boolean adalah tipe data yang hanya memiliki dua buah value atau isi. yaitu true dan false, atau 0 dan 1. True yang di sebut dengan 1 dan false di sebut 0. Tipe data boolean sering di gunakan untuk memeriksa ketersediaan atau memeriksa nilai kebenaran pada sebuah data. Berikut ini adalah cara penulisan variabel yang bertipe data boolean.
<?php
$x = true;
$y = false;
echo $x; //Hasil: 1
echo "<br>";
echo $y; //Tidak ada hasil yang ditampilkan
?>
Pada contoh kode diatas pada baris nomor 2 terdapat variabel $x dengan nilai true, dan pada baris nomor 3 terdapat variabel $y dengan nilai false. Variabel $x dan $y itulah disebut variabel yang memiliki tipe data boolean.
Apabila kedua variabel itu dipaksa untuk ditampilkan dengan perintah echo maka variabel $x yang memiliki nilai true akan menampilkan angka 1, dan variabel $y yang memiliki nilai false tidak menampilkan apa-apa. Biasanya tipe data boolean ini digunakan untuk menguji apakah button login sudah di set/di-klik yang akan kita pelajari lebih jauh kelak pada series login dan register pada PHP.
Array
Array adalah sebuah tipe data yang menyimpan banyak isi di dalam sebuah variabel. Array seperti sebuah tas yang di dalamnya bisa saja berisi pulpen, buku, penggaris dan lainnya. Isi dari pada variabel array di tandai dengan masing-masing angka yang sudah di terapkan menurut urutannya. Berikut adalah contoh penulisan variabel yang bertipe data array. Pada series selanjutnya kita akan membahas lebih dalam jenis-jenis array berserta cara penggunaannya pada PHP.
<?php
// membuat array
$tas = array('Pulpen', 'Buku Tulis', 'Penggaris');
// menampilkan isi array
echo $tas[0] . "<br>";
echo $tas[1] . "<br>";
echo $tas[2] . "<br>";
?>
Untuk menggunakan tipe data array bisa menggunakan fungsi array() atau dengan karakter [] seperti $variabel = [];. Kemudian diisi dan di pisahkan dengan tanda koma pada tiap-tiap isi variabel. Pada contoh variabel array tas di atas terdapat pulpen, buku tulis dan penggaris. Dimana pulpen berada pada urutan/index 0, buku tulis berada pada urutan/index 1, dan penggaris berada pada urutan/index 2. Angka yang diberikan pada tiap-tiap isi array di mulai dari 0 dan bertambah 1 (++) sesuai urutan.
Object
Penggunaan tipe data object ini sering digunakan dalam konsep Object Oriented Programming (OOP). Contoh nyatanya seperti pada gambar ilustrasi class dan object diatas. Dimana sebuah object (dalam hal ini rumah secara fisik) terbentuk dari proses instansiasi sebuah class(dalam hal ini blueprint/rancangan bangunan). Untuk pemahaman lebih lanjut tentang konsep Object dapat dipelajari pada series PHP khusus yang akan membahas OOP pada PHP.
Apa itu tipe data object?
Tipe data object adalah tipe data yang tidak sekedar menyimpan data tetapi berisikan juga informasi bagaimana untuk mengolah data tersebut. Maksudnya, pada tipe data data lain seperti : integer, float, string hanya berisikan tipe data dia sendiri, sedangkan pada tipe data object dapat berisikan tipe-tipe data lain.
Contoh Kode 1
<?php
class Sapa
{
var $str;
}
// membuat object pesan. ini disebut instansiasi
$pesan = new Sapa();
//memberikan nilai utk properti str pada objek pesan
$pesan->str = "Hello Wordl!";
// mencetak nilainya (pengolahan data)
echo $pesan->str;
?>
Contoh kode 2
<?php
class Sapa
{
var $str;
public function tampung($temp)
{
return $this->str = $temp;
}
public function cetak()
{
echo $this->str; // mencetak nilainya (pengolahan data)
}
}
// membuat object pesan. ini disebut instansiasi
$pesan = new Sapa();
//memanggil method tampung dan memberikan nilainya
$pesan->tampung("Hello World!");
$pesan->cetak(); // memanggil method cetak
?>
Kalau kita lihat Contoh 1 dan Contoh 2 menghasilkan output yang sama namun dengan cara pengolahan data yang berbeda. Pada Contoh 1 object pesan memberikan nilai untuk property str dengan mengakses langsung property-nya, kemudian untuk mencetak nilainya juga langsung mengakses property-nya.
Pada Contoh 2, object pesan memanggil method tampung untuk memberikan nilai bagi property str, kemudian untuk mencetak nilainya object pesan memanggil method cetak dimana pada method cetak terjadi proses pencetakan nilai propertynya.
NULL
Untuk Praktek Silahkan menonton Video Dibawaah ini ya...
video ke 1 - 5 ini video dari Channel Youtube Web Programing UNPAS
https://www.youtube.com/watch?v=l1W2OwV5rgY&list=PLFIM0718LjIUqXfmEIBE3-uzERZPh3vp6
pada video kali ini saya memberikan 2 cara untuk kalian bisa mempraktekan, kode php. Sebelah kiri kita akan praktek dengan server lokal (dengan server komputer kita). sebelah kanan kita akan praktek dengan server w3school (jadi meskipun kita tidak install server php, kita masih bisa menggunakan)
server w3school
link: https://www.w3schools.com/php/phptryit.asp?filename=tryphp_intro
semangat untuk mempelajari dan juga praktek