Tujuan Umum mata pelajaran Projek Kreatif Kewirausahaan :
1. Mengembangkan kemampuan kewirausahaan siswa.
2. Meningkatkan kreativitas dan inovasi.
3. Mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan solutif.
4. Membangun kesadaran akan pentingnya kewirausahaan.
Tujuan Khusus mata pelajaran Projek Kreatif Kewirausahaan :
1. Mengidentifikasi peluang usaha.
2. Mengembangkan ide bisnis.
3. Membuat rencana bisnis.
4. Mengembangkan produk/jasa kreatif.
5. Meningkatkan kemampuan manajemen keuangan.
6. Mengembangkan kemampuan pemasaran.
7. Meningkatkan kemampuan berkomunikasi efektif.
8. Mengembangkan kemampuan kerja sama tim.
Kompetensi yang Diharapkan dari mata pelajaran Projek Kreatif Kewirausahaan :
1. Kemampuan analitis dan kritis.
2. Kreativitas dan inovasi.
3. Kemampuan berpikir strategis.
4. Kemampuan manajemen.
5. Kemampuan komunikasi.
6. Kemampuan kerja sama tim.
7. Kemampuan adaptasi dengan perubahan.
Manfaat mata pelajaran Projek Kreatif Kewirausahaan :
1. Meningkatkan kesadaran kewirausahaan.
2. Mengembangkan kemampuan entrepreneurship.
3. Membangun kepercayaan diri.
4. Meningkatkan kreativitas.
5. Mengembangkan kemampuan berpikir kritis.
Elemen
Kegiatan Produksi
Deskripsi
Meliputi produksi dalam bentuk barang dan/atau layanan jasa meliputi perencanaan produk, pembuatan produk, pengemasan produk, serta distribusi dan layanan purna jual dan dasar-dasar hubungan industrial.
Capaian Pembelajaran
Peserta didik mampu menerapkan penyusunan rencana produk, desain/rancangan produk, proses kerja pembuatan prototipe / contoh produk, perhitungan biaya produksi, kriteria standar / spesifikasi produk, strategi dan kegiatan produksi, pengendalian mutu produksi (quality assurance), pengemasan produk, lebelling, strategi distribusi, layanan terhadap keluhan pelanggan, serta memahami penyelesaian perselisihan hubungan industrial.
Materi Pembelajaran :
1. Penyusunan rencana produk, desain/rancangan produk
2. Kriteria standar / spesifikasi produk
3. Strategi dan kegiatan produksi
4. Perhitungan biaya produksi
5. Pengendalian mutu produksi (quality assurance)
6. Proses kerja pembuatan prototipe / contoh produk
7. Pengemasan produk, lebelling, strategi distribusi
8. Layanan terhadap keluhan pelanggan
9. Memahami penyelesaian perselisihan hubungan industrial.