PERANG DUNIA 1
PERANG DUNIA 1
Tentara Inggris dari Royal Fusiliers beristirahat di alun-alun kota di Mons (Foto: Wikipedia.com)
Setelah deklarasi perang oleh Sekutu terhadap Aliansi Tiga, Battle of Frontier menjadi pertempuran pertama di Perang Dunia I. Pertempuran Mons pada 23 Agustus 1914 di Belgia, merupakan pertempuran pertama Angkatan Darat Inggris dalam perang ini, dengan Inggris menghadapi pasukan Jerman. Pertempuran Tannenberg, berlangsung antara Rusia dan Jerman menyebabkan kehancuran total Angkatan Darat Kedua Rusia. Pertempuran Marne I melibatkan pasukan Prancis-Inggris melawan Jerman, mengakhiri serangan Jerman dan memicu strategi perang parit di Blok Barat. Pertempuran Ypres I dimulai pada 19 Oktober 1914, ketika pasukan Sekutu dan Jerman bersaing untuk menguasai posisi strategis di Belgia. Pertempuran Tanga yang merupakan upaya Inggris untuk merebut Afrika Timur Jerman yang gagal. Pertempuran Kepulauan Falklands melibatkan Angkatan Laut Britania Raya melawan Angkatan Laut Kekaisaran Jerman diakhiri dengan kemenangan Inggris. Christmas Truce, pada Natal 1914, menandai gencatan senjata tidak resmi di Front Barat, di mana prajurit Jerman dan Inggris berhenti bertempur dan merayakan Natal bersama.
Menurut Beyer, Rick, dalam sebuah jurnal The Greatest Stories Never Told, A&E Television Networks, Pertempuran Marne adalah pertempuran Prancis-Inggris melawan Jerman yang dipimpin oleh Helmuth von Moltke pada tanggal 5—12 September 1914 di Sungai Marne, Prancis (Perang Dunia I). Serangan Jerman diakhiri secara efektif. Serangan balasan Sekutu pada Pertempuran Marne I menggagalkan serangan Jerman, dengan strategi perang parit di Blok Barat.
Pada tanggal 19 Oktober 1914, di dekat kota Ypres, Belgia, pasukan Sekutu dan Jerman memulai pertempuran untuk menguasai kota dan posisi yang menguntungkan di pantai utara Belgia selama Perang Dunia Pertama. Setelah kemajuan Jerman melalui Belgia dan Prancis timur dibatasi oleh kemenangan Sekutu dalam Pertempuran Marne di akhir September 1914, apa yang disebut "Perlombaan menuju Laut" dimulai, ketika masing-masing pasukan berusaha untuk mengepung yang lain dalam perjalanan mereka ke utara. Perlombaan berakhir pada pertengahan Oktober di Ypres, kota kuno Flemish dengan benteng pertahanannya yang menjaga pelabuhan Selat Inggris dan akses ke Laut Utara di luarnya.
Pertempuran Tanga ( 2 – 5 November 1914) adalah usaha Inggris untuk merebut Afrika Timur Jerman (Tanzania saat ini) selama Perang Dunia I. Tanga, terletak hanya 80 km dari perbatasan Afrika Timur Britania (kini Kenya), adalah pelabuhan laut sibuk dan situs jalur kereta api Usambra yang penting, yang bergerak dari kota ke kaki gunung Kilimanjaro. Selama pertempuran tersebut pendaratan amfibi di Tanga berakhir dengan kegagalan total bagi Inggris. Kegagalan mengamankan pelabuhan sebagai basis operasi di masa depan mengakhiri harapan bahwa koloni Jerman akan segera diduduki.
Pertempuran Kepulauan Falkland merupakan pertempuran laut antara Angkatan Laut Britania Raya dengan Angkatan Laut Kekaisaran Jerman pada 8 Desember 1914, selama Perang Dunia Pertama di Selatan Atlantik. Sebulan setelah kemenangan von Spee di Koronel, Angkatan Laut Inggris pun membalas dendam. Angkatan Laut Inggris mengirim bala bantuan di wilayah tersebut. Mereka memiliki – pangkalan angkatan laut di Kepulauan Falklands, sebuah koloni Inggris kecil. Hampir 2.000 pelaut Jerman terbunuh, termasuk Jendertal von Spee dan kedua putranya.
Hari Natal 1914 turut menandai gencatan senjata tidak resmi di Perang Dunia I, yang dikenal dengan istilah Christmas Truce. Dikatakan tidak resmi, karena Jerman dan Inggris yang sedang bertempur kala itu sama sekali tidak menginstruksikan gencatan senjata, sehingga hasil inisiatif para tentara sendiri. Sebelumnya, pada 7 Desember 1914 Paus Benediktus XV sempat menyarankan berhentinya baku tembak sementara untuk merayakan Natal. Negara-negara yang bertikai menolaknya, tetapi prajurit di medan perang tidak sependapat. Mereka menyatakan gencatan senjata sendiri. Christmas Truce berlangsung di sepanjang Front Barat, sekitar dua pertiga dari garis depan sejauh 48 kilometer yang diduduki pasukan Inggris.
https://www.britannica.com/topic/Battle-of-the-Frontiers-1914 (di akses pada 28 November 2023)
https://www.kompas.com/cekfakta/read/2022/08/23/161800382/23-agustus-1914--pertempuran-mons-dan-4-konflik-pembuka-perang-dunia-i?page=all (di akses pada 28 November 2023)
https://www.kompas.com/cekfakta/read/2022/08/23/161800382/23-agustus-1914--pertempuran-mons-dan-4-konflik-pembuka-perang-dunia-i?page=all (di akses pada 29 November 2023)
Beyer, Rick, The Greatest Stories Never Told, A&E Television Networks / The History Channel, ISBN 0-06-001401-6. hal. 148-149 (di unduh pada 30 November 2023)
https://id.wikipedia.org/wiki/Pertempuran_Kepulauan_Falkland (di unduh pada 1 Desember 2023)