Siswa dapat mengetahui serta mengalasis penyimpangan sosial yang ada di masyarakat mulai dari ciri-cirinya, jenisnya serta teori-teori terkait dengan penyimpangan sosial itu sendiri
Dilakukan sekali dan bersifat sementara
Lebih ditolerir -> Sanksi Sosial
Contoh: Bolos Sekolah
Dilakukan berulang -> Profesi
Tidak dapat ditolerir
Sanksi Lebih berat -> Hukum
Contoh: Membunuh
Dilakukan oleh satu orang
Contoh: melanggar rambu lalu lintas
Penyimpangan Kelompok
Dilakukan lebih dari satu orang
Contoh: pangaturan skor sepak bola oleh mafia bola
•Blue-Collor Crime (kejahatan Kerah Biru): Tindakan kriminal yang dilakukan oleh kelas bawah. Sering juga disebut street crime. Contoh: Pembegalan dan perampokan
•White-Collar Crime (Kejahatan Kerah Putih): Tindakan kriminal yang dilakukan kelas atas. Manipulasi dan memanfaatkan posisi jabatannya. Contoh: Korupsi dan Pemalsuan data perusahaan
•Victimless Crime: Kejahatan tanpa korban, lebih mengarah ke perbuatan tercela. Contoh: Penyalahgunaan narkoba dan judi illegal
•Organized Crime: Kejahatan yang terencana dan memiliki strategi. Contoh: Terorisme, Perampokan Bank Spanyol
•Corporate Crime: Kejahatan yang dilakukan perusahaan atau korporasi. Contoh: Maladministrasi bisnis (Ga sesuai UU: Pajak, Izin bangunan, izin impor barang), pengabaian Amdal
•Cyber Crime: kejahatan yang berkaitan dengan dunia digital Contoh: Penipuan online, Pembobolan data, Cyber Grooming
•Kejahatan Transnasional: Kejahatan terencana dan terorganisir yang perencanaan, eksekusi dan dampaknya melintasi batas-batas negara. Contoh:
•Perdagangan: Senjata, manusia dan narkoba
•Keungan: Pencucian uang
•Berbasis Teknologi: Pencurian data dan pembajakan
•Penyelundupan: senjata, manusia, hewan dilindungi, barang dagang (black market)
•Kejahatan Internasional: Kejahatan yang tidak berkaitan dengan batas-batas negara dan bisa terjadi di lingkup domestik namun kejahatan tersebut luar biasa menurut Yurisdiksi international Crimal Court serta menimbulkan kepedulian global. Contoh: Genosida, Agresi militer, Kejahatan HAM berat, Kejahatan perang
•Genosida: Upaya untuk menghancurkan sebagian/keseluruhan kelompok masyarakat tertentu (etnis, ras, suku atau agama) secara sistematis. -> Pembantaian kaum Yahudi oleh Nazi
•Kejahatan perang: kejahatan yang melanggar hukum perang (laws of war) -> penyerangan warga sipil, pemerkosaan, dan penggunaan racun
•Agresi: Penyerangan negara (yang dalam kondisi strategi) terhadap negara lain dengan kekuatan militer. Invasi, pemboman, pendudukan oleh militer -> agresi militer belanda 1 dan 2
•Kejahatan HAM berat: secara sistematis dan massif -> pembunuhan, pemerkosaan, perbudakan, dll.
Sub-Budaya Menyimpang: kelompok yang mewajarkan perilaku menyimpang (bahkkan kriminalitas) dengan menentang nilai dan norma yang ada di masyarakat. Contoh gang motor
Adaptasi (Merton):
Konformitas: Perilaku mencapai tujuan yang dapat diterima umum dan menggunakan cara yang umum juga. Contoh: belajar agar nilai bagus
Innovation: Perilaku untuk mencapai tujuan yang dapat diterima namun tidak menggunakan cara yang umum. Contoh: mencontek agar nilai bagus
Ritualisme: Perilaku menggunakan cara yang diterima umum namun tidak memiliki tujuan yang jelas.
Retreatisme: Perilaku untuk mencapai tujuan yang tidak umum dengan cara yang tidak umum juga.
Rebellion: Tidak menggunakan tujuan dan cara yang umum, memunculkan cara baru dan tujuan yang baru
Labelling: Penyimpangan terjadi bukan hanya karena tindakan yang dilakukan tapi juga karena adanya julukan atau cap yang diberikan oleh masyarakat. Contoh: Anak baik-baik yang mendapatkan label nakal kemudian menjadi nakal
Berdasarkan Sifat
Preventif: Mencegah sebelum penyimpangan terjadi. Contoh: Sosialisasi, Penyuluhan, poster himbauan (area bebas rokok)
Represif: Menanggulangi setelah penyimpangan terjadi dengan memberikan sanksi. Contoh: Hukuman bagi siswa yang melanggar aturan sekolah, memarahi anak yang nakal, dan pengusiran warga yang ketahuan mencuri
Berdasarkan Cara
Persuasif: Upaya mengajak atau membimbing secara halus untuk tidak melakukan penyimpangan. Contoh: seminar, anak yang bandel dipanggil BK
Koersif: Upaya dengan paksaan atau kekerasan untuk tidak melakukan penyimpangan. Contoh: Maling dipukul, Penjara
Pelaksana Pengendalian Sosial
Formal: Sekolah, Polisi, dll
Informal: Keluarga, teman, dll