Ketela pohon atau singkong dikenal luas sebagai makanan pokok penghasil karbohidrat. Singkong ditanam secara komersial di wilayah Indonesia waktu Hindia Belanda pada sekitar tahun 1810 setelah sebelumnya diperkenalkan orang Portugis pada abad ke-16 dari Brazil. Singkong dapat dimasak dengan berbagai cara dan banyak digunakan pada berbagai macam masakan. Tetapi walaupun singkong mudah diolah, banyak kaum milenial yang menganggap singkong seperti makanan orang desa dan mereka tidak mau mengkonsumsinya.
Dengan cara berpikir masyarakat luas yang seperti itu, mereka cenderung jarang mengkonsumsi singkong padahal untuk saat ini pemerintah ingin masyarakat tidak hanya mengonsumsi beras sebagai makanan pokok. Sebagai salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut, sekolah kami membuat proyek yang mengangkat tema " Umbi Naik Kelas ", dengan harapan bahwa masyarakat luas bisa mengubah pola pikir mereka, khususnya generasi milenial.