Media tanam sabut kelapa kami pilih karena memiliki beberapa keunggulan. sabut kelapa ringan, mudah untuk diproses, dan memiliki kemampuan retensi air yang baik. Selain itu, sabut kelapa dapat meningkatkan porositas tanah, memfasilitasi pertumbuhan akar tanaman, dan mendukung perkembangan mikroorganisme tanah. Keberlanjutan dan ramah lingkungan juga menjadi alasan, karena sabut kelapa merupakan produk sampingan dari industri kelapa yang dapat di daur ulang.
Bagaimana penggunaan sabut kelapa sebagai media tanam berkontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan dalam konteks pertanian?
Bagaimana cara efektif memproses sabut kelapa hingga dapat dioptimalkan sebagai media tanam yang mendukung pertumbuhan tanaman?
Menganalisis pengaruh penggunaan media tanam sabut kelapa terhadap pertumbuhan tanaman.
Menilai keunggulan sabut kelapa sebagai media tanam dan menjelaskan bagaimana hal tersebut mendukung pertumbuhan tanaman
Mengetahui cara efektif memproses sabut kelapa
Alat dan Bahan
SABUT KELAPA
sabut kelapa sangat penting dalam projek IPAS kali karena memiliki peran utama dari tema yang kami pilih yaitu cocopeat
POLYBAG
polybag, kami memilih bahan ini karena bahan satu ini mudah di dapat dan juga murah untuk budget pelajar seperti kami
PUPUK EM4 CAIR
kami memilih pupuk em4 cair di karenakan bayak manfaat dan lebih murah dari pupuk lainnya
AIR
bahan selanjutnya ialah air karena air ada di mana mana dan sangat mudah di dapat
1.Pertama-tama kami memisahkan Cocopeat dari sabut kelapa dengan menggunakan gergaji.
2.Lalu setelah kami memisahkan Cocopeat dari sabut kelapa,kami rendam di air selama 1 malam.
3.Setelah Cocopeat kami rendam setelah 1 malam, kami pun menjemurnya sampai agak kering.
4.Lalu setelah kami jemur kami pun membuat Molase dan memfermentasikan Cocopeat dengan molase selama 1 minggu
5.Setelah 1 minggu berlalu fermentasi pun berhasil lalu kami pun memulai proses penanaman.
6. Lalu kami menghitung pertubuhan tinggi tanaman setiap hari senin dan jumat