SURABAYA, CEC — Mei 2026 Di era transformasi digital, kemampuan mengolah dan menyajikan data menjadi informasi yang akurat dan mudah dipahami menjadi kebutuhan penting bagi berbagai organisasi. Menjawab kebutuhan tersebut, Wahana Visi Indonesia mengikuti program Pelatihan Power BI yang diselenggarakan di Universitas Kristen Petra – Continuing Education Centre (CEC) pada 18, 20, 21, dan 22 Mei 2026, pukul 09.00–12.00 WIB.
Pelatihan ini menghadirkan Oviliani Yenty Yuliana, S.T., MS-CIS., Ph.D. sebagai narasumber yang membimbing peserta dalam memahami serta mengembangkan keterampilan penggunaan Power BI, salah satu platform analisis data dan visualisasi bisnis yang saat ini banyak digunakan oleh berbagai industri dan organisasi.
Menariknya, pelatihan ini diikuti oleh peserta Wahana Visi Indonesia dari berbagai wilayah di Indonesia, menunjukkan tingginya antusiasme terhadap peningkatan kemampuan digital dan pengolahan data. Peserta hadir dari beragam daerah seperti Surabaya, Medan, Bengkulu Selatan, Pontianak, Palu, Jakarta, Jember, dan berbagai kota lainnya. Kehadiran peserta lintas daerah ini menciptakan ruang belajar yang kaya akan perspektif dan pengalaman.
Selama empat sesi pelatihan, peserta mempelajari berbagai materi mulai dari pengenalan Power BI, pengolahan data, pembuatan dashboard interaktif, hingga teknik visualisasi data yang efektif untuk mendukung proses pengambilan keputusan berbasis data. Materi disampaikan secara aplikatif sehingga peserta dapat langsung mempraktikkan penggunaan fitur-fitur Power BI dalam berbagai kebutuhan kerja.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi, praktik, dan tanya jawab yang aktif. Peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman teknis, tetapi juga wawasan mengenai bagaimana data dapat diolah menjadi informasi yang lebih strategis dan bernilai bagi organisasi.
Melalui pelatihan ini, Universitas Kristen Petra melalui Continuing Education Centre terus berkomitmen menghadirkan program pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi saat ini. Diharapkan keterampilan yang diperoleh peserta dapat diterapkan secara nyata untuk mendukung efektivitas kerja, meningkatkan produktivitas, serta mendorong pengambilan keputusan yang lebih tepat melalui pemanfaatan data.
"Data yang baik bukan hanya sekadar angka, tetapi informasi yang mampu menghasilkan keputusan dan membawa dampak nyata."
SURABAYA, CEC – 18 Mei 2026 Kemampuan berbicara di depan umum kini menjadi salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki generasi muda. Menjawab kebutuhan tersebut, PETRA PARADE berkolaborasi dengan CEC TRAINING sukses menyelenggarakan kegiatan Public Speaking bersama GZ pada Senin, 18 Mei 2026 pukul 18.00 WIB secara interaktif dan penuh antusiasme.
Kegiatan ini menghadirkan Pak Jeff sebagai narasumber yang membagikan wawasan, pengalaman, serta teknik praktis dalam mengembangkan kemampuan public speaking kepada para peserta. Acara diikuti oleh siswa-siswi dari SMA Santa Maria (SanMar) dan SMA Kristen Tritunggal, yang hadir dengan semangat tinggi untuk belajar dan mengasah keterampilan komunikasi mereka.
Dalam sesi yang berlangsung hangat dan dinamis, peserta tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi juga diajak aktif berinteraksi melalui praktik sederhana, diskusi, serta aktivitas kolaboratif yang membuat suasana belajar menjadi lebih hidup. Berbagai tips penting dibahas, mulai dari membangun rasa percaya diri, mengatasi rasa gugup saat berbicara di depan umum, hingga teknik menyampaikan pesan secara efektif dan berkesan.
Kegiatan PETRA PARADE x CEC TRAINING Public Speaking bersama GZ menjadi bukti bahwa proses belajar tidak harus selalu formal dan kaku. Dengan pendekatan yang interaktif, peserta dapat merasakan pengalaman belajar yang lebih dekat, menyenangkan, sekaligus berdampak bagi pengembangan diri mereka.
Melalui program ini, PETRA PARADE dan CEC TRAINING berharap dapat terus menghadirkan ruang pembelajaran inspiratif yang mendukung generasi muda untuk berkembang, berani menyampaikan ide, dan siap menghadapi tantangan masa depan dengan kemampuan komunikasi yang lebih baik.
"Komunikasi bukan hanya tentang berbicara, tetapi tentang bagaimana menyampaikan ide sehingga dapat dipahami, dipercaya, dan memberikan dampak."
SURABAYA, CEC - Pelatihan PKPI Berjalan Sukses Continuing Education Centre (CEC) Universitas Kristen Petra berhasil menyelenggarakan program pelatihan bersama Perserikatan Kurator dan Pengurus Indonesia (PKPI) Angkatan II yang berlangsung pada 21 April hingga 8 Mei. Kegiatan ini menjadi salah satu program pengembangan profesional di bidang hukum yang bertujuan meningkatkan pemahaman serta kompetensi peserta terkait dunia kepailitan dan pengurusan.
Selama pelatihan berlangsung, peserta mendapatkan berbagai materi yang membahas praktik hukum kepailitan, peran kurator dan pengurus, hingga dinamika kasus yang terjadi di dunia profesional. Program ini menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif melalui pembahasan studi kasus dan pengalaman langsung dari para praktisi di bidang hukum.
Salah satu hal yang menjadi daya tarik utama dalam pelatihan ini adalah hadirnya para pengajar ternama dan berpengalaman di bidang hukum, salah satunya Bapak Prof. Dr. M. HADI SHUBHAN S.H., C.N., M.H. Kehadiran para profesional dan akademisi tersebut memberikan wawasan yang lebih mendalam bagi peserta mengenai tantangan serta perkembangan dunia hukum saat ini.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang rangkaian kegiatan berlangsung. Diskusi interaktif, sesi tanya jawab, hingga pembahasan kasus nyata menjadi bagian penting yang membantu peserta memahami penerapan materi secara langsung di dunia profesional. Program ini juga menjadi kesempatan untuk memperluas networking dengan sesama profesional dan praktisi hukum.
Melalui keberhasilan pelaksanaan program ini, Continuing Education Centre (CEC) Universitas Kristen Petra berharap dapat terus menghadirkan pelatihan profesional yang relevan dengan kebutuhan industri dan mampu mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia, khususnya di bidang hukum dan profesionalisme kerja.
SURABAYA, CEC - Continuing Education Centre Universitas Kristen Petra Berkolaborasi dengan Pakuwon Group Hadirkan Program PMP untuk Tingkatkan Kompetensi Profesional.
Continuing Education Centre (CEC) Universitas Kristen Petra bekerja sama dengan Pakuwon Group menghadirkan program PMP (Professional Management Program) sebagai upaya meningkatkan kompetensi profesional dan kesiapan menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan industri, khususnya di bidang manajemen, kepemimpinan, dan pengembangan karier profesional.
Sebagai salah satu perusahaan properti terbesar di Indonesia, Pakuwon Group memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan bisnis properti, retail, hospitality, hingga superblock di berbagai kota besar di Indonesia. Melalui kolaborasi ini, peserta akan mendapatkan wawasan langsung mengenai dunia industri profesional, budaya kerja perusahaan, serta keterampilan yang dibutuhkan untuk berkembang di lingkungan kerja modern.
Program PMP menghadirkan berbagai materi pengembangan diri dan profesional, seperti leadership, communication skills, problem solving, teamwork, hingga professional mindset. Materi dalam program ini dibawakan oleh para pengajar dan praktisi berpengalaman, yaitu Ibu Adelina Proboyo, Bapak Boon Yong, serta PT. Sinergi Daya Mitra. Dengan kombinasi pengalaman akademik dan industri, peserta diharapkan dapat memperoleh wawasan yang lebih aplikatif dan relevan dengan kebutuhan dunia profesional saat ini.
Selain meningkatkan soft skills dan kemampuan profesional, program ini juga menjadi kesempatan untuk memperluas networking dan memahami standar kompetensi yang dibutuhkan perusahaan besar. Di era persaingan kerja yang semakin ketat, kemampuan adaptasi, komunikasi, dan kepemimpinan menjadi nilai tambah penting dalam membangun karier profesional yang berkelanjutan.
Melalui program ini, Continuing Education Centre (CEC) Universitas Kristen Petra berharap dapat membantu menciptakan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan siap bersaing di dunia profesional maupun industri global.
SURABAYA, CEC - Continuing Education Centre Universitas Kristen Petra kembali menghadirkan program pelatihan dan sertifikasi profesional melalui kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi ACCA (Association of Chartered Certified Accountants). Program ini dirancang untuk membantu peserta meningkatkan kompetensi di bidang akuntansi dan keuangan sesuai standar internasional.
Melalui pelatihan ini, peserta akan mendapatkan pemahaman mengenai berbagai aspek penting dalam dunia accounting dan finance, mulai dari akuntansi keuangan, audit, perpajakan, hingga business management. Materi yang diberikan tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga dilengkapi dengan pembahasan studi kasus dan praktik yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Program ini dibawakan oleh Bapak Alan Dharmasaputra yang merupakan dosen di Universitas Kristen Petra, sehingga peserta dapat memperoleh pembelajaran yang aplikatif sekaligus sesuai dengan perkembangan dunia profesional saat ini.
Sertifikasi ACCA (Association of Chartered Certified Accountants) merupakan salah satu sertifikasi akuntansi internasional yang telah diakui secara global. Kepemilikan sertifikasi ini dapat menjadi nilai tambah bagi peserta karena mampu meningkatkan kredibilitas, kompetensi, dan daya saing di dunia kerja. Tidak sedikit perusahaan multinasional maupun firma profesional yang menjadikan ACCA sebagai salah satu kualifikasi penting dalam proses rekrutmen tenaga kerja di bidang keuangan dan akuntansi.
Selain membuka peluang karier yang lebih luas, program ini juga membantu peserta mempersiapkan diri menghadapi tantangan industri global yang terus berkembang. Pemegang sertifikasi ACCA memiliki kesempatan berkarier sebagai auditor, financial analyst, tax consultant, management accountant, hingga posisi strategis lainnya di bidang finance dan business.
Melalui program ini, Continuing Education Centre (CEC) Universitas Kristen Petra berharap dapat mendukung pengembangan kompetensi sumber daya manusia Indonesia agar semakin siap bersaing di tingkat internasional serta mampu menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang.
SURABAYA, CEC - Program Pendidikan/Pelatihan Profesi Kurator dan Pengurus Perserikatan Kurator dan Pengurus Indonesia (PKPI) Angkatan I Tahun 2025 resmi diselenggarakan mulai 16 Juni hingga 11 Agustus 2025 di Petra Business School. Program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mempersiapkan sumber daya profesional yang kompeten di bidang kepengurusan dan kurator, sekaligus memperkuat kualitas praktik hukum dan tata kelola kepailitan di Indonesia.
Program yang diikuti oleh lebih dari 50 peserta terdaftar ini menghadirkan antusiasme tinggi sejak hari pertama pelaksanaan. Seluruh peserta hadir secara onsite pada sesi pembukaan sebagai bentuk komitmen awal untuk membangun interaksi, jejaring profesional, serta memperkuat semangat belajar bersama. Selanjutnya, kegiatan pelatihan dilaksanakan secara hybrid untuk memberikan fleksibilitas pembelajaran tanpa mengurangi kualitas penyampaian materi. Menjelang akhir program, seluruh peserta kembali hadir secara onsite pada sesi penutupan.
Selama kurang lebih dua bulan pelaksanaan, peserta memperoleh kesempatan untuk memperdalam pengetahuan serta memahami berbagai aspek praktik profesi kurator dan pengurus melalui materi komprehensif yang dibawakan oleh para ahli, akademisi, praktisi hukum, hingga pejabat pemerintahan.
Sejumlah narasumber nasional turut hadir memberikan wawasan dan pengalaman profesional dalam program ini, di antaranya Henry Sulaiman, SH., ME., Direktur Perdata Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum Republik Indonesia; Dr. Ivida Dewi Amrih Suci, SH., MH., M.Kn.; Dr. Albert Riyadi Suwono, SH., M.Kn., MH., M.Th. selaku Ketua Umum PKPI; serta Prof. Dr. M. Hadi Shubhan, SH., MH., CN. dan Prof. Dr. Agus Yudha Hernoko, SH., MH., Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Airlangga Surabaya.
Program ini juga menghadirkan tokoh-tokoh berpengalaman lainnya seperti Prof. Dr. O.C. Kaligis, SH., MH., Ketua Dewan Penasihat PKPI; Prof. Dr. J.M. Atik Krustiyati, SH., MS.; Dr. Elisa Tjondro, SE., MA., BKP.; Hartadi Hendra Lesmana, SH., MH.; Hendra Andy Satya Gurning, SH., MH.; hingga Dr. Widodo, SH., MH., Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum Republik Indonesia.
Kehadiran para narasumber dari berbagai latar belakang profesi diharapkan dapat memberikan perspektif yang lebih luas, mulai dari aspek hukum, akademik, bisnis, praktik kepailitan, pengelolaan aset, hingga kebijakan pemerintah.
Melalui penyelenggaraan Pendidikan/Pelatihan Profesi Kurator dan Pengurus PKPI Angkatan I Tahun 2025 ini, Petra Business School bersama Perserikatan Kurator dan Pengurus Indonesia berharap dapat melahirkan tenaga profesional yang memiliki kompetensi, integritas, serta kesiapan menghadapi tantangan profesi di era yang semakin dinamis.
Program ini menjadi bukti nyata komitmen dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul melalui pendidikan profesional yang berkualitas, kolaboratif, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.