Mengenali, Memahami, dan Membedakan Kamera berdasarkan Fungsi, Jenis Sensor, Cermin, dll.
Prinsip kerja kamera adalah menangkap cahaya. Cahaya masuk ke kamera lewat lensa (Subjek dapat dilihat terlebih dahulu melalui viewfinder), difokuskan agar diterima oleh sensor cahaya yang memilah-milah cahaya berdasarkan komponennya. Informasi mengenai konsentrasi komponen cahaya ini diterjemahkan dan diubah menjadi informasi digital untuk kemudian disimpan dalam media penyimpan. (...)
Cahaya masuk ke dalam kamera melalui bagian yang disebut lensa. Cahaya dipastikan hanya boleh melalui bagian lensa ini yang berupa lubang (berbentuk lingkaran). Lubang ini ibarat jendela kamera ke dunia luar, dan jendela ini punya ukuran lubang tertentu, persis saat kita membuka mata atau menutup mata. Kamera sendiri juga memiliki komponen untuk mengatur kecepatan si lubang ini membuka saat kita perintahkan. Dengan mengatur dua properties ini, intensitas cahaya yang masuk ke kamera dapat diatur.
Lensa juga berfungsi untuk mengatur supaya cahaya secara tajam difokuskan. Fokus adalah saat kita bisa melihat obyek pada visualisasi yang terjelasnya, kebalikan dengan yang disebut blur. Kalau menyangkut cara kerja, fokus adalah saat cahaya yang dilewatkan tepat jatuh ke bidang sensor kamera, seperti setelah cahaya lewat kornea mata kita dan tepat jatuh di retina maka kita bisa fokus melihat suatu obyek.
Valens Hascaryo
Glenn Prasetya
Kamera DSLR, Kamera refleks digital , atau juga disebut DSRL (Digital Single Lens Reflex) mendapatkan namanya karena dua karakteristik mendasar. Yang pertama Jendela Bidik Refleks, Yang berarti bahwa ketika kita melihat melalui jendela bidik, kita melihat, tanpa penundaan jenis apa pun dalam pemandangan . Ini dihasilkan berkat cermin yang ditempatkan pada 45º dan pentaprisma yang mengalirkan dan membalikkan gambar sehingga kita dapat melihatnya dengan benar melalui jendela bidikan kita.
Karakter kedua adalah karena Sensor gambar. Perlu anda ketahui Materi fotosensitif, yang merupakan negatif pada kamera analog, diubah menjadi sensor digital yang terdiri dari piksel dalam kamera digital. Biasanya sensor-sensor ini bertipe CCD (Charged-Coupled Device) atau CMOS (Complementary Metal-Oxide Semiconductor) dan merekalah yang bertugas mempertahankan gambar.
Kamera Mirrorless, Definisi kamera mirrorless dapat diringkas menjadi kamera yang tidak memiliki Reflex Mirror. Tanpa cermin refleks, cahaya dapat langsung melewati lensa dan menuju sensor digital yang ada. Layar bertugas meninjau objek yang hendak anda potret.
Fitur ini cukup berguna untuk fotografer yang ingin menghindari ” chimping “. Singkatnya, chimping merupakan kegiatan fotografer yang sering melihat kamera berulang ulang. Kembali pada hari-hari pertama kali diperkenalkan ke publik, kamera mirrorless tidak dianggap sebagai kamera lensa yang dapat dipertukarkan. Namun zaman telah berubah, ada banyak modifikasi dan penyempurnaan untuk jenis kamera ini sehingga peminatnnya bertambah.
Pembagian Jenis Kamera
Dari Sensor
Kamera Fullframe, Kamera full frame mengacu pada sensor gambar kamera yang berukuran 36 x 24 mm, sama seperti film format 35mm. Format ini populer karena kamera dan lensanya bisa dirancang cukup ringkas/compact untuk dibawa kemana-mana dengan mudah.
Peluncuran kamera format 35mm disambut dengan baik dan digunakan fotografer dari berbagai kalangan, dari penghobi fotografi sampai wartawan foto untuk meliput perang dunia I, II sampai ke era modern.
(.....)
Di awal-awal era digital SLR, kamera full frame sempat menjadi kurang populer karena ongkos untuk membuat sensor full frame sangat mahal.
Kelebihan kamera full frame dibanding kamera sensor yang lebih kecil (APS-C, four thirds, 1 inch) adalah kemampuan sensor menangkap lebih banyak cahaya sehingga lebih bersih dari noise (bintik-bintik) saat mengunakan ISO tinggi di kondisi cahaya yang gelap. Selain itu lebih mudah membuat bagian yang tidak fokus menjadi blur dan pilihan lensa lebar lebih banyak. Kelebihan kamera full frame dibanding kamera sensor yang lebih besar seperti medium format adalah ukuran kamera dan lensa yang relatif lebih ringan dan compact.
Kamera Non Fullframe, Kamera yang tidak menggunakan sensor kamera berukuran 35mmx24mm seperti APS-C