Teater Lingkar merupakan kelompok seni pertunjukan seni teater yang didirikan pada tanggal 4 Maret 1980 oleh Mas Ton
Berlokasi di Jl. Gemah Jaya 1 no. 1 Pedurungan Kidul, Kota Semarang.
ABOUT
Teater Lingkar Semarang adalah salah satu kelompok teater yang berbasis di kota Semarang, Indonesia. Mereka didirikan dengan tujuan untuk memperkenalkan seni teater kepada masyarakat dan juga sebagai sarana untuk mengekspresikan ide dan perasaan melalui karya-karya teater.
Teater Lingkar Semarang secara konsisten menghasilkan pertunjukan yang diakui secara kritis dan telah mendapatkan pengakuan serta penghargaan di tingkat nasional dan internasional. Komitmen mereka terhadap keunggulan artistik menjadikan mereka sebagai salah satu grup teater terkemuka di Indonesia.
Teater Lingkar Semarang adalah گروه teater (grup teater) yang sudah lama berdiri dan berbasis di Semarang, Jawa Tengah, Indonesia. Didirikan pada 4 Maret 1980, grup ini memiliki sejarah yang kaya dalam menghasilkan pementasan teater berkualitas tinggi yang menampilkan keragaman dan semangat budaya Indonesia. Dengan komitmen kuat terhadap pesan sosial dan pendidikan, Teater Lingkar Semarang telah memainkan peran penting dalam membentuk wajah teater di Semarang dan sekitarnya.
Tujuan dan Filosofi
Teater Lingkar Semarang memiliki tujuan utama untuk mengedukasi masyarakat tentang seni teater, memperkenalkan berbagai jenis teater, serta menyampaikan pesan-pesan yang relevan dengan kondisi sosial dan budaya saat ini melalui karya-karya teater. Filosofi yang dipegang teguh oleh Teater Lingkar Semarang adalah bahwa teater bukan hanya sekadar pertunjukan, tetapi juga merupakan sarana untuk berbagi pengalaman, menyampaikan pesan moral, dan merangsang pikiran.
Dengan lakon Kali ciliwung
Dengan lakon Nyi Panggung
Dengan lakon Sekolah Unggulan
Festival Teater se-Jawa Tengah
(1987)
Festival Pertunjukan Rakyat di Kendal
(1989)
Festival Teater se-Jawa Tengah di Solo
(1995)
Festival Bahasa Jawa di Solo
(1996)
Para anggota Teater Lingkar Semarang membaca naskah teater untuk memahami cerita dan karakternya.
Para anggota Teater Lingkar Semarang latihan akting untuk meningkatkan kemampuan aktingnya.
Para anggota Teater Lingkar Semarang berdiskusi tentang naskah teater untuk memahami maknanya dan bagaimana cara memainkannya.
Pendiri Sindhu Laras Bocah, Dhananjaya Gesit Widiharto mengatakan anak-anak perlu diberikan pembelajaran khusus kebudayaan Jawa di era digitalisasi. Ia melihat, anak-anak cenderung melupakan kebudayaan jawa yang menjadi akar kebudayaan nasional.Sindhu Laras Bocah berdiri pada 12 Desember 2021. Di tempat itu, siswa dengan usia 7-14 tahun dilatih mendalang dan menyanyikan tembang karawitan. Mereka juga rutin tampil di berbagai acara kebudayaan Kota Semarang.
Festival ini diadakan setiap tahun untuk menampilkan karya-karya terbaik dari para anggota Teater Lingkar Semarang. Festival ini biasanya diadakan pada bulan Juli atau Agustus.
Teater Lingkar Semarang secara rutin mengadakan pelatihan teater untuk para anggotanya maupun masyarakat umum. Pelatihan ini biasanya diadakan pada bulan Januari, April, dan Oktober.
Teater Lingkar Semarang juga mengadakan seminar teater untuk membahas berbagai topik tentang teater, seperti dramaturgi, penyutradaraan, dan akting. Seminar ini biasanya diadakan pada bulan Februari, Mei, dan November.
Teater Lingkar Semarang secara rutin mementaskan karya-karyanya di berbagai tempat di Semarang dan sekitarnya. Pementasan ini biasanya diadakan beberapa kali dalam setahun.
Diskusi Teater
Diskusi teater diadakan setiap bulan untuk membahas berbagai topik tentang teater, seperti karya-karya terbaru, pertunjukan yang sedang berlangsung, dan perkembangan teater di Indonesia.
Latihan Teater
Latihan teater diadakan setiap minggu untuk mempersiapkan pementasan yang akan datang. Latihan ini biasanya diadakan pada hari Minggu.
Kumpul Teater
Kumpul-kumpul teater diadakan setiap bulan untuk mempererat hubungan antar anggota Teater Lingkar Semarang. Kumpul-kumpul ini biasanya diadakan pada hari Sabtu.
Pagelaran Wayang Kulit
Mulai wayang malam Jumat Kliwon itu sejak tahun 1991- sampai sekarang sudah ke 320 pagelaran wayang kulit (sebulan sekali sebagai kalender event budaya kota Semarang).
Mengikuti Teater Lingkar dapat memberikan berbagai manfaat yang signifikan bagi para anggotanya. Teater Lingkar tidak hanya menjadi wadah untuk mengembangkan kemampuan akting dan kreativitas, tetapi juga memberikan kesempatan untuk berinteraksi dengan berbagai individu dari latar belakang yang berbeda, memperkaya pengalaman sosial dan kultural. Melalui latihan rutin dan pementasan, anggota dapat meningkatkan keterampilan komunikasi, kepercayaan diri, dan kerja tim. Selain itu, proses berimprovisasi dan berakting juga membantu dalam mengasah empati dan pemahaman terhadap berbagai perspektif kehidupan. Dengan begitu, Teater Lingkar menjadi sarana yang efektif untuk pengembangan pribadi dan profesional, sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap kebudayaan dan seni lokal.