Ogotua, 19 Oktober 2024 — SMP Negeri 1 Dampal Utara kembali mengadakan kegiatan Komunitas Belajar “Mawar 97” dengan mengangkat tema penting: Membangun Iklim Sekolah yang Aman dari Bullying. Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan seluruh elemen sekolah dalam mencegah dan menangani kasus-kasus bullying.
Acara ini dihadiri oleh para guru, staf sekolah, serta siswa-siswi SMP Negeri 1 Dampal Utara. Materi utama dibawakan oleh Sri Wahyuni Ninggsi, S.Pd., yang merupakan pemateri dalam bidang pencegahan dan penanganan kekerasan di sekolah. Dalam paparannya, Sri Wahyuni menyampaikan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari intimidasi. Ia menekankan bahwa bullying tidak hanya merugikan korban secara psikologis, tetapi juga mengganggu perkembangan akademis dan sosial siswa.
Menurutnya, membangun iklim sekolah yang aman memerlukan peran aktif dari seluruh warga sekolah, termasuk guru, orang tua, dan siswa itu sendiri. Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah bullying antara lain:
Mengedukasi siswa tentang bentuk-bentuk bullying dan dampak negatifnya.
Melibatkan semua pihak dalam mendeteksi dan melaporkan kasus-kasus bullying.
Mengembangkan program dukungan bagi korban bullying, serta memberikan sanksi yang tepat bagi pelaku.
Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Dampal Utara, Muhammad Fadli, S.Si., menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi antara pihak sekolah dan keluarga siswa dalam menjaga iklim positif di sekolah. “Kami ingin memastikan bahwa sekolah menjadi tempat yang aman bagi semua siswa untuk belajar, berinteraksi, dan berkembang. Kegiatan seperti Komunitas Belajar ini sangat penting dalam membangun kesadaran kolektif tentang betapa seriusnya dampak bullying,” ujar beliau.
Salah satu siswa yang turut hadir, mengungkapkan bahwa acara ini memberikan wawasan baru baginya tentang bagaimana harus bertindak jika menyaksikan atau menjadi korban bullying. “Saya belajar untuk tidak diam ketika melihat teman-teman saya diintimidasi, dan saya tahu sekarang bahwa melaporkan tindakan bullying adalah langkah yang benar,” katanya.
Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif antara pemateri dan peserta, di mana berbagai pengalaman dan usulan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih positif dibahas.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan SMP Negeri 1 Dampal Utara dapat menjadi sekolah yang lebih aman, serta mampu mewujudkan lingkungan belajar yang nyaman dan inklusif bagi semua siswa.