MULAI DARI DIRI
MULAI DARI DIRI
Tulisan Refleksi Kritis
a. Apa yang ada Anda ketahui tentang pemikiran Ki Hajar Dewantara (KHD) mengenai pendidikan dan pengajaran?
Jawab : Menurut Ki Hajar Dewantara, Pengajaran (onderwijs) merupakan proses Pendidikan dalam memberi ilmu atau berfaedah untuk kecakapan hidup anak secara lahir dan batin. Sedangkan Pendidikan (opvoeding) memberi tuntunan terhadap segala kekuatan kodrat yang dimiliki anak agar ia mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai seorang manusia maupun sebagai anggota masyarakat. Jadi menurut KHD (2009), “pendidikan dan pengajaran merupakan usaha persiapan dan persediaan untuk segala kepentingan hidup manusia, baik dalam hidup bermasyarakat maupun hidup berbudaya dalam arti yang seluasluasnya”. Dalam proses pendidikan dan pengajaran Ki Hajar Dewantara mengingatkan agar pendidik memperhatikan kodrat alam dan kodrat zaman. Kodrat Alam artinya pendidikan yang diberikan kepada siswa harus memperhatikan karakteristik lingkungan, social kultural dimana siswa berada, dan semua hal yang ada disekitar siswa. Sedangkan kodrat zaman artinya guru memberikan pendidikan kepada siswa yang sesuai dengan zaman mereka agar bisa bersaing sesuai dengan tuntutan zaman.
b. Apa relevansi pemikiran KHD dengan konteks pendidikan Indonesia saat ini dan konteks pendidikan di sekolah Anda secara khusus?
Jawab : Pemikiran KHD sangat relevan dengan konteks pendidikan Indonesia saat ini karena pembelajaran berpusat pada siswa dengan memberikan penghormatan sepenuhnya pada siswa, menghamba pada siswa dimana artinya adalah kita sebagai pendidik harus memberikan potensi diri terbaik yang kita miliki untuk pemenuhan kebutuhan siswa. Kemudian sistem Among yang dicetuskan oleh Ki Hajar Dewantara juga sangat relevan untuk diterapkan di Indonesia, Ing Ngarsa Sung Tuladha artinya didepan memberi contoh atau teladan, Ing Madya Mangun Karsa artinya ditengah membangun kemauan, dan Tut Wuri Handayani artinya dibelakang memberi dorongan.
c. Apakah Anda merasa sudah melaksanakan pemikiran KHD dan memiliki kemerdekaan dalam menjalankan aktivitas sebagai guru?
Jawab : Sebagai seorang guru saya merasa sudah melaksanakan pemikiran Ki Hajar Dewantara dalam pembelajaran walaupun belum semua bias teraplikasikan dengan baik. Namun saya yakin seiring berjalannya waktu saya akan terbiasa melaksanakan pemikiran-pemikiran KHD dalam pembelajaran yang saya lakukan. Kemudian saya merasa sudah memiliki kemerdekaan dalam menjalani aktivitas sebagai guru karena dalam memberi materi dan pelaksanaan dalam proses pembelajaran sudah menyesuaikan dengan kebutuhan siswa dan kondisi lingkungan sekolah.
Harapan dan Ekspektasi
a. Apa saja harapan yang ingin Anda lihat pada diri Anda sebagai seorang pendidik setelah mempelajari modul ini?
Jawab : Setelah mempelajari modul ini, saya berharap dapat mengimplementasikan pemikiran-pemikiran Ki Hajar Dewantara dalam proses pembelajaran secara penuh, dan menjadi teladan yang baik bagi siswa-siswa yang ada di Sekolah.
b. Apa saja harapan yang ingin Anda lihat pada murid-murid Anda setelah mempelajari modul ini?
Jawab : Harapan saya kepada Murid-murid saya adalah mereka bisa mengoptimalkan potensi yang mereka miliki dalam belajar dan dapat menikmati setiap pembelajaran yang mereka lakukan tanpa adanya paksaan dan beban dalam belajar.
c. Apa saja kegiatan, materi, manfaat yang Anda harapkan ada dalam modul ini?
Jawab : Kegiatan yang saya harapkan pada modul ini adalah berkolaborasi dengan guru lain untuk mendiskusikan pemikiran-pemikiran Ki Hajar Dewantara, lalu materi yang saya harapkan pada modul ini adalah materi-materi yang dapat memudahkan saya dalam membuat pembelajaran yang bermakna. Dan manfaat yang saya harpkan pada modul ini adalah bisa menerapkan semua pemikiran-pemikiran Ki Hajar Dewantara dalam proses pembelajaran yang saya lakukan.
Memahami pemikiran Ki Hadjar Dewantara (KHD) mengenai tujuan dan asas pendidikan serta konsep-konsep pemikiran KHD berdasarkan pengalaman pembelajaran yang berpihak pada murid.
Melakukan diskusi kelompok terkait kekuatan konteks sosio-kultural di daerah yang sejalan dengan pemikiran KHD serta mengkontekstualkan sesuai dengan nilai-nilai kearifan budaya lokal
Demonstrasi Kontekstual
Pendidikan yang berpihak pada murid artinya memberikan kemerdekaan dalam belajar, menyesuaikan dengan kodrat alam dan kodrat zaman, dan menyesuaikan dengan bakat dan minat murid
Koneksi Antar Materi - Kesimpulan dan Refleksi Modul 1.1
Kesimpulan dan refleksi pengetahuan dan pengalaman baru yang dipelajari dari pemikiran Ki Hadjar Dewantara.