Algoritma berasal dari nama seorang ilmuwan Arab yang bernama Abu Ja'far Muhammad bin Musa Al Khwarizmi, seorang penulis buku berjudul Al Jabr Wal Muqabala. Kata Al Khwarizmi dibaca orang Barat menjadi algorism, kemudian lambat laun menjadi algoritm dan diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi algoritma.
Algoritma dapat diartikan sebagai urutan penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis menggunakan bahasa yang logis untuk memecahkan suatu permasalahan.
Contoh penggunaan Algoritma
Algoritma menghitung luas segitiga :
Menentukan nilai alas
Menentukan nilai tinggi
Menghitung luas segitiga dengan mengalikan nilai alas dan tinggi kemudian dibagi dua
Luas segitiga ditemukan
Selesai
Ciri dan Sifat Algoritma
Menurut Donald E. Knuth algoritma mempunyai ciri-ciri sebagai berikutÂ
Finiteness (keterbatasan) : algoritma harus berakhir setelah melakukan sejumlah langkah proses
Definiteness (kepastian) : setiap langkah algoritma harus didefinisikan dengan tepat dan tidak menimbulkan makna ganda (ambigu)
Input (masukan) : algoritma memiliki nol atau lebih data masukanÂ
Output (keluaran) : algoritma memberikan nol atau lebih hasil keluaran
Effectiveness (Efektivitas) : algoritma harus efektif, langkah algoritma dikerjakan dalam waktu wajar
Sifat algoritma sebagai berikut
tidak tergantung pada suatu bahasa pemrograman tertentu
tidak menggunakan simbol atau syntax dari suatu bahasa pemrograman tertentu
notasi-notasinya dapat digunakan untk seluruh bahasa manapun
dapat digunakan untuk merepresentasikan suatu urutan kejadian secara logis dan dapat diterapkan pada semua kejadian sehar-hari.
Silahkan disimak materi video tentang algoritma yang terlampir ^^