Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Refleksi adalah satu dari jutaan kata yang sangat saya sukai. Hampir semua aktivitas yang saya lakukan tak lepas dari kata refleksi. Refleksi selalu menjadi bagian penting yang saya gunakan dalam menarik makna dan nilai dari setiap proses aktivitas yang saya jalani. Refleksi merupakan sebuah proses penghayatan yang mendalam, perenungan pemikiran, dan pengamatan terhadap diri sendiri dan segala hal yang kita alami.
Melalui refleksi kita bisa melihat lebih jernih atas apa yang sudah terjadi yang kemudian bisa kita gunakan untuk menata kembali niat dan tujuan agar hari esok menjadi lebih cerah dan terarah. Refleksi adalah mercusuar, kompas, dan bintang di langit yang dapat menenangkan hati dan menuntun arah kita menuju ke tempat tujuan atau mimpi-mimpi yang kita harapkan.
Saat saya bertemu dengan guru, saya sering sekali bertanya tentang mimpi-mimpi guru dengan pertanyaan yang reflektif, “Mengapa Bapak/Ibu mau atau ingin menjadi guru?” Sebuah pertanyaan yang membuat pikiran dan perasaan guru berefleksi jauh ke belakang untuk mencari nilai, bangunan niat, dan benih cita-cita dan tujuan mengapa ingin menjadi seorang guru. Bagi saya, jawaban dari pertanyaan ini dapat menerangi langkah guru dalam menjalankan tugasnya sebagai pelukis masa depan Indonesia.
Refleksi dari pertanyaan di atas dapat memberikan energi bagi guru untuk terus belajar, untuk terus bermimpi untuk memberikan yang terbaik untuk murid-murid tercinta. Bukan hanya murid-murid yang didorong untuk bermimpi, guru juga harus melukis mimpi-mimpinya.
Saya percaya bahwa ketulusan niat dan keabadian perjuangan seorang guru serta mimpi-mimpi guru dapat mengantarkan anak-anak Indonesia menjadi generasi yang unggul dan bermartabat. Hal ini bisa dicapai jika guru terus belajar dan terus berefleksi.
Terakhir, ijinkan saya menitipkan pesan Ki Hadjar Dewantara kepada para penulis “Ambillah dari kebudayaan asing segala yang (a) dapat memperkembangkan, yaitu memajukan kebudayaan kita sendiri, dan (b) yang dapat memperkaya, yaitu menambahi kebudayaan bangsa kita”.