Jurusan Farmasi SMK Negeri 1 Sambi Menerima Bantuan Pemerintah PKWU Tahun 2026
SMK Negeri 1 Sambi terus berkomitmen dalam mengembangkan kompetensi peserta didik melalui pembelajaran berbasis praktik, kewirausahaan, dan kebutuhan dunia kerja. Pada tahun 2026, Jurusan Farmasi SMK Negeri 1 Sambi mendapatkan Bantuan Pemerintah Program Pengembangan Kewirausahaan (PKWU) Tahun 2026.
Bantuan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan kegiatan kewirausahaan di lingkungan satuan pendidikan, khususnya dalam mengembangkan potensi peserta didik Jurusan Farmasi agar tidak hanya memiliki kompetensi di bidang kefarmasian, tetapi juga memiliki jiwa kewirausahaan, kreativitas, kemandirian, dan kemampuan mengelola usaha.
Melalui program PKWU ini, peserta didik akan mendapatkan pengalaman secara langsung dalam berbagai tahapan kegiatan usaha, mulai dari perencanaan, pengadaan bahan dan peralatan, proses produksi, pengemasan, pemasaran, hingga evaluasi dan pengembangan produk. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan pendekatan pembelajaran yang terintegrasi dengan praktik dan dunia usaha sehingga peserta didik memperoleh pengalaman yang lebih nyata dan kontekstual.
Program ini juga mendorong pengembangan berbagai produk kreatif dan inovatif bidang farmasi serta produk penunjang lainnya, seperti sabun cuci piring, carbol, diffuser aromaterapi, spa aromaterapi, minuman herbal, dan produk kreatif lainnya. Produk-produk tersebut diharapkan mampu menjadi sarana pembelajaran kewirausahaan sekaligus membuka peluang bagi peserta didik untuk mengembangkan usaha secara mandiri.
Dengan adanya Bantuan Pemerintah PKWU Tahun 2026, Jurusan Farmasi SMK Negeri 1 Sambi diharapkan semakin mampu mewujudkan pembelajaran yang produktif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan dunia kerja serta dunia usaha.
“Belajar, Berkarya, Berwirausaha, dan Siap Menghadapi Dunia Kerja.”
SMK Negeri 1 Sambi akan terus mengembangkan program PKWU secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mencetak lulusan yang kompeten, kreatif, mandiri, berkarakter, dan memiliki jiwa entrepreneur.