Visi dan Misi Smk Negeri 1 Kalitengah
Visi dan Misi Smk Negeri 1 Kalitengah
VISI
Terwujudnya SMK Negeri 1 Kalitengah yang Competent, Enterpeneur, Religius, Disipline, Atitude dan Sukses, Unggul dan Mandiri serta Peduli Lingkungan.
MISI
Melaksanakan proses pembelajaran secara optimal yang berorientasi kepada pencapainan Kopetensi Standar Nasional dan Internasional dengan tetap mempertimbangkan potensi yang dimiliki oleh peserta didik.
Meningkatkan kualitas dan pendidikan dan tenaga kependidikan.
Menumbuhkan semangat keunggulan komperatif dan kompetitif secara intensif kepada seluruh warga sekolah.
Menumbuhkan penghayatan dan pengalaman ajaran agama yang dianut sebagai sumberke arifan dalam bertindak.
Mengintensifkan hubungan dengan DU/DI dan institute lain sebagi perwujud dan kemitraan dalam mengembangkan SMK Negeri 1 Kalitengah.
Membiasakan berprilaku professional yang dilandasi nilai- nilai agama dan kepribadian ( Karakter ) bangsa Indonesia.
Melaksanakan kegiatan belajar mengajar dan kegiatan ekstra kurikulum dan mengembangkan minat dan bakat dalam meraih prestasi.
Terciptanya lingkungan sekolah yang bersih, indah dan nyaman serta menyehatkan.
Menciptakan lingkungan yang terbebas dari pencemaran.
Bersama warga sekolah melestarikan lingkungan sekolah dan lingkungan sekitar.
Menciptakan lingkungan sekolah yang asri, nyaman dan menyenangkan sebagai sarana belajar.
Meningkatkan kwalitas dan kwantitas penghijauan di lingkungan sekolah.
Beyond Kurikulum MERDEKA
By: Dr. Naff
The Naff, Education Training Consulting Indonesia.
Saudaraku...
Perubahan itu SUNNATULLAH
Jangan alergi dengan perubahan karena orang yang CERDAS adalah orang yang selalu siap beradaptasi dengan segala perubahan dan perubahan itu harus selalu ditunggu,
Agama mengajarkan hari ini harus lebih baik dari hari kemarin dan besok harus lebih baik dari hari ini.
Didiklah anakmu sesuai zamannya, karena anakmu akan hidup di zaman yang ekstrim berbeda dengan zaman mu.
Mohon maaf pergantian terminologi hendaknya disikapi biasa saja.
Yang lebih ESENSIAL sesungguhnya adalah MINDSET kita (para pihak) berubah dari:
1. Mendikte ke Memfasilitasi
2. Berkompetisi ke Kolaborasi
3. Mengontrol berlebih ke Mengorkestrasikan
4. Searah (drilling Literasi & numerasi ke Ekosistem (integrasi Literasi & numerasi pada holistic integratif)
5. Eksploitasi ke Eksplorasi
6. Menunggu peluang ke Mencipta peluang
7. Leader Center/power ke Team Building/power
8. Based on the want ke based on the need
9. Center resources ke society resources
10 what Can I get ke what Can I contribute
Mari kita simak beberapa poin perubahan TERMINOLOGI perangkat pembelajaran dari kurikulum 2013 ke kurikulum merdeka yang sudah bergulir.
1. Prota tetap
2. Promes diganti prosem (program semester)
3. Silabus diganti ATP (Alur Tujuan Pembelajaran)
4. KI ( Kompetensi Inti diganti CP (Capaian Pembelajaran)
5. RPP diganti Modul ajar
6. KD diganti TP (Tujuan Pembelajaran)
7. KKM diganti KKTP (Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran)
8. IPK (Indikator Pencapaian Kompetensi) diganti IKTP (Indikator Ketercapaian Tujuan Pembelajaran)
9. PH (Penilaian Harian) diganti Sumatif
10. PTS (Penilaian Tengah Semester) diganti STS (Sumatif Tengah Semester)
11. PAS ( Penilaian Ahir Semester) diganti SAS (Sumatif Akhir Semester)
12. Indikator soal diganti dengan Indikator Asesmen
13. Penilaian teman sejawat diganti Formatif
Mata pelajaran Informatika terdiri atas delapan elemen berikut ini.
Berpikir komputasional (BK) mengasah keterampilan problem solving sebagai landasan untuk menghasilkan solusi yang efektif, efisien dan optimal dengan menerapkan penalaran kritis, kreatif dan mandiri.
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) akan menjadi perkakas dalam berkarya dan sekaligus objek kajian yang memberikan inspirasi agar suatu hari peserta didik menjadi pencipta karya-karya berteknologi yang berlandaskan informatika.
Sistem komputer (SK) adalah pengetahuan tentang bagaimana perangkat keras dan perangkat lunak berfungsi dan saling mendukung dalam mewujudkan suatu layanan bagi pengguna baik di luar maupun di dalam jaringan komputer/internet.
Jaringan Komputer dan Internet (JKI) memfasilitasi pengguna untuk menghubungkan sistem komputer dengan jaringan lokal maupun internet.
Analisis data (AD) memberikan kemampuan untuk menginput, memproses, memvisualisasi data dalam berbagai tampilan, menganalisis, dan menginterpretasi serta mengambil kesimpulan serta keputusan berdasarkan penalaran.
Algoritma dan Pemrograman (AP) mengarahkan peserta didik menuliskan langkah penyelesaian solusi secara runtut dan menerjemahkan solusi menjadi program yang dapat dijalankan oleh mesin (komputer).
Dampak Sosial Informatika (DSI) menyadarkan peserta didik akan dampak informatika dalam:
a. kehidupan bermasyarakat dan dirinya, khususnya dengan kehadiran dan pemanfaatan TIK, dan
b. bergabungnya manusia dalam jaringan komputer dan internet untuk membentuk masyarakat digital.
Praktik Lintas Bidang (PLB) melatih peserta didik bergotong royong untuk untuk menghasilkan artefak komputasional secara kreatif dan inovatif dengan mengintegrasikan semua pengetahuan informatika maupun pengetahuan dari mata pelajaran lain, menerapkan proses rekayasa atau pengembangan (design, implement, debugging, testing, refining), serta mendokumentasikan dan mengomunikasikan hasil karyanya
Fase E
Pada akhir fase E, diharapkan peserta didik :
mampu mendeskripsikan fungsi dan cara kerja system komputer, bagaimana komponen-komponen sistem bekerja dan saling berinteraksi, memahami internet dan jaringan lokal serta mengkoneksikan perangkat ke jaringan local dan internet, enkripsi data, mengumpulkan dan mengintegrasikan data dari berbagai sumber baik secara manual atau otomatis menggunakan perkakas yang sesuai, mengintegrasikan potongan objek dalam berbagai format dari berbagai aplikasi untuk disajikan dalam berbagai representasi yang memudahkan analisis dan interpretasi, dan menggunakan fitur lanjut dan otomasi dari aplikasi perkantoran
mampu menerapkan berpikir komputasional dengan strategi algoritmik standar untuk mengembangkan program komputer yang terstruktur dalam bahasa pemrograman prosedural tekstual sebagai solusi atas persoalan berbagai bidang yang mengandung data diskrit bervolume tidak kecil, bergotong royong untuk menyelesaikan suatu persoalan kompleks dengan mengembangkan (merancang, mengimplementasi, memperbaiki, menguji) artefak komputasional yang bersentuhan dengan bidang lain sesuai kaidah proses rekayasa, serta mengomunikasikan secara lisan dan tertulis rancangan produk, produk, dan prosesnya;
mampu mengenal sejarah perkembangan komputer dan tokohtokohnya, memahami aspek teknis, hukum, ekonomi, lingkungan, dan social dari produk TIK, hak kekayaan intelektual, dan lisensi. Mengenal berbagai bidang studi dan profesi terkait informatika serta peran informatika pada bidang lain.
Elemen
Capaian Pembelajaran
BK
Pada akhir fase E, peserta didik mampu menerapkan strategi algoritmik standar pada kehidupan sehari-hari maupun implementasinya dalam system komputer, untuk menghasilkan beberapa solusi persoalan dengan data diskrit bervolume besar
TIK
Pada akhir fase E, peserta didik mampu memanfaatkan berbagai aplikasi secara bersamaan dan optimal untuk berkomunikasi, mencari informasi di internet, serta mahir menggunakan fitur lanjut aplikasi perkantoran (pengolah kata, angka, dan presentasi) beserta otomasinya untuk mengintegrasikan dan menyajikan konten aplikasi dalam berbagai representasi yang memudahkan analisis dan interpretasi konten tersebut.
SK
Pada akhir fase E, peserta didik mampu menjelaskan cara kerja computer dan masing-masing komponen-komponennya, menjelaskan peran system operasi dan mekanisme internal yang terjadi pada interaksi antara perangkat keras, perangkat lunak, dan pengguna
JKI
Pada akhir fase E, peserta didik menjelaskan Internet dan jaringan lokal,komunikasi data via ponsel, konektivitas internet melalui jaringan kabel dannirkabel (bluetooth, wifi, internet), menerapkan enkripsi untuk memproteksi data pada saat melakukan koneksi perangkat ke jaringan lokal maupun internet yang tersedia.
AD
Pada akhir fase E, peserta didik mampu menjelaskan aspek privasi dan keamanan data, mengumpulkan data secara otomatis dari berbagai sumber data, memodelkan data berbagai bidang, menerapkan seluruh siklus pengolahan data (pengumpulan, pengolahan, visualisasi, analisis dan interpretasi data, publikasi) dengan menggunakan perkakas yang sesuai, menerapkan strategi pengelolaan data yang tepat guna dengan mempertimbangkan volume dan kompleksitasnya
AP
Pada akhir fase E, peserta didik mampu menerapkan praktik baik konsep pemrograman prosedural dalam salah satu bahasa pemrograman prosedural dan mampu mengembangkan program yang terstruktur dalam notasi algoritma atau notasi lain, berdasarkan strategi algoritmik yang tepat.
DSI
Pada akhir fase E, peserta didik mampu mendeskripsikan dan menarik pelajaran dari sejarah perkembangan komputer dan tokoh-tokohnya; menjelaskan hak kekayaan intelektual dan lisensi, aspek teknis, hukum, ekonomi, lingkungan dan sosial dari produk TIK, , serta mampu menjelaskan berbagai bidang studi dan profesi bidang informatika serta peran informatika pada bidang lain
PLB
Pada akhir fase E, peserta didik mampu bergotong royong dalam tim inklusif untuk mengerjakan proyek bertema informatika sebagai solusi persoalan masyarakat, mulai dari mengidentifikasi persoalan, merancang, mengimplementasi, menguji, dan menyempurnakan program computer didasari strategi algoritma yang sesuai, dan mengkomunikasikan secara lisan maupun tertulisproduk, proses pengembangan solusi dan manfaat solusinya bagi masyarakat.
Fase F
Pada akhir fase F, diharapakan peserta didik:
mampu mengkaji berbagai strategi algoritmik yang menghasilkan lebih dari satu solusi persoalan, menganalisis setiap solusi, serta menentukan solusi yang paling efisien dan optimal untuk dikembangkan menjadi program komputer, mengkritisi kasus-kasus terkini terkait informatika di masyarakat, merancang dan mengimplementasi struktur data abstrak yang lebih kompleks menggunakan beberapa library standar termasuk library untuk kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan pengolahan data bervolume besar, mengembangkan, melakukan pemeliharaan, dan penyempurnaan kode sumber program dengan tetap memperhatikan kualitasnya serta menuliskan dokumentasi dan menjelaskan aspek statik dan dinamik dari program komputer, menerjemahkan sebuah program dalam satu bahasa yang sudah dikenalnya ke bahasa lain berdasarkan kaidah translasi yang diberikan, memahami jaringan komputer dari sisi teknis, termasuk cyber security, dan tata kelola untuk mengontrol akses data ke sistem, mampu melakukan konfigurasi dan setting komputer ke jaringan komputer dan internet untuk menjamin keamanan dirinya dan
mampu bergotong royong dengan menggunakan berbagai perkakas TIK untuk merancang, mengimplementasi, menguji, memperbaiki, menghasilkan prototipe perangkat lunak yang berinteraksi dengan single board computer/controller atau kit elektronika untuk edukasi yang bisa diprogram atau mengembangkan program untuk mengolah data bervolume besar serta mampu mengkomunikasikan produk dan proses pengembangan perangkat lunak yang dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak aplikasi
Elemen
Capaian Pembelajaran
BK
Pada akhir fase F, peserta didik mampu menganalisis beberapa strategi algoritmik secara kritis dalam menghasilkan banyak alternatif solusi untuk satu persoalan dengan memberikan justifikasi efisiensi, kelebihan, dan keterbatasan dari semua alternatif solusi, kemudian memilih dan menerapkan solusi terbaik, paling efisien, dan optimal dengan merancang struktur data yang lebih kompleks dan abstrak
TIK
Capaian pembelajaran terintegrasi dalam PLB
SK
Capaian pembelajaran terintegrasi dalam PLB
JKI
Pada akhir fase F, peserta didik memahami konsep lanjutan jaringan komputer dan internet, meliputi topologi jaringan yang menghubungkan beberapa komputer, memahami aspek teknis berbagai jaringan komputer, lapisan informasi dalam suatu sistem jaringan komputer (OSI Layer), komponen jaringan komputer dan mekanisme pertukaran data, konsep cyber security, tata kelola kontrol akses data, serta faktor-faktor dan konfigurasi keamanan jaringan
AD
Capaian pembelajaran terintegrasi dalam PLB.
AP
Pada akhir fase F, peserta didik mampu bergotong-royong dalam mengembangkan program modular yang berukuran besar menggunakan bahasa pemrograman yang ditentukan, mampu memahami struktur program ( aspek statik) dan eksekusi (aspek dinamik) suatu program sumber (source code) serta memelihara dan menyempurnakannya, mampu mengenal algoritma standar dan strategi efisiensinya, mampu merancang dan mengimplementasikan struktur data abstrak yang kompleks seperti beberapa library standar termasuk library untuk kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan pengolahan data bervolume besar, serta mampu menerjemahkan sebuah program dalam satu bahasa yang sudah dikenalnya ke bahasa lain berdasarkan kaidah translasi yang diberikan.
DSI
Pada akhir fase F, peserta didik mampu mengkaji secara kritis kasus-kasus sosial terkini terkait produk TIK dan sistem komputasi, menganalisis kasus, memberikan berbagai argumentasi dan rasionalnya
PLB
Pada akhir fase F, peserta didik mampu bergotong royong dalam tim inklusif untuk mengerjakan proyek pengembangan sistem komputasi mulai dari menganalisis, mengidentifikasi persoalan, merancang, mengimplementasi, menguji, dan menyempurnakan sistem komputasi yang merupakan solusi dari persoalan tersebut, serta mengkomunikasikan secara lisan dan tertulis produk, proses pengembangan solusi serta manfaat dari solusi tersebut