Pengukuran berulang merupakan pengukuran yang pengambilan datanya dilakukan beberapa kali. Sehingga, data yang didapat pun tidak cuma satu, melainkan ada banyak.
Sebagai contoh, Andi mengukur waktu jatuhnya kunci dari ketinggian tertentu. Dari lima kali percobaan menjatuhkan kunci, ternyata waktu jatuhnya berbeda-beda. Didapatkan data sebagai berikut :
Percobaan pertama: 0,85 s
Percobaan kedua: 0,72 s
Percobaan ketiga: 0,79 s
Percobaan keempat: 0,52 s
Percobaan kelima: 0,72 s
Bagaimana untuk melaporkan hasil percobaan tersebut?
Format pelaporan hasil percobaan berulang adalah :
Untuk mencari rata-rata pengukuran berulang menggunakan :
Untuk mencari untuk mencari ketidakpastian pada pengukuran berulang (Δ𝑥) menggunakan :
Untuk percobaan waktu jatuh kunci sebagai berikut :
Sehingga hasil pengukuran berulang waktu jatuhnya kunci adalah :
Anda juga dapat menonton video berikut untuk lebih memahami bagaimana cara menghitung nilai ketidakpastian pengukuran berulang :