Kami merupakan bagian pengembangan diri siswa-siswi atau Ekstrakurikuler dibawah naungan OSIS SMAN 6 Bulukumba. Didirikan pada 29 Oktober 2019 oleh Bapak Eka Suhartono Tajuddin, S.Pd.,M.Pd. Paskibra SMAN 6 Bulukumba atau yang dikenal dengan PASKASH berasaskan pada PANCASILA dan UUD 1945 Serta Kode Etik berbentuk Ikrar Putra-Putri Indonesia dengan budaya organisasi yang disiplin, mandiri, profesional serta mengutamakan persatuan,kesolidaritasan dan kekeluargaan.
( PASKASH PERIODE 2021/2022 )
PROFIL PASKASH
Bergabung Bersama Kami
Silahkan mengisi data anda untuk mendaftarkan diri. Klik Link diatas
Untuk menyambut HUT RI Agustus mendatang, rangkaian persiapan sudah dimulai. Seperti yang baru dilaksanakan pihak Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Bulukumba. Bekerja sama dengan Polres Bulukumba, Dispora melaksanakan seleksi Paskibraka tingkat kabupaten dan provinsi di Sanggar Kegiatan Belajar selama dua hari (19-20/03/22).
Sebanyak 15 siswa SMAN 6 Bulukumba mengikuti seleksi itu yang berasal dari anggota ekstrakurikuler Paskibra. Penilaian didasarkan pada keterampilan baris-berbaris dasar. Dari 15 siswa, kemudian terpilih 2 siswa untuk menjadi anggota Paskibraka Kabupaten. Mereka adalah Zulkifli (X MIPA 2) dan Aezya Annisa Bulu (X MIPA 3).
Pembina Paskibra,, yang mendampingi para peserta seleksi,
“Terkhusus kepada siswa yang lolos ke tingkat provinsi, Wahyu Rahmat, harapan saya sebagai pembina tentu bisa mencapai tingkat nasional. Itu akan jadi kebanggaan besar bagi MAN 2 Bulukumba khususnya, dan Kabupaten Bulukumba secara umum,” ujarnya.
“Bagi yang lolos di kabupaten, semoga tidak berhenti sampai di sini. Terus tingkatkan kemampuan agar bisa mengharumkan nama MAN 2 Bulukumba di tingkat yang lebih tinggi lagi,” tambah Harbin.
Sementara itu, Kepala MAN 2 Bulukumba, Muhammad Anas, menyampaikan rasa bangga dan bahagianya atas capaian tersebut. Ekspresi dari bahagia tersebut beliau ungkapkan dengan memberikan hadiah berupa pembangunan sekretariat ekskul. Sekretariat tersebut untuk menambah wadah kreativitas para siswa.
“Usaha tidak mengkhianati hasil. Raihan ini adalah hasil kerja keras di bawah bimbingan pembina, pelatih, senior-senior, dan tidak terlepas dari doa pendidik dan tenaga kependidikan. Serta doa orang tua siswa,” pungkasnya.
Sebagai informasi, 6 peserta yang lolos tingkat kabupaten akan mengikuti karantina di Hotel Agri Bulukumba selama lebih kurang satu bulan sebelum tampil sebagai Pasukan Pengibar Bendera di Lapangan Pemuda Bulukumba. Dan satu orang yang lolos di tingkat provinsi akan mengikuti karantina latihan di Makassar selama dua bulan (Juli-Agustus) sebelum tampil sebagai Pasukan Pengibar Bendera di Lapangan Karebosi Makassar atau lapangan yang ditentukan pihak Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.