Gerakan Literasi Sekolah adalah sebuah gerakan dalam upaya menumbuhkan budi pekerti siswa yang bertujuan agar siswa memiliki budaya membaca dan menulis sehingga tercipta pembelajaran sepanjang hayat.
Literasi adalah kemampuan seseorang dalam mengolah dan memahami informasi saat melakukan proses membaca dan menulis. Dalam perkembangannya, definisi literasi selalu berevolusi sesuai dengan tantangan zaman.
Jika dulu definisi literasi adalah kemampuan membaca dan menulis, sekarang definisi baru dari literasi menunjukkan pengertian baru dalam upaya memaknai literasi dan pembelajarannya.
Kini ungkapan literasi memiliki banyak variasi, seperti Literasi media, literasi komputer, literasi sains, literasi sekolah, dan lain sebagainya. Hakikat ber-literasi secara kritis dalam masyarakat demokratis diringkas dalam lima verba: memahami, meliputi, menggunakan, menganalisis, dan mentransformasi teks. Kesemuanya merujuk pada kompetensi atau kemampuan yang lebih dari sekedar kemampuan membaca dan menulis.
Dan secara etimologis istilah literasi sendiri berasal dari bahasa Latin “literatur” yang dimana artinya adalah orang yang belajar. Dalam hal ini, literasi sangat berhubungan dengan proses membaca dan menulis.
Numerasi adalah kemampuan untuk menggunakan konsep bilangan dan keterampilan matematika dasar dalam kehidupan sehari-hari untuk menyelesaikan masalah praktis dalam berbagai konteks.
Dalam konteks pembelajaran:
Tidak hanya soal hitung-menghitung.
Termasuk kemampuan memahami data, grafik, pola, logika, dan menerapkannya dalam pengambilan keputusan.
Literasi memiliki beberapa tujuan antara lain yaitu:
Memperkuat nilai kepribadian dengan membaca dan menulis
Dapat mengembangkan dan menumbuhkan budi pekerti yang baik
Memberikan penilaian kritis pada karya tulis seseorang
Dapat mengembangkan dan menumbuhkan budaya literasi di sekolah maupun masyarakat.
Mengisi waktu dengan literasi agar lebih berguna
Dapat meningkatkan pengetahuan yang dimiliki dengan cara membaca segala macam informasi yang bermanfaat.
Dapat meningkatkan pemahaman seseorang dalam mengambil intisari dari suatu bacaan.
Numerasi memiliki beberapa tujuan antara lain yaitu:
Mengembangkan Kemampuan Menggunakan Matematika dalam Kehidupan Nyata
Seperti menghitung uang, membaca jadwal, atau memahami data.
Meningkatkan Kemampuan Berpikir Logis dan Analitis
Agar siswa bisa menyelesaikan masalah secara sistematis dan efisien.
Membantu Pengambilan Keputusan yang Tepat
Berdasarkan data, angka, dan perbandingan yang rasional.
Meningkatkan Kepercayaan Diri dalam Menghadapi Tugas Berbasis Angka
Seperti memahami grafik, persentase, pengukuran, dan statistik sederhana.
Menjadi Dasar untuk Pembelajaran Lanjutan
Numerasi mendukung pemahaman di bidang lain seperti sains, teknologi, dan ekonomi.
Selain memiliki tujuan, literasi juga memiliki beberapa manfaat bagi kita semua, diantaranya:
Melatih dalam hal menulis serta juga merangkai kata yang bermakna
Menambah kosa kata
Meningkatkan fokus dan konsentrasi seseorang
Mengoptimalkan kerja otak
Mempertajam diri didalam menangkap makna dari suatu informasi yang sedang dibaca.
Melatih kemampuan berpikir dan menganalisa
Menambah wawasan dan informasi baru
Mengembangkan kemampuan verbal
Meningkatkan kemampuan interpersonal.
Literasi dasar bisa didefinisikan sebagai kemampuan dasar dalam membaca, menulis, mendengar, dan berhitung.
Tujuan dari literasi dasar ini adalah untuk mengoptimalkan kemampuan individu dalam membaca, menulis, berkomunikasi, dan berhitung.
Literasi perpustakaan bisa dipahami sebagai kemampuan dalam memahami serta membedakan karya tulis fiksi maupun non fiksi, memahami bagaimana cara menggunakan katalog dan indeks, hingga kemampuan untuk memahami informasi pada saat membuat suatu karya tulis dan penelitian.
Literasi media bisa dipahami sebagai kemampuan untuk mengetahui dan membaca berbagai jenis media, baik media elektronik, cetak, dan lain sebagainya, serta memahami cara menggunakan media-media tersebut.
Literasi teknologi dapat dipahami sebagai seperangkat kemampuan untuk mengetahui dan memahami segala hal yang berhubungan dengan teknologi, seperti hardware dan software, serta mengerti bagaimana cara menggunakan internet, hingga memahami etika dalam memanfaatkan sebuah teknologi.
Pengertian literasi visual adalah pemahaman dan kemampuan dalam menginterpretasikan dan memberi makna informasi yang berbentuk gambar atau visual. Literasi visual ini hadir dengan alasan jika suatu gambar bisa dibaca dan artinya bisa dikomunikasikan dari proses membaca.
Beberapa hal sederhana yang bisa guru lakukan di sekolah untuk meningkatkan literasi sebagai berikut:
Membuat dinding motivasi di kelas
Jadwal wajib ke perpustakaan
Membaca buku non pelajaran sebelum proses belajar dimulai