Kelas 4A-2025 SDMuhCC
IPS: " Yuk Peduli Lingkungan dan Pengelolaan Sampah”
Sikap Peduli terhadap Permasalahan Lingkungan
Lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di sekitar kita, seperti udara, air, tanah, tumbuhan, hewan, dan manusia. Lingkungan harus dijaga agar tetap bersih dan sehat.
Peduli lingkungan adalah sikap dan tindakan yang menunjukkan perhatian, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap kebersihan, kelestarian, dan kesehatan lingkungan sekitar.
Apa sajakah Contoh Sikap Peduli Lingkungan? – IPS: halaman 232-240
Menanam dan Merawat tanaman
Membuang sampah pada tempatnya
Membersihkan lingkungan dan ikut kerja bakti
Menanam pohon (reboisasi = penghijauan Kembali)
Menjaga lsatwa (flora-fauna) liar/dilindungi
Menghemat air dan listrik
Mengelola sampah dengan 3R (Reuse – Reduce – Recycle)
Pengelolaan Sampah dengan 3R
1. Reuse = Menggunakan Kembali Sampah
Contoh : membuat pot/vas bunga dari bekas botol minum
2. Reduce = Mengurangi sampah
Contoh : membawa tas belanja sendiri untuk mengurangi sampah plastik
3. Recycle = Mendaur ulang sampah
Contoh : melebur sampah plastik/logam menjadi barang-barang baru kembali dicetak.
1. Beberapa permasalahan lingkungan yang sering terjadi, antara lain:
● Pencemaran lingkungan (air, udara, tanah, suara).
● Sampah yang menumpuk dan tidak terkelola dengan baik.
● Penggundulan hutan yang menyebabkan banjir dan tanah longsor.
● Penggunaan plastik berlebihan yang sulit terurai.
2. Dampak (akibat yang ditimbulkan) dari Permasalahan Lingkungan:
● Kesehatan manusia terganggu.
● Sumber daya alam berkurang.
● Kehidupan flora dan fauna terancam.
● Terjadinya bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.
3. Cara Mengatasi Permasalahan Lingkungan
● Mengurangi penggunaan plastik dan menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle).
● Membuang sampah pada tempatnya dan memilah sampah.
● Menanam pohon untuk penghijauan.
● Menghemat air dan listrik.
● Menggunakan kendaraan ramah lingkungan atau transportasi umum
Anak-anak kelas 4, sebelum kita menonton film tentang lingkungan, mari kita ingat dulu bahwa lingkungan adalah tempat kita hidup, bermain, dan belajar setiap hari. Lingkungan terdiri dari udara, air, tanah, tumbuhan, hewan, dan manusia yang saling berhubungan. Jika lingkungan kita bersih, sehat, dan terjaga, maka hidup kita akan nyaman. Namun, jika lingkungan rusak, banyak sampah, atau tercemar, maka kita bisa mengalami kesulitan dan sakit. Melalui film yang akan kita tonton ini, kalian akan melihat berbagai permasalahan lingkungan serta bagaimana cara kita menjaga dan melestarikannya. Perhatikan baik-baik, ya, supaya kita bisa belajar bersama bagaimana mencintai dan merawat lingkungan sekitar kita. Yuk kita lihat contoh permasalahan lingkungan disekitar kita :
IPS: " Yuk Jaga Hutan Kita”
Hutan adalah kawasan luas yang ditumbuhi berbagai jenis pohon dan tumbuhan lain yang menjadi tempat hidup berbagai hewan serta berfungsi menjaga keseimbangan lingkungan.
Manfaat Hutan
Sumber Oksigen – pohon menghasilkan oksigen (O₂) yang sangat penting bagi kehidupan.
Pengatur Iklim – menyerap karbon dioksida (CO₂) sehingga mengurangi pemanasan global.
Mencegah Bencana – akar pohon menyerap air sehingga mencegah banjir, tanah longsor, dan kekeringan.
Sumber Ekonomi – menghasilkan kayu, rotan, madu, obat-obatan, dan hasil hutan lainnya.
Habitat Makhluk Hidup – tempat tinggal berbagai hewan dan tumbuhan.
Tempat Rekreasi dan Edukasi – hutan dimanfaatkan untuk wisata alam dan penelitian.
Kegiatan yang Merusak Hutan
Penebangan liar (illegal logging).
Pembakaran hutan.
Pembukaan lahan tanpa reboisasi.
Perburuan hewan secara berlebihan.
Perang dan kerusakan alam / hutan
Cara Menjaga Kelestarian Hutan
Reboisasi – menanam kembali pohon di hutan yang gundul.
Tidak menebang pohon sembarangan – hanya menebang pohon sesuai aturan.
Mengurangi penggunaan kertas berlebihan – agar tidak banyak pohon ditebang.
Menjaga kebersihan hutan – tidak membuang sampah sembarangan saat berkunjung.
Melestarikan hewan hutan – tidak berburu hewan yang dilindungi.
Ikut serta dalam kegiatan konservasi – misalnya program penghijauan sekolah.
Hutan adalah paru-paru dunia yang harus dijaga. Dengan memanfaatkan hutan secara bijak dan melakukan kegiatan pelestarian, kita bisa menjaga keseimbangan alam serta mewariskannya untuk generasi mendatang. Yuk simak video lagu "Earth Song" Michael jackson berikut dan renungkanlah jika hutan rusak oleh tangan-tangan manusia.
BDR: " Keanekaragaman Hayati di Indonesia”
Keanekaragaman hayati
adalah keberagaman makhluk hidup yg ada di bumi.
Cth: berbagai jenis hewan, tumbuhan, dan makhluk hidup lainnya yang hidup di darat, air, maupun udara.
Keanekaragaman Hayati dipengaruhi oleh tiga faktor utama, yaitu:
1. Keanekaragaman genetik – variasi gen dalam satu spesies, misalnya variasi warna bunga pada tanaman yang sama.
2. Keanekaragaman ekosistem – perbedaan habitat atau lingkungan tempat hidup, seperti hutan hujan, padang rumput, dan laut.
3. Keanekaragaman spesies – banyaknya jenis makhluk hidup (spesies) yang berbeda dalam suatu ekosistem, seperti berbagai jenis burung, serangga, atau tumbuhan dalam satu hutan.
KLASIFIKASI (PENGELOMPOKAN) FLORA DAN FAUNA DI INDONESIA,
FLORA=TUMBUHAN :
1. Flora Indonesia Barat (Flora Asiatis)
Meliputi: Sumatra, Kalimantan, Jawa, dan Bali
Ciri khas: Tumbuhan tropis yang lebat dan tinggi, mirip dengan tumbuhan di wilayah Asia Tenggara.
Contoh: pohon meranti, damar, keruing, rotan, anggrek, dan berbagai jenis palem.
2. Flora Indonesia Tengah (Flora Peralihan)
Meliputi: Sulawesi, Nusa Tenggara
Ciri khas: Campuran antara flora Asiatis dan Australis, serta tumbuhan khas daerah kering.
Contoh: cendana, kayu eboni, lontar, dan berbagai jenis rumput savana.
3. Flora Indonesia Timur (Flora Australis)
Meliputi: Papua dan Kepulauan Aru
Ciri khas: Tumbuhan mirip dengan Australia dan wilayah Pasifik, banyak tumbuhan khas hutan hujan tropis basah.
Contoh: matoa, sagu, nipah, dan berbagai jenis pakis besar serta anggrek alam.
JENIS FAUNA (=HEWAN) di Indonesia diklasifikasikan menjadi tiga kawasan berdasarkan garis Wallacea dan garis Weber, yaitu:
1. Kawasan Fauna Asiatis (Indonesia Barat)
Meliputi: Sumatra, Kalimantan, Jawa, dan Bali
Ciri khas: Banyak jenis fauna yang mirip dengan Asia, seperti harimau, gajah, badak, tapir, dan berbagai jenis primata besar seperti orangutan dan lutung.
2. Kawasan Fauna Australis (Indonesia Timur)
Meliputi: Papua, Kepulauan Aru, dan sekitarnya
Ciri khas: Fauna mirip dengan Australia, seperti kasuari, cendrawasih, kanguru pohon, dan berbagai jenis burung warna-warni.
3. Kawasan Fauna Peralihan (Wallacea)
Meliputi: Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan sekitarnya
Ciri khas: Fauna unik dan endemik yang merupakan perpaduan antara tipe Asiatis dan Australis, seperti anoa, babirusa, komodo, dan maleo.
Penyebab Keanekaragaman Hayati di Indonesia
Letak geografis Indonesia di daerah tropis.
Terdiri dari ribuan pulau dengan iklim, tanah, dan cuaca yang berbeda.
Memiliki hutan hujan tropis yang luas dan subur.
Laut Indonesia yang kaya dengan berbagai jenis ikan dan biota laut.
Manfaat Keanekaragaman Hayati
Sumber pangan → beras, sayur, buah, ikan, daging.
Sumber sandang → kapas, ulat sutera, wol.
Sumber papan → kayu jati, bambu, rotan.
Sumber obat-obatan → jahe, kunyit, sambiloto.
Keindahan dan pariwisata → bunga, satwa langka, taman nasional.
Sumber ekonomi → hasil perkebunan, pertanian, dan perikanan.
Upaya Melestarikan Keanekaragaman Hayati
Menanam kembali pohon (reboisasi).
Tidak menebang hutan sembarangan.
Melindungi hewan langka dengan taman nasional dan suaka margasatwa.
Menggunakan sumber daya alam seperlunya, tidak berlebihan.
Menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.
Ikut serta dalam program penghijauan dan konservasi.
IPS: " Keragaman Budaya di Indonesia”
IPS: " Yuk Rawat+Jelajahi Bentang Alam di Sekitar Kita”
Bentang alam atau bentuk muka bumi adalah pemandangan permukaan bumi yang terhampar dengan berbagai ragam bentuk (contoh : Pegunungan, Dataran tinggi, Dataran rendah, Lembah, Bukit, Sungai, Pantai, Laut, Selat, Teluk)
Bentang Alam Daratan (Landforms) Kata-kata baru + English
Mountain = Gunung → Tanah yang menjulang tinggi dibandingkan daerah sekitarnya,
Mountains = Pegunungan → deretan gunung-gunung
Hill = Bukit → Daratan yang lebih tinggi dari sekelilingnya tetapi tidak setinggi gunung.
Plateau = Dataran tinggi → Tanah datar yang berada di ketinggian lebih dari 500 mdpl
Plain = Dataran rendah → Wilayah tanah yang luas dan relatif datar, sering digunakan untuk pertanian.
Valley = Lembah → Wilayah rendah di antara dua gunung atau bukit
Cave = Gua → Rongga di dalam tanah atau gunung yang terbentuk secara alami.
Desert = Gurun → Wilayah yang kering dengan curah hujan rendah, berpasir dan gersang.
Island = Pulau → Daratan yang dikelilingi oleh air di semua sisinya.
Peninsula = Semenanjung → Daratan yang menjorok ke laut dan dikelilingi air.
Penting : " Menjaga Kelestarian Alam”
Jalan-jalan : " Jelajah Bentang Alam”
Video Lagu : " Bentang Alam Indonesia”
DeepLearning: " Belajar dari Alam”
Extended Learning: " Volcano + Tectonic Plate + Earth Quake”
" Mengapa Bentang Alam bisa Berubah ? "
Jangan pernah berhenti belajar... karena hidup tidak pernah berhenti mengajarkan...
klik pada tombol All Foto Kelas 4A di bawah ini untuk mengakses seluruh dokumentasi dan pembelajaran Kelas 4A beserta kisah cerita dan pengalamannya.