Terdapat beberapa aktor yang terlibat dalam proses memahami pentingnya dan mengapa kurikulum perlu berubah antara lain :
Guru, peserta didik, komite sekolah, orang tua wali dan stakeholder lainnya.
Strategi yang saya lakukan dalam menyebarkan pemahaman mengapa kurikulum perlu berubah yaitu:
1. Melakukan kegiatan pemetaan kebutuhan belajar peserta didik
2. Membuat konten mengapa kurkikulum perlu berubah melalui website satuan pendidikan
3. Menjelaskan secara terbuka kepada warga sekolah, mengapa kurikulum perlu berubah.
4. Melaksanakan kegiatan diskusi dengan warga sekolah untuk mendengarkan saran dan masukan terkait perubahan kurikulum.
Praktik Baik Penerapan Disiplin Positif dengan membuat Keyakinan Kelas sebagai wujud dalam menerapkan dan menjunjung tinggi nilai-nilai profil pelajar pancasila yang pedoman prilaku positif agar menciptakan suasana belajar yang aman, menyenangkan dan berpusat pada siswa
Menjalankan komunitas belajar secara maksimal sangat pentimng dalam meningkatkan kualitas pendidikan dalam mendidik anak. oleh karena itu sangat penting bagi guru untuk bergabung dalam sebuah komunitas belajar disatuan pendidikan
Aksi nyata Fasilitator Pembelajaran menerapkan alur Percakapan TIRTA di SDN 3 Lenek Baru. Coaching sangat membantu dalam mengembangkan potensi dan sumber daya yang dimiliki oleh peserta didik. Hal yang menarik dalam aksi ini setelah dilakukan coaching dengan percapakan Tirta berdampak langsung terhadap proses pembelajaran. Perbedaan yang mecolok adalah stabilnya kondisi didalam kelas pasca coching dengan percakapan TIRTA. Perubahan sikap dan prilaku yang biasanya mengganggu saat belajar, kini sudah berubah dan lebih nyaman dalam belajar.
AKSI NYATA Merumuskan Tujuan Pembelajaran Pendidikan Pancasila Kelas V Fase C Kurikulum Merdeka. Video singkat ini dibuat agar rekan2 pendidik dapat memberikan umpan balik sebagai referensi perbaikan pembelajaran kedepannya