Jaringan Komputer adalah sekumpulan perangkat komputer, printer dan pheriperal lainnya yang saling terhubung antara satu dengan lainnya agar saling bertukar data informasi dan mencetak informasi. Jaringan Komputer berdasarkan jangkauannya dibagi menjadi 2 yaitu Jaringan Lokal dan Jaringan Internet.
Jaringan lokal adalah jaringan komputer berkabel maupun nirkabel yang menghubungkan komputer dengan perangkat lainnya dalam area terbatas seperti tempat tinggal, sekolah, laboratorium, kampus universitas, atau gedung kantor. Jaringan lokal biasanya memiliki ID yang unik yang berbeda satu dengan yang lainnya dan memiliki alamat IP (Internet Protocol) seperti 192.168.1.0.
Dalam Implementasinya jaringan lokal satu komputer akan di sebut sebagai server dan komputer lainnya akan disebut client yang saling terhubung dalam satu titik penghubung (Node).
macam-macam jenis jaringan lokal diantara :
PAN (Personal Area Network)
Jaringan PAN merupakan jaringan lokal yang sangat sederhana hanya menghubungkan antara 2 perangkat device baik komputer dengan komputer, laptop dengan laptop atau laptop dengan komputer atau dengan handphone dan handphone melalui media Kabel LAN, USB, Infrared, maupun wifi (hotspot)
LAN (Local Area Network )
Jaringan LAN merupakan jaringan yang sudah menggunakan banyak perangkat komputer dan biasanya lebih dari satu perangkat komputer, untuk melakukan hubungan komputer nya bisa menggunakan media wifi dan kable UTP (Unshield Twited Pair) . Pada jaringan komputer LAN untuk membedakan komputer satu dengan yang lainnya biasanya menggunakan alamat IP (Internet Protocol) yang berbeda-beda, agar dalam pengiriman data dari komputer satu dengan komputer lainnya tidak terjadi Collision (Kesalahan data/ bentrok pada satu alamat). Jaringan LAN dapat dijumpai pada sistem perkantoran, lab Komputer sekolah ataupun kampus
MAN (Metropolitan Area Network)
Jaringan MAN merupakan jaringan yang digunakan untuk menghubungkan antara satu kota dengan kota lain menggunakan sebuah kabel atau pemancar gelombang wireless.
CAN (Campus Area Network)
Jaringan CAN merupakan jaringan yang digunakan pada Area kampus yang dapat menghubungkan antara gedung satu dengan lainnya.
Macam-macam Jaringan Internet (Jaringan Luas ) diantaranya :
WAN (Wide Area Network)
Jaringan komputer yang sangat luas dan sudah mencakup antar negara atau benua, biasanya jaringan ini terhubung menggunakan kabel Fiber Optic bawah laut atau melalui satelit.
Internet (Interconnection Networking)
Jaringan internet sama seperti jaringan WAN untuk menghubungkannya menggunakan www (World Wide Web) aplikasi berbasis website.
TOPOLOGI BUS
TOPOLOGI STAR
TOPOLOGI RING
TOPOLOGI MESH
TOPOLOGI TREE
Topologi Jaringan adalah suatu metode untuk menghubungkan 2 komputer atau lebih, dengan menggunakan ( Kabel UTP, Fiber Optik ) maupun tanpa kabel ( Nirkabel ) sebagai media transmisi.
Topologi jaringan menjadikan sebuah sistem networking menjadi lebih terstruktur, terancang dan jelas. Apa saja sih manfaat sebuah topologi jaringan ?
Arah jalur internet menjadi jelas, jadi memudahkan network engineer untuk melakukan konfigurasi
Dapat meminimalisir biaya instalasi jaringan, karena semua sudah dihitung dengan matang dalam topologi jaringan. Jadi minim kemungkinan perangkat kelebihan maupun kurang
Memudahkan dalam maintenance maupun upgrade di sisi network engineer. Karena semua telah terstruktur dengan rinci, pemberian label pada setiap kabel juga akan menjadi nilai plus.
Penggunaan menjadi sangat mudah di sisi user. Semua bisa saling berkomunikasi dengan baik
Topologi Jaringan juga mempunyai beberapa jenis. Pemilihan sebuah topologi jaringan tergantung kebutuhan user. Mulai dari berapa perangkat yang akan diinstalasi, jarak jangkauan suatu WiFi, berapa ruangan yang akan masuk dalam proses instalasi, dsb. Misalkan, membangun sistem jaringan di lab sekolah, berarti lebih cocok menggunakan topologi star.
Berikut adalah jenis – jenis topologi jaringan komputer
1. Topologi Bus
2. Topologi Star
3. Topologi Ring
4. Topologi Mesh
5. Topologi Tree
I. TOPOLOGI BUS
Topologi Jaringan Bus merupakan topologi jaringan yang pertama kali digunakan dalam mengubungkan komputer. Media transmisi yang digunakan berupa sebuah kabel panjang dengan beberapa terminal yang nantinya akan terhubung ke masing – masing komputer, dan pada ujung kabel harus diakhiri dengan satu terminator. Topologi jaringan ini sudah sangat jarang dipakai di suatu perusahaan maupun instasi karena resiko yang ditimbulkan terlalu besar. Mulai dari tingginya resiko tabrakan data, dan jika ada suatu perangkat komputer yang rusak, maka jaringan langsung tidak bisa berfungsi sebelum diperbaiki.
Topologi Bus mempunyai beberapa karakteristik, yaitu
1. Biaya yang murah dalam instalasi, karena hanya membutuhkan beberapa perangkat
2. Proses instalasi mudah dan sederhana
3. Node dihubungkan secara serial pada kabel, dan pada ujung kabel ditutup dengan terminator
4. Tidak diperlukan sebuah HUB karena hanya butuh connector
5. Jika salah satu perangkat ada yang rusak, maka seluruh jaringan dapat terjadi down, sehingga semua user tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut
Kelebihan Topologi Bus
1. Sistem topologi yang sangat sederhana
2. Biaya yang lebih murah dari pada topologi jaringan lainnya
3. Membutuhkan kabel yang sedikit
Kekurangan Topologi Bus
1. Tidak cocok untuk penggunaan pada traffic yang padat
2. Sulit dalam melakukan maintenance
3. Koneksi lebih lambat dari pada topologi yang lain
II. TOPOLOGI STAR
Topologi jaringan ini memiliki bentuk yang sama seperti bintang, dengan HUB sebagai media penghubung ke setiap perangkat komputer seperti gambar topologi star diatas. Topologi Star biasa digunakan dalam lab komputer di suatu sekolah.
Berikut ini adalah karakteristik Topologi Star,
1. Semakin banyak perangkat user di topologi star yang terhubung dalam suatu HUB, maka kinerja jaringan akan menurun
2. Setiap perangkat user akan berkomunikasi langsung dengan HUB
3. Topologi star mudah untuk dikembangkan
4. Jika salah satu perangkat user rusak maka jaringan masih bisa berjalan dengan baik
5. Kabel UTP sebagai media transmisi
Kelebihan Topologi Star
1. Topologi star mudah dalam pengembangan suatu jaringan
2. Topologi star minim trouble, jika ada perangkat user yang trouble, tidak akan mempengaruhi kinerja jaringan
Kekurangan Topologi Star
Topologi star hanya memiliki 1 tumpuan, yaitu pada perangkat HUB, jika HUB mengalami trouble, maka akan berpengaruh ke semua perangkat user yang berada dalam topologi star
Biaya yang relatif mahal, karena membutuhkan banyak kabel yang dihubungkan dari HUB ke perangkat user
Jumlah port yang terbatas pada HUB
III. TOPOLOGI RING
Topologi ring digunakan dalam jaringan dengan performa yang tinggi, karena membutuhkan bandwidth yang besar untuk beberapa fitur yang digunakan. Pada topologi ring, masing-masing titik memiliki fungsi sebagai repeater.
Karakteristik topologi ring antara lain :
Titik-titik dihubungkan secara serial di sepanjang kabel, dengan bentuk jaringan menyeruoai cincin.
Tipe kabel yang biasa digunakan adalah kabel UTP
Trouble yang dihadapi mirip dengan topologi bus, yaitu apabila satu titik rusak maka seluruh titik tidak dapat berkomunikasi dalam jaringan itu.
Paket-paket data dapat mengalir dalam satu arah sehingga collision dapat dihindarkan
Kelebihan Topologi Ring
1. Waktu lebih optimal dalam mengakses suatu data
2. Data mengalir dalam satu arah sehingga minim terjadi collision
3. Kualitas aliran data lebih cepat karena dapat melayani data secara fleksibel
4. Dapat melayani aliran lalulintas data yang padat, karena data dapat bergerak secara fleksibel
Kekurangan Topologi Ring
Sulit melakukan Konfigurasi Ulang
Menambah atau mengurangi komputer akan membuat jaringan kacau
Apabila terdapat salah satu komputer yang tidak berfungsi, maka akan mempengaruhi jaringan secara keseluruhan.
Coming soon ....