Pemanfaatan Learning Management System (LMS) pada mata kuliah Metode Investigasi dan Survey Bawah Air/Selam Ilmiah di Program Studi PSP FPIK Universitas Bung Hatta yang terakreditasi “UNGGUL” memiliki peranan penting dalam mendukung proses pembelajaran yang modern, interaktif, dan berbasis capaian pembelajaran (Outcome-Based Education/OBE). Mata kuliah ini membahas prinsip, teknik, dan praktik investigasi serta survei di lingkungan bawah air untuk mendukung kajian sumber daya perikanan dan ekosistem perairan, sehingga memerlukan integrasi antara penguasaan teori, keterampilan teknis, keselamatan kerja, dan praktik lapangan secara profesional.
LMS menjadi media pembelajaran digital yang efektif dalam menyediakan berbagai sumber belajar seperti modul elektronik, video teknik survei bawah air, simulasi penggunaan alat investigasi, dokumentasi ekosistem laut, hingga panduan keselamatan selam ilmiah. Melalui LMS, mahasiswa dapat mempelajari konsep dasar investigasi bawah air secara fleksibel dan berkelanjutan, baik sebelum maupun setelah kegiatan praktikum dan survei lapangan dilakukan.
Penggunaan LMS sangat penting dalam membantu mahasiswa memahami berbagai metode pengamatan dan pengukuran bawah air, baik secara langsung (in situ) maupun menggunakan bantuan teknologi seperti kamera bawah air, sensor oseanografi, GPS, sonar, dan perangkat dokumentasi digital lainnya. Materi mengenai teknik transek, pengamatan visual, identifikasi ekosistem bawah air, serta metode pencatatan data dapat disajikan melalui media interaktif, animasi, video demonstrasi, dan studi kasus lapangan sehingga mahasiswa lebih mudah memahami prosedur investigasi secara sistematis dan ilmiah.
Selain itu, LMS mendukung peningkatan aspek keselamatan dan profesionalisme dalam kegiatan survei bawah air. Materi terkait prosedur keselamatan selam (diving safety), penggunaan peralatan selam, komunikasi bawah air, manajemen risiko, hingga standar operasional survei dapat dipelajari melalui modul digital dan evaluasi daring. Dengan demikian, mahasiswa memiliki kesiapan yang lebih baik sebelum melaksanakan praktik lapangan sehingga kegiatan survei dapat dilakukan secara aman, efektif, dan sesuai standar ilmiah.
Dalam aspek pembelajaran kolaboratif, LMS memfasilitasi forum diskusi, tugas kelompok, presentasi digital, dan pelaporan hasil survei yang memungkinkan mahasiswa bekerja sama dalam merancang kegiatan investigasi bawah air, menganalisis data lapangan, serta menyusun laporan ilmiah secara sistematis. Aktivitas ini membantu meningkatkan kemampuan kerja tim, komunikasi ilmiah, berpikir kritis, dan pengambilan keputusan berbasis data.
LMS juga mempermudah integrasi pembelajaran lapangan dengan pembelajaran digital. Dokumentasi hasil penyelaman, foto dan video ekosistem bawah air, data pengamatan lapangan, hingga hasil identifikasi sumber daya pesisir dan laut dapat diunggah dan dianalisis secara bersama melalui platform LMS. Hal ini memungkinkan mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan berbasis praktik nyata di lapangan.
Dalam aspek evaluasi pembelajaran, LMS memudahkan dosen melakukan monitoring aktivitas mahasiswa, penilaian kuis, laporan praktikum, proyek survei, hingga evaluasi keterampilan investigasi bawah air secara transparan dan terdokumentasi. Mahasiswa juga dapat memperoleh umpan balik secara cepat sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan berkelanjutan.
Lebih lanjut, implementasi LMS mendukung pengembangan literasi digital dan penguasaan teknologi mahasiswa dalam bidang survei sumber daya perikanan dan ekosistem perairan. Mahasiswa dapat mengakses berbagai referensi ilmiah, data spasial, teknologi pemetaan bawah air, serta perkembangan metode investigasi kelautan modern yang relevan dengan kebutuhan dunia akademik maupun industri.
Dengan demikian, penggunaan LMS pada mata kuliah Metode Investigasi dan Survey Bawah Air menjadi komponen strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di Prodi PSP FPIK Universitas Bung Hatta. LMS mampu mengintegrasikan teori, praktik lapangan, teknologi, keselamatan kerja, dan pembelajaran kolaboratif sehingga menghasilkan lulusan yang kompeten dalam melakukan investigasi dan survei bawah air secara ilmiah, sistematis, aman, dan profesional untuk mendukung pengelolaan sumber daya perikanan dan ekosistem perairan yang berkelanjutan.