Kelompok Usaha Siswa Dual Track Raup Jutaan Rupiah
di Festival Jajak Bahari
Kelompok Usaha Siswa Dual Track Raup Jutaan Rupiah
di Festival Jajak Bahari
Muara Muntai – Program Dual Track SMA Negeri 1 Muara Muntai kembali menunjukkan kiprah positifnya. Melalui Kelompok Usaha Siswa Dual Track, mereka hadir memamerkan sekaligus menjual hasil olahan keterampilan di ajang Festival Jajak Bahari yang diselenggarakan di Desa Muara Muntai Ilir, Kecamatan Muara Muntai. pada tanggal 13 Hingga 15 Agustus 2025
Dalam festival yang berlangsung meriah selama tiga hari ini, siswa-siswi dari tiga bidang keterampilan — Multimedia Desain Grafis, Tataboga, dan Tatabusana — menghadirkan beragam produk kreatif hasil karya mereka. Dari bidang multimedia, siswa memamerkan desain grafis berupa sablon gelas mug, gantungan kunci, hingga pin yang menarik perhatian pengunjung. Sementara dari bidang tataboga, olahan lezat seperti bolu selai labu, kue puding, dan aneka camilan manis menjadi incaran para pengunjung festival. Tidak ketinggalan, siswa dari bidang tatabusana menampilkan hasil karya jahit dan kreasi busana yang memperlihatkan keterampilan serta kreativitas mereka.
Antusiasme masyarakat begitu besar. Sejak sore hari hingga malam, stand Dual Track selalu ramai dipadati pembeli. Dalam tiga hari berjualan mulai pukul 15.00 hingga 23.00 WITA, kelompok usaha siswa ini berhasil meraup keuntungan hingga jutaan rupiah.
Kepala SMA Negeri 1 Muara Muntai mengapresiasi semangat dan kerja keras para siswa. “Program Dual Track bukan hanya memberi keterampilan praktis, tetapi juga melatih jiwa wirausaha sejak dini. Melalui festival ini, siswa belajar bagaimana memasarkan produk, berinteraksi dengan konsumen, hingga mengelola keuntungan,” ujarnya.
Kehadiran Kelompok Usaha Siswa Dual Track dalam festival ini diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus berkarya, berinovasi, serta mengembangkan potensi kewirausahaan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
DUAL TRACK SMA NEGERI 1 MUARA MUNTAI PERKENALKAN PRODUK UNGGULAN DI FESTIVAL JAJAK BAHARI MUARA MUNTAI ILIR
Muara Muntai 16 Agustus 2025 — Program Dual Track SMA Negeri 1 Muara Muntai turut memeriahkan Festival Jajak Bahari yang digelar oleh Desa Muara Muntai Ilir tanggal 13 - 15 Agustus 2025. Kehadiran Dual Track SMA Negeri 1 Muara Muntai dalam festival tersebut bertujuan untuk memperkenalkan beragam produk unggulan hasil karya siswa kepada masyarakat, sekaligus melakukan praktek pemasaran produk secara offline.
Dalam kegiatan ini, setiap Keahlian Dual Track menampilkan inovasi khasnya. Dari Keterampilan Tata Boga, siswa menghadirkan Bolu Lapis Selai Labu yang lembut dan manis alami, Amparan Tata Mix Barongko, Kue perahu Hunkwee, kerupuk bawang dan minuman segar dengan berabagai rasa yang unik, kudapan unik ini memadukan cita rasa tradisional dengan sentuhan modern. Bidang Tata Busana memamerkan karya kreatif berupa Aksesori Jilbab dan Tote Bag yang elegan dan cocok untuk berbagai gaya, sementara bidang Multimedia memikat pengunjung dengan produk custom seperti gantungan kunci, gelas mook, dan sablon baju dengan desain sesuai pesanan.
Partisipasi Dual Track SMA Negeri 1 Muara Muntai mendapat sambutan hangat dan respon positif dari masyarakat. Berbagai produk unggulan yang ditampilkan, mulai dari kuliner, busana, hingga multimedia, berhasil mencuri perhatian pengunjung. Salah satu warga, Ibu Ana, mengungkapkan kekagumannya pada produk Bolu Lapis Selai Labu. “ternyata labu kuning yang biasa kita buat sayur bisa dibuat selai yang enak dan menghasilkan produk bolu lapis yang sekreatif ini. Bolu lapis selai labunya enak sekali, cocok untuk oleh-oleh khas Muara Muntai," ungkapnya.
Kepala SMA Negeri 1 Muara Muntai menyampaikan rasa bangga atas partisipasi siswanya dalam Festival Jajak Bahari Desa Muara Muntai Ilir. Ia menilai kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa program Dual Track mampu melatih kreativitas, keterampilan, sekaligus jiwa kewirausahaan siswa.
“Kami sangat bangga karena anak-anak bisa menampilkan karya terbaiknya di hadapan masyarakat. Melalui produk unggulan dari tata boga, tata busana, hingga multimedia, mereka belajar bagaimana berinovasi sekaligus memasarkan hasil karyanya. Ini pengalaman berharga yang tidak hanya membentuk keterampilan teknis, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan kemandirian,” ujarnya.
Beliau juga menambahkan bahwa dukungan masyarakat sangat berarti bagi perkembangan siswa. “Apresiasi positif dari pengunjung festival akan menjadi motivasi besar bagi anak-anak untuk terus berkreasi dan mengembangkan potensi lokal menjadi produk yang bernilai. Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut sehingga lahir generasi muda yang kreatif, inovatif, dan siap bersaing,” tambahnya.
WORKSHOP DUAL TRACK
Pembinaan Karir dan Usaha dengan Tema HOBI JADI CUAN - CARA MERUBAH KEGEMARAN MENJADI USAHA yang akan dilaksanakan secara daring pada:
Hari/Tanggal : Sabtu, 19 Juli 2025
Waktu : 09.00 - 10.30 WITA
Link Zoom : https://intip.in/PembinaanKarir05
Siswa SMA Negeri 1 Muara Muntai Program Dual Track Ikuti Workshop
“Hobi Jadi Cuan” Secara Daring
Muara Muntai, 19 Juli 2025 — Siswa-siswi Program Dual Track SMA Negeri 1 Muara Muntai mengikuti kegiatan Workshop Pembinaan Karir dan Usaha yang mengusung tema “Hobi Jadi Cuan – Cara Merubah Kegemaran Menjadi Usaha” pada Sabtu pagi, 19 Juli 2025. Kegiatan ini berlangsung secara daring dan dipusatkan di Gedung Pertemuan SMA Negeri 1 Muara Muntai, mulai pukul 09.00 hingga 10.30 WITA.
Workshop ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam mendukung pengembangan jiwa kewirausahaan siswa, khususnya peserta program Dual Track yang terdiri dari peminatan Multimedia, Tata Boga, dan Tata Busana. Dengan mengangkat tema yang dekat dengan dunia remaja, kegiatan ini bertujuan membekali siswa agar mampu menggali potensi diri dan menjadikannya peluang usaha sejak usia dini.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari kalangan praktisi muda kreatif yang telah sukses mengembangkan bisnis berbasis hobi sebagai pelaku UMKM. Materi yang disampaikan meliputi tips mengenali passion, strategi mengubah hobi menjadi bisnis, serta langkah-langkah memulai usaha dari nol dengan sumber daya terbatas.
Fasilitator Dual Track Roslinda, S.Pd, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dari pendidikan karakter dan kemandirian siswa. “Melalui workshop ini, kami berharap siswa tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga mampu mengembangkan potensi wirausaha yang berakar dari minat dan bakat mereka sendiri,” ujarnya.
Para peserta terlihat antusias mengikuti sesi workshop yang interaktif dan inspiratif. Beberapa siswa bahkan menyampaikan ide usaha mereka secara langsung kepada narasumber dan mendapatkan respon positif serta arahan lebih lanjut.
"Manfaatkan waktu dan kesempatan kalia baik-baik selama Pembelajaran di Dual Track untuk Mengembangkan diri, mengasah kemampuan, serta Berinovasi dalam program ini, karna tidak semua sekolah memiliki kesempatan untuk menjalankan program dual track, sehingga ini adalah momen kita untuk berkreasi dan berkarya" Tambah Wahyudin Nur Trainer Multimedia Dual Track.
Dengan diselenggarakannya workshop ini, diharapkan siswa SMA Negeri 1 Muara Muntai khususnya peserta Dual Track semakin termotivasi untuk menjadikan hobi mereka sebagai sumber penghasilan yang bermanfaat, kreatif, dan berdaya saing.
WORKSHOP PENINGKATAN KAPASITAS TRAINER DUAL TRACK
TAHUN 2025
Balikpapan, 20 Mei 2025 — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui penyelenggaraan Workshop Peningkatan Kapasitas Trainer Dual Track Tahun 2025, yang digelar pada tanggal 20 hingga 22 Mei 2025. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama strategis dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia.
Workshop kali ini diselenggarakan di dua lokasi di Kota Balikpapan untuk mengakomodasi beragam bidang pelatihan. Swiss-Belinn Hotel Balikpapan menjadi tempat penyelenggaraan workshop untuk bidang Tata Boga dan Multimedia, sementara bidang Kecantikan dan Tata Busana dilaksanakan di Whiz Prime Hotel Balikpapan.
Acara dibuka secara resmi oleh perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur, yaitu Bapak Muhammad Jasniansyah, M.Si, yang menjabat sebagai Kepala Bidang Pembinaan SMA. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya peran trainer dalam keberhasilan program Dual Track sebagai bentuk inovasi pendidikan yang mengintegrasikan pembelajaran akademik dan vokasi di tingkat SMA.
“Peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya para trainer, menjadi bagian penting dalam mendukung suksesnya program Dual Track. Harapan kami, para peserta dapat menyerap ilmu dan pengalaman dari para narasumber untuk kemudian diaplikasikan di sekolah masing-masing,” ujar beliau.
Kegiatan ini menghadirkan tim pengajar dari ITS Surabaya yang memberikan pelatihan teknis dan pedagogis sesuai dengan kebutuhan bidang masing-masing. Peserta terdiri dari guru-guru dan instruktur dari sekolah penyelenggara program Dual Track di seluruh Kalimantan Timur.
SMA Negeri 1 Muara Muntai turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini dengan mengirimkan tiga orang trainer yang mewakili program keahlian Tata Boga, Tata Busana, dan Multimedia. Kehadiran para trainer dari SMAN 1 Muara Muntai ini menunjukkan keseriusan sekolah dalam menjalankan dan mengembangkan program Dual Track sebagai bagian dari upaya peningkatan keterampilan peserta didik agar lebih siap bersaing di dunia kerja maupun dunia usaha.
Selain materi pelatihan, peserta juga mengikuti sesi praktik langsung dan diskusi kelompok untuk memperdalam pemahaman. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para trainer Dual Track dapat semakin profesional dan kompeten dalam membina peserta didik serta menjadi agen perubahan di satuan pendidikan masing-masing.
Program Dual Track SMA Negeri 1 Muara Muntai Tampilkan Karya Siswa di Festival Pekan Budaya Bahari
Muara Muntai 12-12-2024 – Program Dual Track SMA Negeri 1 Muara Muntai turut memeriahkan Festival Pekan Budaya Bahari yang digelar di Lapangan Gajah Mada, Desa Muara Muntai Ilir. Dalam acara yang menjadi bagian dari peringatan HUT ke-164 Muara Muntai ini, siswa-siswi dari program keterampilan Tataboga, Tatabusana, dan Multimedia menampilkan berbagai produk unggulan hasil karya mereka.
Kehadiran program Dual Track ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung festival. Stand SMA Negeri 1 Muara Muntai dipenuhi berbagai hasil karya yang menunjukkan kreativitas dan keterampilan siswa, mulai dari produk olahan makanan, rancangan busana, hingga karya multimedia berupa video promosi dan desain digital.
Produk Tataboga, seperti kue tradisional modern, minuman sehat, hingga camilan khas daerah, menarik perhatian pengunjung dengan rasa yang lezat dan tampilan yang menggugah selera. Di sisi lain, siswa dari program Tatabusana memamerkan berbagai desain pakaian yang menggabungkan unsur tradisional, modern dan penuh kreativitas.
Tak kalah menarik, siswa dari program Multimedia Bidang Desain Grafis menghadirkan promosi Kreatifitas Mereka dalam desain sablon baju kekinian dan tema festival, gantungan Kunci dan Pin dan banyak lagi.
“Partisipasi siswa-siswi kami di festival ini adalah kesempatan untuk menunjukkan hasil pembelajaran yang nyata. Program Dual Track ini memang dirancang untuk memberikan keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan di dunia kerja atau wirausaha,” ujar Fasilitator Dual Track SMA Negeri 1 Muara Muntai, Roslinda, S.Pd.
Pengunjung yang hadir memberikan apresiasi atas kreativitas dan inovasi siswa. Banyak yang membeli produk olahan makanan dan tertarik memesan busana hasil karya siswa, sementara karya multimedia yang ditampilkan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya.
“Saya sangat kagum dengan karya anak-anak ini. Mereka benar-benar berbakat, dan saya rasa ini adalah modal besar untuk masa depan mereka,” ujar salah satu pengunjung festival.
Kehadiran SMA Negeri 1 Muara Muntai dalam festival ini tidak hanya mempromosikan program Dual Track tetapi juga membuktikan bahwa pendidikan berbasis keterampilan dapat menghasilkan karya nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.
Festival ini menjadi ajang penting bagi siswa untuk belajar langsung memasarkan produk mereka kepada masyarakat, sekaligus memperkuat rasa percaya diri mereka dalam memamerkan karya terbaik. Ke depan, partisipasi program Dual Track diharapkan terus berkembang dan memberikan kontribusi lebih besar bagi komunitas lokal. (Dhink. 12/12/2024)
Kurikulum dual track, merupakan implementasi dari Merdeka Belajarum yang didesain untuk meningkatkan kapasitas siswa, dengan membekali kemampuan akademik dan juga kompetensi ketrampilan. Pelaksanaan kurikulum ini dilaksanakan dalam kegiatan ekstrakurikuler yang sistematis, terarah, terukur dan berkelanjutan." Melalui program ini kami akan memberikan tambahan kompetensi kepada siswa di bidang keterampilan (life skill) sebagai program sekolah untuk bekal hidup di masyarakat," kata Kurniawan.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kurniawan, program kurikulum dual track ini dilaksanakan sebagai upaya memberdayakan kualitas sumber daya manusia (SDM) bagi para siswa SMA, khususnya yang tidak berkesempatan untuk berkuliah.
Program ini, lanjutnya, juga merupakan upaya Disdikbud Kaltim untuk dapat meningkatkan angka pertumbuhan ekonomi. Karena apabila para lulusan SMA dibekali dengan keterampilan dan keahlian, mereka akan lebih mudah diterima di dunia usaha, industri, maupun wirausaha setelah lulus nanti..
DUAL TRACK SMA NEGERI 1 MUARA MUNTAI
Program Keterampilan Dual Track di SMA Negeri 1 Muara Muntai dirancang untuk mempersiapkan siswa-siswi yang memiliki potensi besar dalam bidang kewirausahaan, terutama bagi mereka yang mungkin tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Program ini menyediakan pelatihan keterampilan praktis di tiga bidang utama, yaitu Tataboga, Tatabusana, dan Multimedia.
Tataboga: Siswa dilatih dalam keterampilan memasak dan mengolah makanan. Mereka belajar tentang teknik memasak, keamanan pangan, serta pengelolaan dapur. Siswa juga diajarkan cara membuat produk kuliner yang inovatif dan berorientasi pada pasar. Dengan bekal ini, mereka diharapkan mampu merintis usaha kuliner atau bekerja di industri makanan.
Tatabusana: Di bidang ini, siswa mempelajari dasar-dasar desain pakaian, menjahit, dan pengembangan produk fashion. Mereka diajarkan mulai dari tahap desain, produksi, hingga pemasaran produk pakaian atau aksesoris. Dengan keterampilan ini, siswa diharapkan dapat membuka usaha sendiri atau bekerja di industri fashion lokal.
Multimedia: Bidang ini membekali siswa dengan keterampilan dalam desain grafis, fotografi, videografi, serta pengeditan digital. Siswa dilatih untuk membuat produk-produk multimedia yang dapat digunakan untuk keperluan bisnis, promosi, atau personal branding. Mereka juga belajar cara memanfaatkan media sosial dan platform digital untuk memasarkan produk mereka.
Selama mengikuti program Dual Track, siswa-siswi SMA Negeri 1 Muara Muntai bukan hanya dilatih untuk menghasilkan produk, tetapi juga diajarkan cara memasarkan produk tersebut, baik secara langsung maupun melalui platform online. Dengan pelatihan ini, diharapkan para siswa memiliki kemampuan wirausaha yang kuat, sehingga dapat mandiri dan siap bersaing dalam dunia kerja atau membuka usaha sendiri setelah lulus.
GALLERY FESTIVAL DUAL TRACK