Sekolah Kedinasan adalah perguruan tinggi yang dikelola oleh instansi pemerintah dengan pola ikatan dinas (lulus jadi CPNS) atau non-ikatan dinas.
Berikut adalah daftar lengkap sekolah kedinasan di Indonesia berdasarkan instansi yang menaunginya:
PKN STAN (Politeknik Keuangan Negara STAN)
Jurusan: Akuntansi Sektor Publik, Manajemen Keuangan Negara, Manajemen Aset Publik.
Catatan: Biasanya mewajibkan nilai UTBK sebagai syarat administrasi.
IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri)
Fokus: Mencetak kader pamong praja untuk ditempatkan di pemerintah daerah seluruh Indonesia.
Lokasi: Kampus utama di Jatinangor, Sumedang.
Kemenhub memiliki sekolah kedinasan terbanyak yang terbagi menjadi tiga matra:
Darat: PTDI-STTD Bekasi, PKTJ Tegal, Poltrada Bali.
Laut: STIP Jakarta, Poltekpel Surabaya, Poltekpel Malahayati Aceh.
Udara: PPI Curug, Poltekbang Surabaya, Poltekbang Makassar.
Polstat STIS (Politeknik Statistika STIS)
Jurusan: Statistika dan Komputasi Statistik.
Catatan: Sangat cocok bagi yang menyukai matematika dan data.
STIN (Sekolah Tinggi Intelijen Negara)
Fokus: Mencetak agen intelijen negara.
Keunggulan: Seluruh biaya kuliah dan asrama ditanggung negara.
Poltek SSN (Politeknik Siber dan Sandi Negara)
Jurusan: Rekayasa Kriptografi, Rekayasa Perangkat Keras Kriptografi, Rekayasa Keamanan Siber.
POLTEKIP (Politeknik Ilmu Pemasyarakatan): Fokus pada bidang pemasyarakatan (Lapas).
POLTEKIM (Politeknik Imigrasi): Fokus pada bidang keimigrasian.
STMKG (Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika)
Fokus: Mencetak ahli cuaca, iklim, dan gempa bumi.
Usia: Rata-rata 16–21 tahun.
Kesehatan: Tidak buta warna, tidak bertato, tidak bertindik (pria), dan memenuhi standar tinggi badan.
Akademik: Nilai rapor/ijazah minimal rata-rata 70.00 - 80.00 (tergantung instansi).
Fisik: Tes Kesamaptaan (Lari, Push-up, Sit-up) biasanya menjadi syarat wajib di IPDN, STIN, dan Kemenhub.
Pendaftaran dilakukan secara serentak (biasanya sekitar bulan Mei) melalui portal resmi BKN: 👉 https://dikdin.bkn.go.id
Pendaftaran Sekolah Kedinasan (Ikatan Dinas) untuk tahun 2026 diprediksi akan mengikuti pola yang serupa dengan tahun sebelumnya, dengan proses pendaftaran terpusat melalui portal SSCASN BKN.
Berikut adalah panduan jalur masuk Ikatan Dinas 2026:
Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui satu pintu untuk menjaga transparansi:
Portal Resmi: dikdin.bkn.go.id
Ketentuan Utama: Kamu hanya boleh memilih 1 sekolah kedinasan. Jika mencoba mendaftar di dua instansi berbeda (misal: STAN dan IPDN), sistem akan otomatis mendiskualifikasi.
Berdasarkan pola tahun-tahun sebelumnya, berikut perkiraan linimasa seleksi:
Pengumuman Formasi: Akhir Mei – Awal Juni 2026.
Pendaftaran Online: Juni – Juli 2026.
Seleksi Administrasi: Juli 2026.
Ujian SKD (CAT BKN): Agustus 2026.
Tes Lanjutan (Kesehatan, Fisik, Psikotes, Wawancara): September 2026.
Pengumuman Akhir: September – Oktober 2026.
Proses ini sangat kompetitif dan setiap tahap menggunakan sistem gugur:
Seleksi Administrasi: Verifikasi dokumen (Rapor, KTP, Ijazah/SKL).
Seleksi Kompetensi Dasar (SKD): Ujian berbasis komputer yang terdiri dari:
TWK (Tes Wawasan Kebangsaan): Nasionalisme dan bela negara.
TIU (Tes Intelegensia Umum): Logika, verbal, dan numerik.
TKP (Tes Karakteristik Pribadi): Integritas dan profesionalisme.
Seleksi Lanjutan: Berbeda tiap instansi (misal: Tes Matematika di STIS, Tes Kesamaptaan/Fisik di IPDN, atau Tes Psikologi di STIN).
PKN STAN: Keuangan negara (Kemenkeu).
IPDN: Pemerintahan dalam negeri (Kemendagri).
Polstat STIS: Statistika (Badan Pusat Statistik).
STIN: Intelijen (Badan Intelijen Negara).
Poltek SSN: Keamanan siber (BSSN).
Poltekip & Poltekim: Pemasyarakatan & Imigrasi (Kemenkumham).
STMKG: Cuaca dan gempa (BMKG).
PTDI-STTD: Perhubungan darat (Kemenhub).
Jalur masuk Akademi Militer (Akmil) dan Akademi Kepolisian (Akpol) adalah jalur seleksi untuk mencetak perwira TNI dan Polri melalui pendidikan selama 4 tahun. Kedua jalur ini memiliki standar fisik, akademik, dan mental yang sangat tinggi.
Berikut adalah rincian jalur masuk untuk persiapan tahun 2026:
Akmil mencetak Perwira TNI Angkatan Darat (TNI AD) dengan pangkat Letnan Dua (Letda).
Portal Resmi: ad.rekrutmen-tni.mil.id
Syarat Fisik: * Tinggi badan minimal 163 cm (pria) dan 157 cm (wanita).
Berat badan proporsional, tidak bertato/tindik, dan tidak berkacamata (beberapa tahun terakhir syarat kacamata mulai diperketat).
Syarat Pendidikan: Lulusan SMA/MA (IPA atau Kurikulum Merdeka) dengan nilai rata-rata yang ditentukan tiap tahunnya.
Tahapan Seleksi:
Administrasi
Kesehatan I & II
Kesamaptaan Jasmani (Lari 12 menit, Pull-up, Push-up, Sit-up, Shuttle Run, Renang)
Mental Ideologi & Psikologi
Akademik
Pantukhir (Pemantauan Akhir)
Akpol mencetak Perwira Polisi dengan pangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda).
Portal Resmi: penerimaan.polri.go.id
Syarat Fisik: * Tinggi badan minimal 165 cm (pria) dan 160 cm (wanita).
Tidak buta warna, gigi rapi (sesuai standar kesehatan Polri).
Syarat Pendidikan: Lulusan SMA/MA (Bukan paket A/B/C) dengan nilai rata-rata ijazah minimal 75.00 atau sesuai ketentuan terbaru tahun 2026.
Tahapan Seleksi:
Tingkat Daerah (Panda): Administrasi awal, Kesehatan I, Psikologi I (CAT), Akademik (CAT), Jasmani & Antropometri, Kesehatan II, PMK & Psikologi II (Wawancara).
Tingkat Pusat (Panpus): Tes ulang kesehatan, jasmani, penampilan (rikpen), dan sidang terbuka kelulusan.
Sosialisasi/Pendaftaran Online: Februari – Maret 2026.
Seleksi Tingkat Daerah: April – Juni 2026.
Seleksi Tingkat Pusat: Juli 2026.
Pembukaan Pendidikan: 1 Agustus 2026 (Pendidikan Integrasi di Magelang).
Tips Persiapan:
1. Fisik: Mulailah lari 12 menit setiap pagi dan latihan renang minimal seminggu sekali.
2. Akademik: Pelajari materi Tes Potensi Akademik dan Wawasan Kebangsaan.
3. Kesehatan: Lakukan medical check-up mandiri lebih awal untuk mendeteksi varises, gigi berlubang, atau masalah kesehatan lainnya yang bisa diperbaiki.
Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Pertahanan (UNHAN) untuk tahun akademik 2026 diperkirakan akan tetap menggunakan sistem beasiswa penuh dengan ikatan dinas TNI. Berdasarkan pola tahun-tahun sebelumnya, jalur masuk utama UNHAN terbagi berdasarkan jenjang pendidikan: Sarjana (S1), Vokasi (D3), dan Pascasarjana (S2/S3).
Berikut adalah rincian estimasi jalur masuk dan persyaratannya:
Jalur ini adalah yang paling kompetitif, di mana lulusannya akan dilantik menjadi Perwira TNI berpangkat Letda.
Waktu Pendaftaran: Diperkirakan dibuka pada Februari 2026.
Syarat Akademik: * Lulusan SMA/MA jurusan IPA atau SMK (sesuai jurusan yang dibuka).
Nilai rapor semester 1–5 rata-rata minimal 80-90.
Nilai mata pelajaran kunci (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi) pada semester 5 minimal 90.
IQ minimal 120.
Syarat Fisik: Tinggi badan minimal 163 cm (pria) dan 157 cm (wanita). Berat badan proporsional.
Dikhususkan untuk lulusan SMA/SMK yang ingin menempuh pendidikan diploma di kampus UNHAN Belu, Nusa Tenggara Timur.
Waktu Pendaftaran: Diperkirakan pada April 2026.
Syarat Utama: Memiliki nilai rapor rata-rata minimal 80 dan nilai kejuruan yang relevan minimal 85-90 pada semester 5.
Terbuka untuk perwira TNI, Polri, ASN, maupun masyarakat umum yang memenuhi kriteria.
Waktu Pendaftaran: Diperkirakan pada Mei - Juni 2026.
Syarat Utama: IPK minimal 3.00 (untuk S2) atau 3.50 (untuk S3), lulus Tes Potensi Akademik (TPA), dan memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik (TOEFL).
Jaga Kesehatan Mata: UNHAN sangat ketat mengenai buta warna dan batas toleransi minus mata.
Latihan Fisik: Mulailah rutin lari 12 menit, push-up, sit-up, dan renang setidaknya 6 bulan sebelum tes.
Pertahankan Rapor: Karena sistem menggunakan auto-rejection jika nilai di bawah standar, pastikan nilai semester 1-5 kamu konsisten tinggi.