Kokurikuler adalah kegiatan pembelajaran di luar jam pelajaran inti yang masih terkait langsung dengan kurikulum, bertujuan memperkuat, memperdalam, atau memperkaya materi yang dipelajari di kelas, menjembatani teori dan praktik, serta mengembangkan karakter siswa seperti kepemimpinan, kreativitas, dan kerja sama, contohnya seperti field study, proyek riset, atau bakti sosial yang terstruktur dan dinilai. Berbeda dengan ekstrakurikuler yang berbasis minat, kokurikuler terintegrasi dengan kurikulum dan seringkali wajib diikuti sebagai bagian dari kompetensi.
Kegiatan Kokurikuler mencari jejak
Anak melaksnakan kegiatan pencarian jejak menggunakan peta yang sudah digambarkan oleh guru, kemudian mengikuti setiap arahan yang sudah guru ajarkan.
Tujuan dari pembelajaran ini adalah agar anak tau tentang jenis-jenis sampah organik contohnya apa saja dan anorganik apa saja
Kelas melengkapi kebutuhan kelas seperti
1. Kain pel
2. Ember
3. Ikrak
4. Kanebo
5. Sabun
6. Lampu Kelas
Namun ternyata itu saja tidak cukup, banyak kebutuhan kelas lain yang tentunya butuh dukungan dari orang tua
Kegiatan ini selaras dengan kebutuhan peserta didik dalam prinsip pembelajaran mendalam yaitu kebermakanaan, anak belajar memaknai tentang alam dan lingkungan sekitar belajar dengan kontekstual sesuai kondisi nyata anak.