Akun Pembelajaran diberikan kepada peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan dari berbagai satuan pendidikan, mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, SLB, dan Kesetaraan.
Dengan Akun Pembelajaran, kamu bisa mengakses berbagai kebutuhan kegiatan belajar mengajar. Mulai dari mengakses platform Kemdikbudristek sampai beragam aplikasi yang akan memudahkan kegiatan belajar mengajar, baik secara tatap muka ataupun jarak jauh.
Akun Pembelajaran yang terdiri dari nama akun (User ID) dan kata sandi (password) dapat digunakan dan dimanfaatkan oleh Pendidik yang terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) untuk mengakses berbagai aplikasi pembelajaran. Untuk mendapatkan Akun Pembelajaran, dapat dilakukan secara mandiri melalui laman belajar.id atau melalui Operator Satuan Pendidikan (Operator Sekolah) di tempat Anda. Berikut adalah tahapan yang dapat dilakukan untuk mendapatkan Akun Pembelajaran:
Lakukan pemeriksaan akun secara mandiri melalui laman belajar.id dengan langkah berikut:
Buka halaman https://belajar.id/
Masukkan data-data berikut:
Nama Lengkap
Nama Ibu Kandung
Tipe Pengguna, pilih Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Tanggal Lahir
Nomor Pokok Satuan Pendidikan Nasional (NPSN)
Klik tombol “Periksa Akun Pembelajaran”
Anda akan mendapatkan informasi apakah Akun Pembelajaran sudah tersedia atau belum. Berikut beberapa kondisi yang mungkin Anda temui:
Akun tersedia dan sudah aktif
Apabila akun Anda tersedia dan sudah aktif, artinya Anda sudah bisa menggunakan Akun Pembelajaran Anda untuk mengakses berbagai aplikasi pembelajaran.
Akun tersedia, namun belum aktif
Apabila akun Anda tersedia namun belum aktif, silakan ikuti langkah berikut:
Kirim detail akun ke email pribadi yang terdaftar apabila belum pernah mendapatkan password dengan klik "Kirim detail akun ke email pribadi saya", Anda akan mendapatkan informasi berupa akun (User ID) dan kata sandi (password). Pendidik dan Tenaga Kependidikan juga dapat mengirimkan informasi akun ke nomor handphone yang terdaftar dengan klik "Kirim SMS detail akun ke nomor saya".
Cek akun (User ID) dan kata sandi (password) pada email pribadi atau nomor handphone Anda yang terdaftar.
Lakukan aktivasi akun secara mandiri melalui Gmail
Akun tidak ditemukan
Apabila akun belum tersedia/tidak ditemukan, silakan pastikan kembali data yang Anda masukkan pada saat pemeriksaan sudah sesuai.
Jika Akun Pembelajaran tetap tidak ditemukan, silakan lakukan pemeriksaan status Akun Pembelajaran Anda ke Operator Satuan Pendidikan (Operator Sekolah) di sekolah Anda.
Perlu diketahui, Pendidik bisa saja memiliki beberapa Akun Pembelajaran. Banyaknya akun yang dapat dimiliki ini berdasarkan pada jumlah jenjang yang diampu Pendidik sesuai dengan yang terdata di Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Setelah berhasil mendapatkan detail Akun Pembelajaran Anda, silakan melakukan aktivasi dengan mengikuti panduan di sini.
Operator Satuan Pendidikan (Operator Sekolah) sebagai pengelola data di tingkat satuan pendidikan merupakan ujung tombak dari semua pendataan. Sehingga secara otomatis hak akses ke seluruh pengelolaan data di sekolah akan Anda dimiliki, termasuk data pengguna Akun Pembelajaran di sekolah Anda. Lalu, bagaimana caranya mendapatkannya? Untuk mendapatkan data pengguna Akun Pembelajaran (belajar.id) di sekolah Anda, silakan unduh (download) melalui laman https://pd.data.kemdikbud.go.id dengan mengikuti langkah-langkah berikut:
Buka laman https://pd.data.kemdikbud.go.id
Masuk atau log in menggunakan akun SSO Data Pokok Pendidikan (Dapodik) di mana akun terdaftar di https://sdm.data.kemdikbud.go.id
Klik tombol “Unduh Akun”, pilih “Peserta Didik” atau “PTK” untuk mengunduh data berisi nama akun (User ID) dan kata sandi akun (password)
Buka data dengan format .csv yang sudah diunduh, lalu berikan informasi akun (User ID dan password) kepada pengguna
Pastikan informasi hanya diberikan kepada pemilik resmi akun sesuai dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik)
Setelah pengguna menerima detail Akun Pembelajaran, silakan diarahkan untuk melakukan aktivasi akunnya secara mandiri.
Apabila Anda sebagai Operator Satuan Pendidikan (Operator Sekolah) belum memiliki akun untuk log in ke laman https://pd.data.kemdikbud.go.id, maka Anda harus melakukan registrasi terlebih dahulu dengan mengikuti langkah-langkah berikut:
Buka laman https://sdm.data.kemdikbud.go.id/
Klik "Registrasi Anggota"
Pilih "Operator Sekolah"
Isi formulir yang diberikan
Klik "Registrasi"
Pusdatin akan meninjau permintaan registrasi Anda
Silakan melakukan pengecekan secara berkala
Sebagai informasi, Anda dapat melihat hasil permintaan registrasi tersebut disetujui atau ditolak dengan cara berikut:
Buka laman https://sdm.data.kemdikbud.go.id/
Klik "Status Pendaftaran"
Masukkan email yang didaftarkan
Klik "Cek"
Setelah memiliki akun, Anda dapat mengunduh data pengguna Akun Pembelajaran di sekolah Anda.
Apabila Anda sebagai Operator Satuan Pendidikan (Operator Sekolah) menemukan ketidaksesuaian antara jumlah akun yang tersedia dengan jumlah pengguna yang sebenarnya, silakan mengikuti langkah-langkah berikut:
Buka laman https://pd.data.kemdikbud.go.id
Log in menggunakan akun SSO Data Pokok Pendidikan (Dapodik) di mana akun terdaftar di https://sdm.data.kemdikbud.go.id
Klik tombol “Unduh Akun”, pilih “Peserta Didik” atau “PTK” untuk mengunduh data berisi nama akun (User ID) dan kata sandi akun (password)
Buka data dengan format .csv yang sudah diunduh, lalu identifikasi nama pengguna yang berkendala
Cek nama tersebut dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik)
Apabila nama tersedia di Dapodik, maka sekolah dapat mengirimkan pengajuan pembuatan akun belajar.id dengan menghubungi helpdesk melalui tombol “Butuh Bantuan” di kanan bawah laman belajar.id dengan melampirkan:
- Nama Sekolah
- Nama sesuai Dapodik
- Jenjang
- NPSN
Apabila nama tidak tersedia di Dapodik, maka Operator Satuan Pendidikan (Operator Sekolah) harus melengkapi data terlebih dahulu ke Dapodik. Kemudian, sekolah dapat mengajukan pembuatan Akun Pembelajaran dengan menghubungi helpdesk melalui tombol “Butuh Bantuan” di kanan bawah laman belajar.id dengan melampirkan:
- Nama Sekolah
- Nama sesuai Dapodik
- Jenjang
- NPSN
Apabila setelah mengunduh data kata sandi (password) tidak tersedia pada dokumen yang diunduh, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:
Log in ke console admin pada laman https://admin.google.com
Cek nama pengguna yang dilaporkan berkendala
Apabila nama tersedia di console admin, lakukan reset password
Apabila nama tidak tersedia di console admin, maka Operator Satuan Pendidikan (Operator Sekolah) dapat silakan menghubungi helpdesk melalui tombol “Butuh Bantuan” di kanan bawah laman belajar.id untuk pembuatan akun belajar.id dengan menyertakan data berikut:
- Nama Sekolah:
- Nama sesuai Dapodik:
- Jenjang:
- NPSN:
Akun Pembelajaran yang terdiri dari nama akun (User ID) dan kata sandi (password) dapat digunakan dan dimanfaatkan oleh Dinas Pendidikan untuk mengakses aplikasi Kemendikbudristek serta berbagai layanan yang tersedia dalam Google Workspace. Beberapa pihak dari Dinas Pendidikan yang bisa mengajukan Akun Pembelajaran, meliputi:
Kepala Dinas Pendidikan
Kepala Bidang pada Dinas Pendidikan
Berikut adalah panduan pengajuan Akun Pembelajaran untuk Dinas Pendidikan:
1. Anda akan mendapatkan Surat Edaran beserta kode referral untuk pembuatan akun Dinas
Penting! Kode referral dapat Anda peroleh dari Kepala Dinas
2. Masuk ke laman https://belajar.id
3. Pada halaman utama, temukan tombol ‘Ajukan Pembuatan Akun’ pada bagian Khusus Dinas
4. Masukkan data identitas diri:
Nama Lengkap
Nomor Induk Kependudukan (NIK)
Email Pribadi Aktif
Nomor Handphone Pribadi Aktif
Tanggal Lahir
Lalu, tekan tombol ‘Selanjutnya’
5. Masukkan data Dinas:
Provinsi
Kabupaten & Kota
Tipe Dinas Daerah
Jabatan
Lalu, tekan tombol ‘Selanjutnya’
6. Masukkan kode referral yang terlampir pada Surat Edaran
7. Unggah Surat Keputusan atau Penugasan atau Penunjukkan sebagai Dinas atau Kepala Dinas (format: PDF, ukuran maksimal 10 MB)
8. Tekan tombol ‘Ajukan Pembuatan Akun’
9. Jika tampilan seperti di samping muncul, pastikan kembali kode referral yang Anda masukkan sesuai dengan Surat Edaran yang Anda terima
10. Jika tampilan selanjutnya menginfokan bahwa kode referral sudah mencapai batas penggunaan, silakan untuk menghubungi tombol ‘Butuh Bantuan’ di kanan bawah layar Anda
11. Jika kode referral Anda sudah mencapai batas waktu aktif, silakan untuk menghubungi tombol ‘Butuh Bantuan’ di kanan bawah layar Anda
12. Jika Anda mendapatkan pesan seperti di samping, namun Anda merasa tidak pernah mengajukan pembuatan akun, tekan tombol ‘Butuh Bantuan’ di kanan bawah layar Anda
13. Jika kode referral telah diterima oleh sistem, periksa kembali data yang telah Anda masukkan. Jika sudah benar, tekan tombol ‘Ajukan Pembuatan Akun’
14. Pengajuan Akun Dinas Anda telah disetujui. Email Akun Pembelajaran dan kata sandi akan dikirimkan ke email pribadi Anda. Pastikan untuk memeriksa email Anda secara berkala
FAQ
Tanya: Apakah Pengawas Sekolah, Penilik Belajar, dan Pamong Belajar juga bisa mengajukan Akun Pembelajaran?
Jawab: Bisa, namun hanya dapat dilakukan melalui link https://ringkas.kemdikbud.go.id/permohonanakundinas
Tanya: Bagaimana jika Dinas belum menerima Surat Edaran yang berisi kode referral?
Jawab: Surat Edaran secara telah dikirimkan melalui Pos pada tanggal 4 Maret 2022. Mohon untuk menunggu dan cek secara berkala status penerimaan SE tersebut
Tanya: Bagaimana jika Dinas hanya menerima surat elektronik berupa pdf yang tidak menyertakan kode referral?
Jawab: Sebagai informasi, surat elektronik berupa pdf tersebut merupakan surat general/umum yang dikeluarkan oleh LPMP, bukan surat edaran resmi yang dikeluarkan oleh Pauddasmen. Sehingga, Dinas dapat menanyakan kode referral aktivasi kepada LPMP.
Tanya: Apakah saya dapat membagikan kode referral yang saya dapatkan ke rekan Dinas saya?
Jawab: Tidak, kode referral yang Anda dapatkan hanya dapat digunakan untuk pembuatan Akun Pembelajaran Anda.
Tanya: Bagaimana jika saya belum menerima User ID dan password di email pribadi saya melebihi waktu yang ditentukan?
Jawab: Jika dalam kurun waktu dua minggu setelah formulir dikirim Anda belum menerima email, silakan tekan tombol ‘Butuh Bantuan’ di kanan bawah layar Anda.
Tanya: Apa yang harus saya lakukan jika mendapatkan notifikasi bahwa kode referral saya tidak sesuai atau sudah mencapai batas waktu aktif?
Jawab: Silakan hubungi helpdesk dengan menekan tombol ‘Butuh Bantuan’ di kanan bawah layar Anda.
Setelah berhasil mendapatkan detail Akun Pembelajaran Anda, silakan melakukan aktivasi dengan mengikuti Panduan Aktivasi Akun Pembelajaran
Apabila Anda tidak mengingat kata sandi (password), silakan menghubungi Admin Sekolah untuk mengajukan reset password.
Perlu diketahui, Anda hanya dapat melakukan reset password dengan dua kondisi berikut:
Sesaat setelah aktivasi
Setelah Anda menjadi pengguna aktif atau apabila Anda lupa kata sandi (password)
Admin Sekolah dapat melakukan reset password dengan mengikuti panduan di sini. Selain itu, Anda juga dapat menghubungi helpdesk melalui tombol “Butuh Bantuan” di kanan bawah laman belajar.id.
Silakan lakukan pemeriksaan ketersedian Akun Pembelajaran Anda secara mandiri pada laman belajar.id. Jika akun Anda tidak ditemukan, silakan menghubungi Operator Satuan Pendidikan (Operator Sekolah) di sekolah Anda.
Apabila Anda menemukan status akun menjadi tidak aktif atau terhapus, maka terdapat beberapa kemungkinan yang menyebabkan hal tersebut terjadi, yaitu:
Status Anda sebagai pengguna tidak lagi terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik)
Akun Anda ditemukan melakukan pelanggaran aturan Akun Pembelajaran
Perpindahan jenjang yang mengharuskan akun lama Anda menjadi tidak aktif
Anda dapat memastikan penyebab penonaktifan akun Anda dengan menghubungi helpdesk melalui tombol “Butuh Bantuan” di kanan bawah laman belajar.id
Silakan cek data pengguna yang diunduh oleh Operator Satuan Pendidikan (Operator Sekolah) melalui laman https://pd.data.kemdikbud.go.id. Apabila Anda tidak menemukan akun Admin Sekolah pada data tersebut, maka Kepala Satuan Pendidikan (Kepala Sekolah) harus mengajukan surat permohonan akses Admin Sekolah dengan menghubungi helpdesk melalui tombol “Butuh Bantuan” di kanan bawah laman belajar.id dengan menyertakan data:
Nama Sekolah
Nomor Pokok Satuan Pendidikan Nasional (NPSN)
Nama Pendidik/Tenaga Kependidikan yang ditunjuk sebagai Admin Sekolah
NIK Pendidik/Tenaga Kependidikan yang ditunjuk sebagai Admin Sekolah
Akun Pembelajaran Pendidik/Tenaga Kependidikan yang ditunjuk sebagai Admin Sekolah
Prosedur ini juga berlaku apabila sekolah Anda ingin mengajukan penambahan akun atau mengganti Admin Sekolah di sekolah Anda.
Apabila pihak sekolah ingin menambah akun Admin Sekolah, maka Kepala Satuan Pendidikan (Kepala Sekolah) dapat menghubungi helpdesk melalui tombol “Butuh Bantuan” di kanan bawah laman belajar.id dengan menyertakan data:
Nama Sekolah
Nomor Pokok Satuan Pendidikan Nasional (NPSN)
Nama Pendidik/Tenaga Kependidikan yang ditunjuk sebagai Admin Sekolah
NIK Pendidik/Tenaga Kependidikan yang ditunjuk sebagai Admin Sekolah
Akun Pembelajaran Pendidik/Tenaga Kependidikan yang ditunjuk sebagai Admin Sekolah
Prosedur ini juga berlaku apabila sekolah ingin mengganti Admin Sekolah di sekolah Anda.
Sebelum Anda login pada akun SIMPKB, pastikan Akun Pembelajaran (belajar.id) Anda sudah dalam keadaan aktif (sudah pernah digunakan) untuk nantinya Anda dapat tautkan pada kolom ‘Integrasi Layanan’ di dalam laman SIMPKB. Simak panduan selengkapnya di artikel berikut
Akun Pembelajaran dapat digunakan selama status Anda sebagai Pendidik atau Peserta Didik masih tercatat di Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Apabila Pendidik atau Peserta Didik berpindah sekolah tetapi masih dalam jenjang yang sama, maka Akun Pembelajaran Anda tetap bisa digunakan. Akan tetapi, jika Anda berpindah jenjang, maka Anda akan mendapatkan Akun Pembelajaran yang baru setelah perpindahannya terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Baik Pendidik maupun Peserta Didik harus membuat Akun Pembelajaran baru apabila berpindah jenjang, dengan detail proses berikut:
Operator Satuan Pendidikan (Operator Sekolah) akan mengganti data Pendidik atau Peserta Didik di Data Pokok Pendidikan (Dapodik)
Pendidik atau Peserta Didik akan mendapatkan notifikasi melalui email dengan domain belajar.id bahwa Akun Pembelajaran akan dihapus dalam waktu 30 hari sejak notifikasi diterima
Sebelum Akun Pembelajaran yang lama dihapus, Anda perlu mengajukan pembuatan Akun Pembelajaran baru dengan menghubungi helpdesk melalui tombol “Butuh Bantuan” di kanan bawah laman belajar.id. Namun, apabila notifikasi yang Anda terima di email belajar.id salah, segera laporkan hal tersebut ke Operator Satuan Pendidikan (Operator Sekolah) agar penghapusan akun dapat dihentikan.
Akun Pembelajaran yang terdiri dari nama akun (User ID) dan kata sandi (password) dapat digunakan dan dimanfaatkan oleh Pendidik yang terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) untuk mengakses berbagai aplikasi pembelajaran. Untuk mendapatkan Akun Pembelajaran, dapat dilakukan secara mandiri melalui laman belajar.id atau melalui Operator Satuan Pendidikan (Operator Sekolah) di tempat Anda. Berikut adalah tahapan yang dapat dilakukan untuk mendapatkan Akun Pembelajaran:
Lakukan pemeriksaan akun secara mandiri melalui laman belajar.id dengan langkah berikut:
Buka halaman https://belajar.id/
Masukkan data-data berikut:
Nama Lengkap
Nama Ibu Kandung
Tipe Pengguna, pilih Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Tanggal Lahir
Nomor Pokok Satuan Pendidikan Nasional (NPSN)
Klik tombol “Periksa Akun Pembelajaran”
Anda akan mendapatkan informasi apakah Akun Pembelajaran sudah tersedia atau belum. Berikut beberapa kondisi yang mungkin Anda temui:
Akun tersedia dan sudah aktif
Apabila akun Anda tersedia dan sudah aktif, artinya Anda sudah bisa menggunakan Akun Pembelajaran Anda untuk mengakses berbagai aplikasi pembelajaran.
Akun tersedia, namun belum aktif
Apabila akun Anda tersedia namun belum aktif, silakan ikuti langkah berikut:
Kirim detail akun ke email pribadi yang terdaftar apabila belum pernah mendapatkan password dengan klik "Kirim detail akun ke email pribadi saya", Anda akan mendapatkan informasi berupa akun (User ID) dan kata sandi (password). Pendidik dan Tenaga Kependidikan juga dapat mengirimkan informasi akun ke nomor handphone yang terdaftar dengan klik "Kirim SMS detail akun ke nomor saya".
Cek akun (User ID) dan kata sandi (password) pada email pribadi atau nomor handphone Anda yang terdaftar.
Lakukan aktivasi akun secara mandiri melalui Gmail
Akun tidak ditemukan
Apabila akun belum tersedia/tidak ditemukan, silakan pastikan kembali data yang Anda masukkan pada saat pemeriksaan sudah sesuai.
Jika Akun Pembelajaran tetap tidak ditemukan, silakan lakukan pemeriksaan status Akun Pembelajaran Anda ke Operator Satuan Pendidikan (Operator Sekolah) di sekolah Anda.
Akun Pembelajaran yang terdiri dari nama akun (User ID) dan kata sandi (password) dibuat untuk mendukung aktivitas pembelajaran bagi penggunanya. Karena itu, nama akun (User ID) Anda tidak dapat diganti karena sudah dirancang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Lalu bagaimana dengan password? Untuk kata sandi (password), Anda dapat melakukan pergantian dengan dua kondisi berikut:
Sesaat setelah aktivasi
Setelah Anda menjadi pengguna aktif atau apabila Anda lupa kata sandi (password).
Apabila Anda lupa kata sandi (password), silakan menghubungi Admin Sekolah untuk mengajukan reset password.
Perlu diingat, ketika Anda sudah menjadi pengguna aktif, Anda hanya dapat mengganti password dengan cara menghubungi Admin Sekolah atau silakan hubungi helpdesk melalui tombol “Butuh Bantuan” di kanan bawah laman belajar.id. Karena itu, mohon untuk menyimpan informasi detail akun Anda dengan baik. Pilih tempat yang tidak mudah diakses orang lain. Selain itu, pertimbangkan juga untuk menggunakan layanan pengelola sandi terpercaya, jika Anda kesulitan mengingat sandi.
Untuk membuat kelas di Classroom, silakan masuk/log in menggunakan Akun Pembelajaran Anda terlebih dahulu. Setelah berhasil masuk, silakan ikuti panduan di bawah ini:
Buka classroom.google.com pada browser Anda
Akan muncul pilihan peran sebagai Peserta Didik (Siswa) atau Pendidik (Pengajar). Pilih sebagai Pendidik
Klik tombol tambah (+) pada bagian kanan atas dan pilih Buat Kelas
Silakan isi detail kelas sesuai dengan kebutuhan Anda
Catatan: Fitur membuat kelas di Google Classroom hanya bisa dilakukan oleh Pendidik.
Apabila sudah berhasil membuat kelas, Anda dapat menambahkan Pendidik dan Peserta Didik ke dalam kelas Anda. Silakan ikuti langkah berikut ini:
Pilih kelas yang telah Anda buat
Klik menu Anggota. Anda dapat menambahkan Pendidik dan Peserta Didik pada kelas
a. Klik ikon orang di sebelah kanan Pengajar untuk menambahkan Pendidik
b. Klik ikon orang di sebelah kanan Siswa untuk menambahkan Peserta Didik
Masukkan email belajar.id Pendidik atau Peserta Didik akan ingin Anda undang. Klik Undang. Nama Pendidik atau Peserta Didik yang Anda undang akan muncul pada daftar
Agar dapat membuat materi di kelas, pastikan Anda sudah berhasil membuat kelas terlebih dahulu. Kemudian, silakan ikuti langkah berikut untuk membuat materi:
Pilih kelas yang telah Anda buat
Pilih Tugas Kelas di Google Classroom
Klik tanda Buat dan pilih Materi
Silakan mengisi/membuat materi sesuai dengan kebutuhan Anda
Setelah selesai, Anda dapat langsung memposting materi, menyesuaikan dengan jadwal yang Anda inginkan, atau menyimpannya terlebih dahulu.
a. Pilih Posting untuk mempostingnya materi pada saat itu juga
b. Pilih Jadwalkan untuk menyesuaikan dengan waktu yang Anda inginkan
c. Pilih Simpan Draf, jika Anda memutuskan untuk menyimpan materi tersebut sebagai draf terlebih dahulu
Untuk dapat membuat penugasan di kelas, pastikan Anda sudah berhasil membuat kelas terlebih dahulu. Setelah itu, silakan ikuti langkah berikut:
Pilih kelas yang telah Anda buat
Pilih Tugas Kelas di Google Classroom
Klik tanda Buat dan pilih Tugas
Silakan mengisi/membuat tugas sesuai dengan kebutuhan Anda
Setelah selesai, Anda dapat langsung memberikan tugas, menyesuaikan dengan jadwal yang Anda inginkan, atau menyimpannya terlebih dahulu
a. Pilih Tugaskan untuk mempostingnya materi pada saat itu juga
b. Pilih Jadwalkan untuk menyesuaikan dengan waktu yang Anda inginkan
c. Pilih Simpan Draf, jika Anda memutuskan untuk menyimpan materi tersebut sebagai draf terlebih dahulu
Siapa saja yang dapat membuat kelas di Google Classroom?
Fitur membuat kelas di Google Classroom hanya bisa dilakukan oleh Pendidik.
Mengapa saya sebagai Pendidik tidak bisa membuat kelas di Google Classroom?
Pastikan Anda memiliki peran sebagai Pendidik terlebih dahulu untuk membuat kelas di Google Classroom. Berikut adalah langkah-langkah untuk mengubah peran Anda menjadi Pendidik di Google Classroom:
Buka laman https://groups.google.com. Ubah kategori pada kotak pencarian menjadi "All groups and messages"
Cari kata kunci "Classroom". Pada hasil pencarian, klik grup "Classroom Teachers"
Klik "Ask to join group", lalu klik kembali "Ask to join"
Apabila muncul "Join request sent", maka permintaan untuk bergabung dalam group sudah terkirim
Buka kembali laman https://classroom.google.com
Klik ikon plus (+) dan pilihan untuk membuat kelas telah tersedia pada menu "Create Class"
Selain Anda bisa menemukan berbagai informasi terkait Akun Pembelajaran (belajar.id) pada laman https://belajar.id dan https://bit.ly/faqbelajar-id. Tersedia juga tombol ‘Butuh Bantuan’ yang memfasilitasi Anda dalam pengajuan laporan atas kendala terkait akun kepada tim Helpdesk belajar.id.
Anda dapat mengikuti panduan di bawah ini dalam menggunakan tombol ‘Butuh Bantuan’ dengan baik dan benar:
Kunjungi laman https://belajar.id pada peramban di perangkat Anda. Tombol ini hanya dapat diakses pada hari Senin-Jumat, pukul 09.00-17.00. Tidak termasuk hari libur nasional
2. Pada halaman utama laman belajar.id, temukan tombol berwarna biru
bertuliskan ‘Butuh Bantuan’ pada pojok kanan bawah laman belajar.id
3. Masukkan ‘Alamat email’ dengan email pribadi Anda yang aktif (bukan
email @belajar.id)
4. Buat ‘Judul Pertanyaan’ yang sesuai dengan kendala yang Anda alami
Penting!
Jawaban dari tim Helpdesk akan dikirimkan ke email yang Anda cantumkan. Jadi pastikan email tersebut aktif dan rutin Anda buka
5. Pilih ‘Kategori Masalah’ untuk memudahkan tim Helpdesk mengidentifikasi kendala yang Anda alami
6. Pilih ‘Tipe Pengguna’ sesuai peran Anda
7. Masukkan ‘Nama’ Anda yang sesuai dan terdaftar di Dapodik
8. Masukkan ‘Email Pribadi’ Anda yang aktif. Alamat email yang Anda cantumkan di sini harus sama dengan email yang Anda masukkan di pertanyaan nomor 1.
9. Masukkan ‘Email Akun Pembelajaran (belajar.id)’ Anda
10. Masukkan ‘Jenjang’ sekolah Anda bernaung saat ini
Catatan: Pastikan dalam penulisan tanda huruf sudah benar dan sesuai.
11. Tulis ‘Nama Sekolah’ Anda saat ini
12. Masukkan 'Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN)'. Anda dapat melakukan
pengecekan melalui https://referensi.data.kemdikbud.go.id/
13. Masukkan ‘NIK’ Anda
Catatan: Pastikan untuk menuliskan angka atau nomor dengan benar
14. Masukkan ‘Provinsi’ dari sekolah Anda berada
15. Tulis secara detail atas pertanyaan yang ingin Anda ajukan ke tim Helpdesk pada
bagian ‘Detail Pertanyaan’
16. Pada bagian ‘Lampirkan’, silakan unggah dokumen pendukung, seperti: Surat
Penunjukan sebagai Admin/Dinas, Surat Pembuatan Akun (jika ada). Bukti akun
terdaftar di Dapodik. Maksimal dapat melampirkan data hingga 5 berkas
17. Cek kembali semua data yang telah Anda isi telah sesuai dan benar, lalu tekan tombol ‘Kirim’
Selanjutnya, tim Helpdesk akan melakukan pengecekan atas kendala yang telah Anda laporkan melalui tombol ‘Butuh Bantuan’ dan akan mengirimkan feedback atau jawaban melalui email pribadi Anda dalam kurun waktu 14 hari kerja
Akun Pembelajaran yang terdiri dari nama akun (User ID) dan kata sandi (password) dapat digunakan dan dimanfaatkan oleh Peserta Didik yang terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) untuk mengakses berbagai aplikasi pembelajaran. Untuk mendapatkan Akun Pembelajaran dapat dilakukan secara mandiri melalui laman belajar.id atau melalui Operator Satuan Pendidikan (Operator Sekolah) di sekolah Anda. Berikut adalah tahapan yang dapat dilakukan untuk mendapatkan Akun Pembelajaran Anda:
Lakukan pemeriksaan akun secara mandiri melalui laman belajar.id dengan langkah berikut:
Buka halaman https://belajar.id/
Masukkan data-data berikut:
Nama Lengkap
Nama Ibu Kandung
Tipe Pengguna, pilih Peserta Didik
Tanggal Lahir
Nomor Pokok Satuan Pendidikan Nasional (NPSN)
Klik tombol “Periksa Akun Pembelajaran”
Anda akan mendapatkan informasi apakah Akun Pembelajaran sudah tersedia atau belum. Berikut beberapa kondisi yang mungkin Anda temui:
Akun tersedia dan sudah aktif
Apabila akun Anda tersedia dan sudah aktif, artinya Anda sudah bisa menggunakan Akun Pembelajaran Anda untuk mengakses berbagai aplikasi pembelajaran.
Akun tersedia, namun belum aktif
Apabila akun Anda tersedia namun belum aktif, silakan ikuti langkah berikut:
Kirim detail akun ke email pribadi apabila belum pernah mendapatkan password
Cek akun (User ID) dan kata sandi (password) pada email pribadi yang Anda daftarkan
Apabila setelah beberapa saat detail akun tidak masuk ke email yang Anda daftarkan, silakan kirim ulang dengan klik kembali "Kirim detail akun ke email pribadi saya"
Jika masih mengalami hal yang sama, silakan menghubungi Operator Satuan Pendidikan (Operator Sekolah) di sekolah Anda.
Akun tidak ditemukan
Apabila akun belum tersedia/tidak ditemukan, silakan pastikan kembali data yang Anda masukkan pada saat pemeriksaan sudah sesuai.
Jika Akun Pembelajaran tetap tidak ditemukan, silakan lakukan pemeriksaan status Akun Pembelajaran Anda ke Operator Satuan Pendidikan (Operator Sekolah) di sekolah Anda.
Perlu diketahui, Peserta Didik hanya bisa memiliki satu Akun Pembelajaran sesuai dengan jenjang yang diampu dan terdata di Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Setelah berhasil mendapatkan detail Akun Pembelajaran Anda, silakan melakukan aktivasi dengan mengikuti panduan di sini.
Pemanfaatan belajar.id satu pintu melalui website https://belajar.id,.
Berikut link CONTOH SURAT PERMOHONAN sebagai pelengkap laporan kendala:
1. Contoh Surat Permohonan Admin Sekolah
2. Contoh Surat Permohonan Akun untuk Peserta Didik
3. Contoh Surat Permohonan Akun untuk Tenaga Pendidik dan Kependidikan
4. Contoh Pemohonan Akun karena terhapus
5. Contoh Surat perubahan data karena Mutasi
6. Contoh Surat Permohonan Akun karena pd data kosong
7. Contoh Surat Permohonan Penghapusan Akun karena dobel
8. Contoh Surat Permohonan Akun untuk Dinas
9. Contoh Surat Permohonan Admin Sekolah (Guru menjadi Kepsek dalam satu sekolah)
10. Contoh Surat Permohonan Admin Sekolah (Guru menjadi Kepsek dari sekolah lain)
Warna merah silahkan disesuaikan dengan data sekolah, peserta didik atau PTK.
laporan bisa langsung ke web https://www.belajar.id/
ATAU (pilih salah satu)
Dikarenakan sangat tingginya jumlah pengaduan yang masuk saat ini, jika Anda masih mengalami masalah, kami meminta agar Anda mengisi data pada formulir berikut :
Note : jangan melapor dua tempat tapi satu saja pilih agar tidak direset password nya
Terima kasih
Akun Pembelajaran dilengkapi dengan akses ke Google Meet, yaitu fitur konferensi video yang memfasilitasi pembelajaran jarak jauh. Selain mudah digunakan, fitur ini dapat mempermudah interaksi dan kolaborasi peserta dengan fitur inklusif untuk kegiatan belajar-mengajar, dan tentunya membuat kelas menjadi lebih efektif. Dengan fitur ini, Pendidik mendapatkan kemudahan berikut:
Memulai dan bergabung ke rapat video di Classroom menggunakan link khusus untuk kelas
Menggunakan fitur moderasi untuk mengontrol partisipasi
Mendapatkan laporan kehadiran
Mengontrol akses ke rapat video
Ada banyak hal yang dapat Anda lakukan dengan Meet, seperti memulai rapat video, bergabung di rapat video, mengirimkan undangan/menjadwalkan rapat video, mengangkat tangan, melakukan polling, dan lainnya. Untuk melakukan rapat video, silakan ikuti panduan berikut.
Untuk memulai atau bergabung ke rapat video, silakan masuk/log in menggunakan Akun Pembelajaran Anda terlebih dahulu. Setelah log in, silakan ikuti panduan di bawah ini:
Buka https://meet.google.com/ pada browser Anda
Pilih Rapat Baru untuk mendapatkan tautan yang bisa Anda berikan kepada peserta. Akan muncul beberapa pilihan yang dapat Anda pilih:
a. Klik Mulai rapat instan untuk membuat dan memulai rapat secara instan. Setelah itu Anda dapat berikan tautan yang tersedia pada kiri layar kepada peserta
b. Klik Buat rapat untuk nanti untuk memulai rapat pada waktu lain. Anda akan menerima tautan yang dapat dibagikan ke kepada peserta. Pastikan Anda juga menyimpan tautan tersebut agar dapat menggunakannya nanti.
c. Klik Jadwalkan di Google Kalender untuk membuat jadwal rapat sesuai dengan waktu Anda tentukan. Masukkan detail acara yang Anda kehendaki serta peserta yang akan Anda undang dan klik Simpan. Peserta akan menerima undangan melalui email atau Anda dapat menyalin tautan tersebut untuk dibagikan ke peserta.
Apabila Anda ingin bergabung ke rapat video yang sudah dibuat atau dijadwalkan, pastikan Anda sudah masuk/log in menggunakan Akun Pembelajaran Anda terlebih dahulu. Setelah itu, Anda dapat mengikuti petunjuk berikut:
Buka browser pada perangkat yang Anda gunakan
Terdapat dua cara yang dapat Anda lakukan apabila ingin bergabung ke rapat video:
a. Buka tautan rapat yang telah diberikan pada browser Anda
b. Buka https://meet.google.com/ pada browser Anda dan masukkan kode meeting Google
Klik Bergabung Sekarang
Selama rapat video Pendidik dan Peserta Didik dapat berinteraksi satu sama lain dengan membuka sesi tanya jawab. Pendidik dapat menggunakan papan tulis virtual selama rapat dengan klik Aktivitas pada layar. Sementara itu, Peserta Didik dapat melakukan dua hal ini selama rapat video berlangsung untuk berinteraksi dengan Pendidik:
Klik ikon Angkat tangan untuk mengajukan pertanyaan
Mengajukan pertanyaan melalui Pesan Percakapan
Selama rapat video berlangsung, peserta rapat juga dapat melakukan perekaman video. Merekam saat rapat dapat berguna sebagai dokumentasi yang dapat Anda simpan atau jika Anda ingin meninjau rapat tersebut di lain waktu. Untuk melakukan perekaman video saat rapat, bisa dilakukan menggunakan fitur bawaan dari perangkat komputer/laptop yang Anda gunakan. Silakan ikuti panduannya di sini.
Indeks Informasi
Mengakses File Anda di Akun belajar.id
Mengunggah (Upload) Dokumen atau Folder di Akun belajar.id
Mengunduh (Download) Dokumen Anda di Drive Akun belajar.id
Pertanyaan Terkait Google Drive
Google Drive atau biasa disebut juga 'Penyimpanan cloud', merupakan tempat penyimpanan semua file dan dokumen Anda yang tersimpan secara daring (online). Saat masuk dengan akun Google, Anda dapat mengakses dokumen tersebut dari perangkat apa pun. Anda bahkan dapat mengaksesnya secara luring (offline) jika Anda memutuskan untuk mengaktifkan akses luring (offline access).
Google Drive dapat digunakan untuk banyak hal, meliputi:
Membuat folder kolaboratif untuk berbagi referensi dengan sesama Pendidik
Membuat berbagai jenis dokumen termasuk rencana pelajaran, presentasi, dan kuis
Penyimpanan data dengan aman dan tanpa batas
Dengan fasilitas yang tersedia, harap tetap memperhatikan aturan penggunaan akun yang berlaku. Hindari penyalahgunaan akun, seperti menggunakannya untuk menyimpan dan menyebarkan konten bajakan yang melanggar hak cipta.
Untuk dapat mengakses dokumen yang Anda simpan pada Drive Akun belajar.id, silakan ikuti panduan berikut:
Pastikan Anda sudah log in ke Akun Pembelajaran (belajar.id)
Di akun email belajar.id Anda, klik ikon 9 titik yang terdapat di sisi kanan atas. Klik tombol Google Drive
Anda sudah dapat mengakses Google Drive di mana Anda dapat menyimpan dokumen dengan kapasitas tanpa batas
Apabila Anda ingin mengunggah dokumen atau folder yang disimpan pada perangkat Anda ke Drive Akun belajar.id, silakan ikuti panduan berikut:
Pastikan Anda sudah log in ke Akun Pembelajaran (belajar.id)
Di akun email belajar.id Anda, klik ikon 9 titik yang terdapat di sisi kanan atas dan klik tombol Google Drive
Klik tombol Baru di sisi kiri atas Google Drive
Pilih Upload File untuk mengunggah dokumen dan pilih Upload folder untuk mengunggah folder
Pilih dokumen atau folder yang ingin Anda unggah, lalu klik Buka
Dokumen atau folder akan tersimpan otomatis dan dapat dibuka di Google Drive akun belajar.id
Jika ingin mengunduh (download) dokumen atau folder yang Anda simpan pada Drive Akun belajar.id ke perangkat Anda, silakan ikuti panduan berikut:
Pastikan Anda sudah log in ke Akun Pembelajaran (belajar.id)
Di akun email belajar.id Anda, klik ikon 9 titik yang terdapat di sisi kanan atas dan klik tombol Google Drive
Klik kanan dokumen yang ingin Anda unduh (download) dan klik pilihan Download
Dokumen Anda sudah diunduh. Silakan cari dokumen yang telah diunduh tersebut pada perangkat yang Anda gunakan
Apakah saya bisa membagikan akses data ke email selain belajar.id?
Fitur membagikan akses dokumen (file) ke email berbeda dengan Akun Pembelajaran hanya dapat dilakukan oleh Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Bagi Peserta Didik, dokumen yang disimpan pada Google Drive Akun Pembelajaran hanya bisa dibagikan ke sesama Akun Pembelajaran dengan jenjang yang sama dengan pemilik dokumen, baik membagikan akses melalui penambahan email maupun akses melalui tautan.
Apakah saya dapat membuat Drive Bersama?
Perlu diketahui, fitur membuat, mengubah sharing setting, ataupun menambahkan anggota ke Drive Bersama pada Akun Pembelajaran hanya dapat dilakukan oleh Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Peserta Didik tidak dapat membuat, mengubah sharing setting, ataupun menambahkan anggota ke Drive Bersama pada Akun Pembelajaran.
Indeks Informasi
Setelah melakukan aktivasi Akun Pembelajaran, maka akun Anda sudah dapat digunakan untuk mengakses fitur-fitur yang tersedia dalam Google Workspace, seperti Google Dokumen, Spreadsheet, dan Slide. Anda dapat membuat, mengedit, berkolaborasi, dan berbagi dokumen, spreadsheet, dan presentasi dengan pengguna lain.
Dengan menggunakan Google Dokumen, Peserta Didik dapat menulis tugas atau membuat laporan serta berkolaborasi dengan pengguna lain selama proses menulis berlangsung. Sementara itu, Pendidik dapat mengomentari tugas Peserta Didik secara langsung di dalam Dokumen. Google Dokumen merupakan fitur yang serbaguna. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan Dokumen:
Sebagai catatan kelas, catatan peninjauan, atau perencanaan pelajaran
Menulis esai atau cerita
Menulis kolaboratif
Berbagi pendapat kolaboratif
Membuat template yang dapat digunakan Peserta Didik untuk diketik
Sebelum membuat Dokumen, pastikan Anda sudah masuk ke email Akun Pembelajaran (belajar.id). Setelah itu, silakan ikuti panduan berikut:
Di akun email belajar.id Anda, klik ikon 9 titik yang terdapat di sisi kanan atas. Klik menu Dokumen
Silakan memulai membuat Dokumen dengan klik ikon plus
Beri nama dokumen pada kolom Judul Dokumen Anda dan dokumen akan tersimpan secara otomatis ke dalam Drive Anda
a) Untuk mencetak dokumen, klik ikon Printer pada bagian kiri atas
b) Atur dan klik Print
a) Klik tombol Bagikan untuk membagikan dokumen kepada pengguna lain
b) Anda dapat berkolaborasi dengan memberikan akses kepada pengguna lain dengan memasukkan email ke dalam daftar dan klik Selesai
c) Jika Anda ingin membagikan dokumen melalui tautan, silakan atur akses yang ingin Anda berikan: Pengakses lihat-saja, Pemberi komentar, atau Editor. Setelah itu, klik Salin link dan berikan kepada pengguna yang diinginkan.
Spreadsheet dapat digunakan untuk mengolah nilai dan membuat laporan penelitian dengan grafik dan tabel. Di Google Spreadsheet, Anda memiliki fleksibilitas yang lebih besar dalam menangani data yang dikumpulkan. Anda dapat memilih untuk mengurutkan skor Peserta Didik, sehingga Anda dapat dengan mudah mengidentifikasi Peserta Didik yang mungkin memerlukan dukungan ekstra atau yang membutuhkan tugas tambahan.
Sebelum membuat Spreadsheets, pastikan Anda sudah masuk ke email Akun Pembelajaran (belajar.id). Setelah itu, silakan ikuti panduan berikut:
Di akun email belajar.id Anda, klik ikon 9 titik yang terdapat di sisi kanan atas. Klik menu Spreadsheet
Silakan memulai membuat Spreadsheet dengan klik ikon plus
Beri nama dokumen pada kolom Untitled spreadsheet Anda dan dokumen akan tersimpan secara otomatis ke dalam Drive Anda
a) Untuk mencetak dokumen, klik ikon Printer pada bagian kiri atas
b) Atur setelan cetak yang Anda inginkan, lalu pilih Berikutnya
c) Atur setelan printer Anda dan klik Print
a) Klik tombol Bagikan untuk membagikan dokumen kepada pengguna lain
b) Anda dapat berkolaborasi dengan memberikan akses kepada pengguna lain dengan memasukkan email ke dalam daftar dan klik Selesai
c) Jika Anda ingin membagikan dokumen melalui tautan, silakan atur akses yang ingin Anda berikan: Pengakses lihat-saja, Pemberi komentar, atau Editor. Setelah itu, klik Salin link dan berikan kepada pengguna yang diinginkan
Google Slide merupakan fitur presentasi yang membantu Anda membuat presentasi digital yang menarik dan membagikannya dengan mudah kepada orang lain untuk digunakan di dalam atau di luar sekolah. Anda dapat menyertakan teks, gambar, dan video pada presentasi. Google Slide tersedia pada browser atau sebagai aplikasi di perangkat seluler.
Ada banyak cara menggunakan Google Slide di kelas daring (online) Anda. Berikut adalah dua cara cepat dan mudah untuk menggunakan Google Slide dalam pengajaran Anda. Dalam dua pembelajaran berikutnya, kita akan mempelajari lebih banyak cara lanjutan untuk menggunakan Google Slide.
Pendidik dapat membuat kumpulan slide (slide deck) sebagai materi pelajaran
Peserta Didik dapat membuat kumpulan slide (slide deck) bersama-sama dan berkolaborasi secara real time dalam pengerjaan tugas atau untuk mengulas apa yang telah mereka pelajari terkait materi pelajaran
Sebelum membuat presentasi, pastikan Anda sudah masuk ke email Akun Pembelajaran (belajar.id). Setelah itu, silakan ikuti panduan berikut:
Di akun email belajar.id Anda, klik ikon 9 titik yang terdapat di sisi kanan atas. Klik menu Slide
Silakan memulai membuat Slide dengan klik ikon plus
Beri nama dokumen pada kolom Presentasi tanpa judul Anda dan dokumen akan tersimpan secara otomatis ke dalam Drive Anda
a) Anda dapat memilih tema presentasi melalui pilihan tema yang tersedia pada bagian kanan dan klik tema yang Anda inginkan
b) Apabila Anda ingin memasukkan gambar pada slide, silakan klik ikon Sisipkan Gambar untuk menampilkan berbagai opsi untuk menyisipkan gambar
Setelah Anda menyelesaikan slide deck dan ingin mempresentasikannya kepada khalayak, silakan klik tombol Presentasikan dan presentasi akan masuk ke mode layar penuh. Apabila presentasi sudah selesai, Anda dapat keluar dengan klik tombol Escape pada keyboard
a) Klik tombol Bagikan untuk membagikan dokumen kepada pengguna lain
b) Anda dapat berkolaborasi dengan memberikan akses kepada pengguna lain dengan memasukkan email ke dalam daftar dan klik Selesai
c) Jika Anda ingin membagikan dokumen melalui tautan, silakan atur akses yang ingin Anda berikan: Pengakses lihat-saja, Pemberi komentar, atau Editor. Setelah itu, klik Salin link dan berikan kepada pengguna yang diinginkan
Apabila Anda telah melakukan aktivasi Akun Pembelajaran, maka akun Anda sudah dapat digunakan untuk mengakses fitur-fitur yang tersedia dalam Google Workspace, salah satunya adalah Google Formulir. Google Formulir merupakan fitur untuk membuat survei, kuis, atau tes secara daring (online).
Anda dapat menggunakan Google Formulir untuk banyak hal di kelas daring (online) Anda. Berikut adalah cara cepat dan mudah untuk menggunakan Google Formulir dalam pengajaran Anda:
Pendidik dapat menggunakan Google Formulir untuk menguji pemahaman Peserta Didik dengan memberikan kuis di akhir pembelajaran. Anda dapat membuat kuis di Google Formulir dan mengeditnya dengan sangat mudah. Anda juga dapat mengatur jawaban di Google Formulir sehingga kuis akan otomatis dinilai setelah Peserta Didik mengirimkannya
Setelah Anda memiliki template ujian di Google Formulir, Anda dapat dengan cepat mengeditnya saat ingin menggunakannya lagi. Google Formulir dapat disimpan di akun sehingga Anda dapat mengaksesnya dengan aman dari perangkat apa pun
Pendidik dapat membuat survei untuk meminta masukan Peserta Didik tentang pembelajaran
Untuk cara penggunaan Google Formulir, silakan ikuti panduan di bawah ini.
Sebelum membuat formulir, pastikan Anda sudah masuk ke email Akun Pembelajaran (belajar.id). Kemudian, silakan ikuti panduan berikut:
Di akun email belajar.id Anda, klik ikon 9 titik yang terdapat di sisi kanan atas. Klik menu Formulir
Silakan memulai membuat formulir dengan klik ikon plus
Silakan masukkan detail yang tersedia pada tab Pertanyaan untuk mengisi daftar pertanyaan. Untuk mengganti tipe pertanyaan, silakan klik kotak Pilihan Ganda pada tab Pertanyaan. Akan muncul beberapa pilihan yang dapat Anda pilih. Jika Anda ingin kuis dinilai otomatis sepenuhnya dan memberikan skor kepada siswa segera setelah mereka selesai, berikut adalah jenis pertanyaan yang dapat dinilai secara otomatis oleh Formulir:
(1) Jawaban singkat
(3) Pilihan ganda
(4) Kotak centang
(5) Drop-down
(8) Grid pilihan ganda
(9) Grid kotak centang
Jenis pertanyaan lain perlu dinilai secara manual atau ditinjau. Kami akan menunjukkan cara melakukannya di pelajaran berikutnya:
(2) Paragraf
(6) Upload file
(7) Skala linear
(10) Tanggal
(11) Waktu
Jika Anda ingin menambahkan pertanyaan, klik ikon plus pada bagian kanan formulir. Anda dapat mengimpor pertanyaan, memasukkan gambar dan video pada pertanyaan melalui ikon di bagian kanan formulir.
Setelah selesai, klik tombol Kirim pada pojok kanan atas. Anda dapat memilih untuk mengirim formulir dengan cara:
a) mengirimkannya melalui email dengan klik Kirim
b) membagikan tautan dengan klik Salin
Awalnya, Anda mungkin tidak melihat jawaban/respons karena belum ada Peserta Didik yang melengkapi formulir. Setelah Peserta Didik mulai mengisi formulir, bagian Jawaban akan diperbarui secara otomatis. Anda dapat dengan mudah menemukan semua jawaban mereka di bagian Jawaban formulir.
Di akun email belajar.id Anda, klik ikon 9 titik yang terdapat di sisi kanan atas. Klik menu Formulir
Pilih file yang ingin Anda lihat jawabannya
Klik tab Jawaban untuk melihat jawaban/respons. Kemudian, klik ikon Spreadsheet di kanan atas untuk mengekspor jawaban ke dalam spreadsheet
Pilih tujuan spreadsheet Anda, lalu klik Buat. Anda akan diarahkan ke spreadsheet secara otomatis
Google Chat merupakan fitur Google yang dapat digunakan untuk mengirimkan pesan, gambar, dan video untuk individu atau grup. Setelah melakukan aktivasi Akun Pembelajaran, maka akun Anda sudah dapat digunakan untuk mengakses fitur Google Chat. Fitur ini dapat mempermudah Anda dalam berkolaborasi dengan pengguna akun belajar.id yang lain.
Perlu diperhatikan, fitur chat pada Akun Pembelajaran Peserta Didik hanya dapat digunakan dengan sesama Akun Pembelajaran (belajar.id) pada jenjang pendidikan yang sama, baik dalam membuat atau bergabung di ruangan percakapan (chat room). Untuk mengetahui apakah akun lain berada pada jenjang pendidikan yang sama dengan Anda, silakan perhatikan jenjang pendidikan yang tertulis pada akhiran nama akun.
Contoh Jenjang Sama
Contoh Jenjang yang Berbeda
abcd12@smp.belajar.id (Peserta Didik), zyx13@guru.smp.belajar.id (Pendidik), dan hijk15@smp.belajar.id (Peserta Didik lain) berada pada jenjang yang sama.
abcd12@smp.belajar.id (Peserta Didik) dan hijk15@sma.belajar.id (Peserta Didik lain) berada pada jenjang yang berbeda.
Agar dapat mengirimkan chat kepada pengguna lain, pastikan Anda sudah masuk ke email Akun Pembelajaran (belajar.id). Kemudian, silakan ikuti panduan berikut:
Menuju ke menu Chat pada sisi kiri Gmail Anda. Klik tulisan Mulai chat atau klik ikon plus
Akan muncul beberapa opsi yang dapat Anda pilih:
Untuk memulai percakapan dengan satu pengguna spesifik, silakan masukkan email pengguna yang akan Anda ajak berbincang pada kolom Orang, ruang, atau bot
Apabila Anda ingin melakukan percakapan dengan beberapa pengguna (chat grup), silakan pilih Mulai percakapan grup. Masukkan email pengguna pada kolom yang tersedia dan klik ikon centang
Setelah itu, akan muncul pop up percakapan dan Anda sudah dapat memulai. Tulis pesan Anda dan klik enter pada keyboard untuk mengirim pesan.
Jika Anda membuat chat grup, Anda dapat mengubahnya menjadi ruang. Saat menggunakan ruang, Anda dapat memberi nama ruang, berbagi file, dan menetapkan tugas kepada orang lain di ruang tersebut. Silakan ikuti langkah berikut untuk mengubah chat grup menjadi ruang:
Pada panel Chat, klik chat grup yang ingin diubah menjadi ruang
Di bagian kanan atas chat grup, klik ikon tiga titik. Akan muncul banyak opsi, silakan pilih Ubah chat ini menjadi ruang.
Tambahkan nama ruang sesuai keinginan. Anda juga dapat menambahkan ikon ruang (opsional) dengan klik ikon emoticon
Klik Selesai. Akan muncul notifikasi yang mengonfirmasi bahwa chat Anda kini berubah menjadi ruang dan juga memberitahu anggota di dalam grup terkait perubahan tersebut.
Setelah Anda melakukan perubahan, Anda dapat menemukan tab chat, file, dan tugas dalam ruang.
Catatan: Anda dapat menambahkan dan menghapus anggota dari ruang kapan saja.
Akun Pembelajaran tidak hanya dapat digunakan untuk mengakses Platform Merdeka Mengajar dan fitur dari Google for Education, tetapi juga dapat digunakan untuk mengakses berbagai aplikasi lainnya. Berikut adalah daftar aplikasi pembelajaran yang dapat Anda gunakan dengan Akun Pembelajaran (belajar.id).
SIMPKB, yaitu singkatan dari Sistem Informasi Manajemen Pengembangan Profesional Berkelanjutan yang bertujuan untuk meningkatkan skill kompetensi Pendidik. Sistem ini telah ditetapkan sejak awal tahun 2015, dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi dan keahlian Pendidik yang lebih profesional dalam proses belajar-mengajar.
Rapor Pendidikan, yaitu penyempurnaan dari Rapor Mutu yang berisi data kualitas satuan pendidikan atau daerah. Data didapat dari berbagai asesmen atau survey nasional, dan berfungsi sebagai bahan refleksi serta dasar perencanaan untuk peningkatan kualitas.
Aplikasi Merdeka Mengajar, yaitu platform edukasi untuk mempermudah guru mengajar sesuai kemampuan murid, menyediakan pelatihan untuk tingkatkan kompetensi, serta berkarya untuk menginspirasi rekan sejawat.
TanyaBOS, yaitu forum tanya jawab resmi dari Kemendikbudristek dengan tujuan memberi informasi yang akurat bagi sekolah dalam pengelolaan dana BOS. Kecil ataupun besarnya isu, kendala, dan kebingungan yang Anda hadapi terkait dana BOS layak ditanyakan pada forum ini.
Rumah Belajar, yaitu portal pembelajaran yang menyediakan bahan belajar serta fasilitas komunikasi yang mendukung interaksi antar komunitas. Rumah Belajar dapat dimanfaatkan oleh Peserta Didik dan Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK) sederajat. Dengan menggunakan Rumah Belajar, belajar dapat dilakuan di mana saja, kapan saja, dan dengan siapa saja. Seluruh konten yang ada di Rumah Belajar dapat diakses dan dimanfaatkan secara gratis.
Chromebook merupakan bantuan perangkat TIK yang dilengkapi dengan Chrome Device Management (CDM) sebagai perangkat lunak yang berfungsi untuk melakukan pendaftaran (enrollment) Chromebook pada domain belajar.id. Pendaftaran (enrollment) dilakukan oleh penyedia jasa yang memiliki syarat tertentu. Setelah proses pendaftaran (enrollment) selesai, pengguna dapat menggunakan Chromebook dengan memasukkan akun belajar.id dan password yang telah dimiliki.
Pada dasarnya Chromebook merupakan perangkat komputer/laptop yang sama dengan yang laptop pada umumnya. Perbedaannya hanya pada sistem operasi yang digunakan. Chromebook menggunakan Chrome OS. Sekolah yang menerima bantuan Chromebook dapat mengakses perangkat dengan menggunakan Akun Pembelajaran (belajar.id). Pengaturan utama pada Google Chrome di perangkat Chromebook yang telah dilakukan enrollment, yakni: belajar.id, belajar.kemdikbud.go.id, mail.google.com, calendar.google.com, drive.google.com, dan classroom.google.com. Apabila Anda baru menggunakan Chromebook, Anda dapat mengikuti panduan penggunaan dasarnya di bawah ini.
Untuk menyalakan Chromebook dan masuk ke akun Anda, silakan ikuti langkah berikut:
Buka Chromebook Anda dan nyalakan dengan klik tombol kunci pada keyboard
Pilih bahasa yang akan Anda gunakan dan klik Let’s go
Sambungkan perangkat Anda ke internet
Masuk dengan menggunakan email @belajar.id dan password Anda, kemudian klik masuk/sign in
Selesai. Anda telah berhasil masuk ke Chromebook.
Apabila Anda ingin menelusuri aplikasi yang tersedia di Chromebook, silakan ikuti langkah berikut:
Tekan tombol Penelusuran pada keyboard Anda
Masukkan nama aplikasi yang diinginkan dan cari aplikasi tersebut di hasil penelusuran
Apabila terdapat aplikasi yang ingin ditambahkan, Anda dapat mengunduhnya melalui Play Store
Untuk mengubah pengaturan pada Chromebook, seperti resolusi layar, preferensi keyboard, privasi, keamanan, dan lainnya, dapat dilakukan melalui Setelan/Pengaturan. Anda dapat mengakses menu Setelan/Pengaturan melalui tampilan waktu di bagian kanan bawah layar Anda.
Di pojok kanan bawah layar Anda, pilih tampilan waktu dan klik ikon Setelan/Pengaturan
Geser ke bawah (scroll down) untuk melihat semua pengaturan atau gunakan kotak pencarian untuk menemukan pengaturan/setelan tertentu.
Catatan: Dengan mengeklik Lanjutan di bagian bawah, Anda akan membuka lebih banyak opsi pengaturan/setelan
Apabila Anda ingin mematikan perangkat Anda, silakan klik waktu pada bagian kanan bawah layar Anda. Klik ikon power yang terletak di sebelah ikon keluar/sign out.
Apabila Anda mengalami kendala dalam mengakses Chromebook, silakan menghubungi helpdesk melalui tombol “Butuh Bantuan” di kanan bawah laman belajar.id.