Sekolah Anak Mandiri

Sebagai Pusat Pengembangan ABK, YAM mendirikan Sekolah Khusus (SKh) Anak Mandiri sebagai layanan pendidikan bagi semua anak dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, dan Program Pendidikan Lanjutan bagi ABK yang menyelesaikan pendidikan tingkat SMA. SKh. Anak Mandiri dengan ijin operasional 800/112-Dispend/2010 telah menerapkan kurikulum Individual yang berbasis pada kebutuhan dan kemampuan anak dipadukan dengan Kurikulum Nasional yang ditetapkan Pemerintah.

Seluruh siswa SKh. Anak Mandiri memiliki kesempatan berkembang dengan optimal, karena program pendidikan yang disusun disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan anak yang meliputi berbagai aspek perkembangan, yaitu: Perilaku, Kemandirian, Gross Motor, Fine Motor, Komunikasi, Basic Survival Skill, Sosialisasi, dan Akademik.

SKh. Anak Mandiri menerapkan sitem pendidikan inklusi dan telah melakukan kerja sama pengembangan program inklusi dengan beberapa sekolah di kota Serang dengan disetujui dan didukung oleh Dinas Pendidikan Kota Serang, Dinas Pendidikan Propinsi Banten, dan Balai Penyelenggaraan Pendidikan Khusus Propinsi Banten.

SKh. Anak Mandiri melakukan kerjasama pengembangan program inklusi pada tahun 2012 dengan SD N Batok Bali, SMP Negeri 12 Kota Serang dan SMA Negeri 2 Kota serang dengan disetujui dan didukung oleh Dinas Pendidikan Kota Serang dan Dinas Pendidikan Propinsi Banten melalui Balai Penyelenggaan Pendidikan Khusus. Hasil kerjasama tersebut telah dilakukan observasi tumbuh kembang pada siswa di sekolah inklusi yang mengalami hambatan belajar, pelatihan bagi guru di sekolah inklusi dan telah meluluskan 5 siswa SD, 3 siswa SMP dan 2 siswa SMA dengan mengikuti Ujian Nasional di sekolah inklusi tersebut. Pada tahun 2014 dilakukan uji mutu sekolah oleh Badan Akreditasi Propinsi dan Badan Akreditasi Nasional dengan memperoleh Nilai Akreditasi A.

Saat ini telah tersedia 8 ruang kelas, aula, perpustakaan, ruang computer, ruang ketrampilan (tata boga, pertukangan, tata rias, robotic, laboratorium, studio fotografi), kolam renang, ruang sensori integrasi, area belajar outdoor, dan mushola.

Mulai tahun 2013, SKh. Anak Mandiri didukung oleh Yayasan Anak Mandiri melakukan penjaringan terhadap Anak Berkebutuhan Khusus di wilayah Cikande, Kasemen, Gunungsari. Lebak dan Labuan. Hingga akhirnya memberikan layanan pendidikan gratis pada ABK dari ekonomi lemah di wilayah Cikande. Saat ini, SKh. Anak Mandiri memfasilitasi Dinas Pendidikan Propinsi Banten dan Pemerintah Daerah Tingkat II Kabupaten Serang untuk mengupayakan pendirian SKh. Negeri di Kecamatan Cikande.

Hingga saat ini SKh. Anak Mandiri telah meluluskan 11 Siswa. Para alumni SKh. Anak Mandiri ada yang mampu melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi di sekolah regular maupun ke Universitas dan Akademi, serta ada yang merintis usaha dan mengembangkan bakat seninya.

KURIKULUM SEKOLAH KHUSUS ANAK MANDIRI

Strategi penerapan

  • Pengelompokkan peserta didik sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan.
  • Pengelompokkan kurikulum dengan kompetensi dasar yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan peserta didik.

Pengelompokkan peserta didik

Kelompok A

  • Peserta didik memiliki kesiapan mengikuti kurikulum reguler pada aspek : perilaku, kemandirian, psikomotor, komunikasi, basic survival, dan interaksi.
  • Peserta didik memiliki kemampuan akademik untuk mengikuti kurikulum reguler sesuai dengan ketetapan pemerintah (struktur kurikulum tingkat I).
  • Peserta didik mampu mengikuti UN dan memperoleh ijazah reguler.

Kelompok B

  • Peserta didik memiliki kesiapan mengikuti kurikulum reguler pada aspek : perilaku, kemandirian, psikomotor, komunikasi, basic survival, dan interaksi.
  • Peserta didik memiliki kemampuan akademik untuk mengikuti kurikulum reguler yang dimodifikasi sesuai dengan kemampuan dan kebutuhannya (struktur kurikulum tingkat II).Struktur kurikulum mengalami modifikasi baik dalam bentuk DUPLIKASI, SUBSTITUSI, OMISI maupun ESKALASI/PENGAYAAN pada satu atau beberapa mata pelajaran reguler sesuai dengan kemampuan dan minat peserta didik.
  • Peserta didik mengikuti ujian sekolah dan memperoleh ijazah khusus.

Kelompok C

  • Peserta didik membutuhkan arahan dan bantuan yang intensif untuk mencapai kemampuan dasar pada aspek : perilaku, kemandirian, psikomotor, komunikasi, basic survival dan interaksi.
  • Peserta didik membutuhkan arahan, bantuan dan latihan intensif untuk mengembangkan aspek akademis.
  • Peserta didik mengikuti evaluasi program pendidikan dan memperoleh Surat Tanda Tamat Belajar.

Kelompok D

  • Peserta didik membutuhkan bantuan penuh untuk meningkatkan kemampuan dasar pada aspek: perilaku, kemandirian, psikomotor, komunikasi, basic survival, dan interaksi.
  • Peserta didik belum memungkinkan untuk dikembangkan pada aspek akademis.
  • Peserta didik mengikuti evaluasi program pendidikan dan memperoleh Surat Tanda Tamat Belajar.

Evaluasi

– Harian: Daily

– Bulanan: MIDU

– Triwulan: MID Semester

– Semester: Rapor