Tahun Ajaran

2019 / 2020

Aktivitas Sekolah Khusus Anak Mandiri Banten


  • Semarak Kemerdekaan RI

“Tujuh belas Agustus tahun ‘45, itulah hari kemerdekaan kita. Hari merdeka, nusa dan bangsa. Hari lahirnya bangsa Indonesia…”, lagu yang terdengar familar di telinga kita, termasuk semua peserta didik SKh Anak Mandiri. Yup, Agustus memang menjadi bulan yang dikeramatkan sekaligus dinantikan karena begitu banyak lomba seru yang muncul dari ide kreatif anak bangsa.

Selain upacara bendera, SKh. Anak Mandiri juga tidak ketinggalan memeriahkan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia dengan aneka lomba. Semua peserta didik yang mengikuti lomba begitu antusias, apalagi ada souvenir yang menunggu, hehee…

Karena tidak dapat dipungkiri, bahwa sebagian besar Anak dan Warga Negara Berkebutuhan Khusus belum “merdeka” untuk berkarya. Setidaknya perjuangan menyetarakan hak mereka untuk bekerja dan berkarya di tengah masyarakat masih terus dikobarkan. Ciayyoooo…


  • Kunjungan ke Rumah Teman

Ahaa... Waktunya main ke rumah teman. Sebenarnya kami sangat ingin saling mengunjungi teman-teman, minimal yang satu kelas dengan kami. Namun keterbatasan waktu, juga jarak yang membentang, bertemu di kelas setiap senin sampai jumat rasanya sudah lumayan hehe... Jadi kami senang sekali saat difasilitasi untuk mengunjungi rumah salah satu teman kami. Seperti pean guru-guru kami, kami berupaya menahan diri dengan bersikap tertib dan sopan selama di rumah teman. Berusaha tidak mengotori rumah teman kami dengan merapikan mainan dan juga membuang sampah di tempatnya.

Mama dan papa teman kami baik sekali. Selama disana kami diberi hidangan makanan diet, diajak jalan-jalan melihat semua ruangan di dalam rumah. Tak lupa cinderamata yang sudah mereka siapkan untuk kami bawa pulang. Asiiikk... Terima kasih yang tak terhingga kami ucapkan.

  • Berenang Yuuuukkkkk

Berenang merupakan salah satu aktivitas yang memberikan banyak manfaat untuk anak-anak. Semua kebutuhan sensori dapat dipenuhi di sini. Inilah yang menjadikan kegiatan ini rutin dilakukan setiap bulan. Respon beragam yang terpancar dari wajah peserta didik, menggambarkan seberapa konsisten mereka diajak main ke kolam renang heheee…

Karena kegigihan dan keuletan orang tua dalam melaksanakan home program, merupakan kunci bagi kesuksesan anak-anak kita tercinta dalam melangkah dan menapak menuju tangga prestasi… Setujuuuuu…?

  • Outbond ke Lembah Hijau Bandulu Anyer

Lembah Hijau Bandulu Anyer kembali disambangi untuk melatih basic survival skills peserta didik SKh. Anak Mandiri melalui beragam kegiatan outdoor. Kami terbagi dalam 4 (empat) kelompok agar tidak terjadi penumpukkan di beberapa arena. Sambil mengantri, anak-anak diajak mengikuti game seru yang sudah disiapkan kakak-kakak pendamping dari LHB. Antusiasme yang ditunjukkan anak-anak untuk unjuk kebolehan dalam mempertahankan keseimbangan dan konsentrasi begitu menyenangkan, tidak sedikit juga yang wajib diarahkan agar mau mencicipi sensasi bergoyang di atas seutas tali atau sebatang bambu, juga berseluncur pada flying fox. Naaahhh, ketahuan deh yang rajin mengajak buah hati bermain dan mengeksplorasi dunia :)

  • Kunjungan Usaha

Rasanya tidak sabar menunggu harinya tiba, begitu anak-anak berceloteh menjelang hari kunjungan profesi. Tujuan kunjungan dibagi menjadi 2. Adalah Bank Sampah Mandala Citra dan Griya Kayu Rumah Kreatif yang menjadi sarana pembelajaran kali ini. Sampah yang bertebaran dari semua rumah tangga dan usaha memang membutuhkan penanganan kreatif agar menghasilkan sesuatu yang berdaya guna, sehingga tidak menambah tinggi gunungan Tempat Pembuangan Sampah di Gunung Sari. Anak-anak juga semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya. Dari Rumah Kayu Kreatif, anak-anak belajar memanfatkan sisa-sisa kayu menjadi sebuah karya yang bisa dimanfaatkan untuk mengisi sudut-sudut rumah sehingga terlihat artistik. Kereeen kaaann....

  • Outing to Kandank Jurank Doank

Yuhuuu… senangnya kembali bermain di alam terbuka. Kandank Jurank Doank merupakan wadah bagi anak-anak peserta didik SKh Anak Mandiri untuk bermain sambil belajar. Perjalanan selama 2,5 jam ditempuh dengan penuh sukacita. Terlebih sesampainya di tujuan, kami disambut oleh ramainya celotehan kakak-kakak pemandu acara. Permainan berlangsung menyenangkan, semua peserta didik mendapat kesempatan yang sama untuk belajar menghias talenan dari potongan kertas bekas, menanam tanaman, dan bermain perkusi. Om Dik Doank pun sempat menghampiri untuk melihat lebih dekat. Sayangnya cuaca yang kurang stabil membuat beberapa peserta didik kelas kecil (TK) tidak dalam kondisi fit sehingga terpaksa pulang lebih awal menggunakan mobil YAM didampingi beberapa guru. Namun semangat tidak surut karena masih ada hari esok untuk kembali bermain.


  • School Camp

School camp datang lagiiii… Senangnya berlatih mandiri didampingi guru-guru tercinta. Kali ini lokasi kemping agak jauh, jadi kami berjalan-jalan hingga ke Wisma Kinasih. Waaahhh... segarnyaa. Udara yang cukup menggigit karena dingin tidak terasa karena kami tidur di dalam ruangan yang hangat dan nyaman. Bukan sekedar camping, kami juga melakukan kunjungan edukasi ke PT Yakult Indonesia.

Untuk menambah wawasan dan pengalaman, kami mengunjungi Kebun Wisata Pasir Mukti di Bogor. Di sana kami disambut oleh kakak yang memandu kami untuk bermain melihat kebun hidroponik, menangkap ikan, menanam padi, serta membajak sawah. Wahhh… seru. Belepotan air berlumpur itu sudah pasti. Kami langsung diarahkan membersihkan diri menggunakan air, agar nyaman dalam perjalanan pulang menuju ke kota Serang. Jadi sudah wangi saat dipeluk oleh Mama yang sudah menanti dengan penuh kerinduan.