Pierre-Emerick Aubameyang sedang geret gol di Arsenal Agennya uu merek mengkritik manager Mikel Arteta berkaitan strateginya.
Aubameyang masih kesusahan membuat gol waktu Arsenal dibungkam Tottenham Hotspur. Dalam derby London Utara di Tottenham Hotspur Fase, Minggu (6/12/2020), The Gunners kalah 0-2 di minggu kesebelas Liga Inggris.
Di pertandingan itu, Aubameyang jadi perhatian uu merek. Striker asal Gabon itu tampil di bawah perform.
Berdasarkan catatan Opta, Aubameyang tidak memberikan uu merek teror benar-benar untuk Tottenham sejauh 90 menit laga. Pemain 31 tahun itu tidak berhasil membuat tembakan on sasaran dari 2 eksperimennya, dan cuman membuat 23 sentuhan bola.
Jumlah sentuhan itu sedikitnya dari keseluruhan 22 pemain yang mengawali laga Tottenham versus Arsenal. Catatan itu juga membuat paceklik gol Aubameyang bersambung.
Dari 11 performanya musim ini, Aubameyang baru membuat 2 gol di Liga Inggris. walau sebenarnya musim kemarin, Aubameyang jadi pembuat gol paling banyak ke-2 di Liga Inggris, dengan 22 gol, cuman kalah atas penyerang Leicester City, Jamie Vardy (23).
Perform turun itu membuat agennya, Kwaku Mesah, mengkritik strategi manager Arteta. Dia menyorot kurangnya teror yang dibuat Arsenal di bawah instruksi manager asal Spanyol itu.
Bersama Arteta musim ini, Arsenal baru membuat 10 gol dari 11 pertandingan, atau ada di posisi ke-4 sedikitnya membuat gol sesudah Sheffield United dan Burnley (5) dan West Bromwich Albion (8).
Sesaat jumlah Tembakan on Sasaran yang dibuat Arsenal hanya 32, ada di rangking ke-18 dari 20 team Liga Inggris. Dan paling akhir, Arsenal jadi team yang sedikitnya membuat kesempatan, yaitu baru membuat 65 kesempatan dari 11 pertandingan selama ini.
Kwaku Mesah juga mengkritik Arteta dengan bagikan statistik itu di sosial media. "Bila anda membuat kesempatan..." tulisnya.