Khasiat
Mengobati hipertensi, diabetes melitus, hepatitis, batu ginjal, menurunkan kolesterol, mencegah stroke, asam urat, kanker, radang liver, radang prostat, radang mata, keputihan, maag, kelelahan, nyeri sendi dan memperhalus kulit.
Kandungan
Kandungan yang terdapat dalam tanaman daun sirih antara lain minyak atsiri, hidroksikavicol, kavicol, kavibetol, allylpyrokatekol, cyneole, caryophyllene, cadinene, estragol, terpennena, seskuiterpena, fenil propana, tanin, diastase, gula, dan pati.
Cara Mengolah
Cara mengolah daun sirih berbagai macamnya, antara lain:
Diabetes Mellitus (Kencing Manis)
Siapkan tiga lembar daun sirih merah setengan tua dari daun keenam atau ketujuh dari pucuk. Cuci bersih semua daun kemudian iris kecil-kecil. Rebus dengan air sebanyak 3 gelas (600 ml) sampai mendidih hingga tersisa ½ gelas. Minum air rebusan daun sirih ini sehari tiga kali sebelum makan. Sekali minum ½ gelas.
Jantung Koroner
Siapkan daun sirih merah berukuran sedang sebanyak 3-4 lembar atau ukuran kecil sebanyak 6-8 lembar. Daun sirih merah dicuci bersih, kemudian diiris kecil-kecil. Selanjutnya direbus dengan air sebanyak 4 gelas (800 ml) sampai mendidih dan tersisa 2 gelas dan disaring. Ramuan ini diminum selagi masih hangat dua kali sehari sebelum makan, sekali minum 1 gelas.
Radang Prostat
Siapkan daun sirih merah yang masih muda (daun bagian pucuk) sebanyak 6 lembar. Daun sirih merah dicuci bersih, diiris kecil-kecil, kemudian direbus dengan air 2 gelas (400 ml) sampai mendidih dan tersisa 1 gelas. Ramuan disaring dan diminum setelah dingin (bisa ditambahkan madu murni sebanyak 2 sendok teh) dua kali sehari dengan sekali minum 1 gelas.
Tuberkulosis (TBC)
Siapkan daun sirih yang sudah tua berukuran sedang sebanak 6 lembar atau ukuran besar sebanyak 4-5 lembar. Dan sirih merah dicuci bersih dan dibilas hingga 3 kali, kemudian diiris kecil-kecil dan direbus dengan air 3 gelas (600 ml) sampai mendidih dan tersisa 1 ½ gelas. Ramuan ini kemudian disaring dan diminum selagi hangat tiga kali sehari. Sekali minum sebayak ½ gelas. Agar tidak terlalu pahit bisa ditambahkan madu murni 1 sendok teh atau perasan jeruk nipis.
Asam Urat
Siapkan daun sirih merah ukuran sedang sebanyak 7 lembar dan batangnya sepanjang 15 cm. bahan dicuci bersih, diiris kecil-kecil dan direbus dengan air sebanyak 4 gelas (800 ml) hingga tersisa 2 gelas. Ramuan ini disaring dan diminum selagi hangat dua kali sehari. Sekali minum ½ gelas. Bisa ditambahkan 2 sendok teh madu murni dan perasan jeruk nipis. Sisanya bisa diminum pada hari berikutnya setelah dipanaskan terlebih dahulu.
Kanker Payudara dan Rahim
Siapkan daun sirih ukuran besar sebanyak 6 lembar dan batangnya sepanjang 15 cm. daun sirih merah dipilih yang bagian bawahnya berwarna merah merata dan segar.Daun dan batang sirih merah dicuci hingga bersih, direbus dengan air 4 gelas (800 ml) sampai mendidih dan tersisa 2 gelas, kemudian disaring. Ramuan ini untuk dua hari dan diminum selagi hangat dua kali sehari, sekali minum ½ gelas. Bisa ditambahkan 2 sendok teh madu murni.
Wasir
Siapkan daun sirih 7 lembar dicuci bersih dan diiris kecil-kecil, selanjutnya direbus dengan air 3 gelas (600 ml) hingga mendidih dan tersisa 1 ½ gelas. Setelah disaring dan dingin, ramuan diminum tiga kali sehari, sekali minum ½ gelas. Bisa ditambahkan 2 sendok teh madu murni.
Penyakit Ginjal
Siapkan daun sirih merah yang masih muda (daun bagian pucuk) sebanyak 8 lembar. daun sirih dicuci bersih, diiris kecil-kedil dan direbus dengan air 4 gelas (800 ml) hingga tersisa 1 ½ gelas, kemudian disaring dan diendapkan. Setelah dingin ramuan diminum tiga kali sehari, sekali minum ½ gelas dan bisa ditambahkan dengan 2 sendok teh madu murni.
Hepatitis atau Radang Liver
Siapkan daun sirih merah tua berukuran besar sebanyak 6 lembar yang dicuci dengan air mengalir secara berulang-ulang. Daun sirih merah kemudian direbus dengan air 4 gelas (800 ml) hingga mendidih dan tersisa 1 ½ gelas. Ramuan diminum tiga kali sehari dengan sekali minum ½ gelas. Lebih baik jika ditambahkan madu 3 sendok teh setiap kali minum.
Cara Budidaya
3 Teknik menanam daun sirih:
Menanam dengan teknik merunduk
Teknik ini dapat diterapkan dalam budidaya daun sirih dan kerap dilakukan pada sirih merah dan hitam. Caranya pilih batang sulur yang panjang lalu atur agar merunduk hingga menempel pada media tanam. Lakukan penyiraman secara teratur sehingga sulur akan mengeluarkan akar tanaman. Potonglah sulur berakar dan pindahkan pada lahan atau tanah lain.
Menanam dengan teknik stek
Teknik stek merupakan teknik termudah untuk budidaya daun sirih. Langkah pertama adalah mempersiapkan media tanam berupa campuran tanah, pupuk kompos, dan pasir dengan komposisi 3:3:1. Kemudian masukan media ke dalam polybag hingga penuh. Jangan lupa lubangi bagian bawah polybag untuk saluran drainase. Untuk bibit stek dapat diperoleh dari batang pohon daun sirih yang sudah tua. Potong batang sekitar 2 ruas lalu rendam dalam air selama kurang lebih 15 menit. Setelahnya tancapkan bibit stek dalam media. Siram setiap pagi dan sore hari, jika sudah berakar lebat pindahkan ke lahan lebih luas.
Menanam dengan teknik stek air
Teknik stek air melibatkan media pembibitan berupa air. Potonglah batang sulur yang sudah tua kemudian rendam dalam air. Namun pastikan daun tidak ikut terendam air. Tunggu sekitar seminggu hingga muncul akar serabut. Baru kemudian pindahkan ke media tanam.
Perawatan tanaman daun sirih penting dilakukan jika menginginkan daun sirih yang sehat. Sirih merupakan tanaman yang sangat peka dengan sinar matahari. Jika terlalu panas maka daun akan berubah menjadi kuning dan rasanya lebih pedas dan jika tanaman daun sirih tumbuh ditempat teduh, sirih akan mempunyai daun yang hijau segar dan tidak terlalu pedas. Pemberian pupuk juga menjadi pengaruh terhadap rasa pada daun sirih. Disarankan perawatan menggunakan pupuk kotoran ayam yang bersifat dingin.