Khasiat
Menurunkan Tekanan Darah Tinggi dan Melindungi Jantung
Mengonsumsi daun ini dapat meningkatkan oksida nitrat, bahan kimia penting yang membantu memperlebar pembuluh darah.
Bersifat Antioksidan
Daun sambung nyawa, terutama akarnya, mengandung banyak antioksidan. Seperti senyawa fenolik, flavonoid, dan vitamin C (asam askorbat). Sifat antioksidan dalam daun sambung nyawa ini dapat membantu melawan radikal bebas dan mengurang stres oksidatif.
Menurunkan Kadar Gula Darah
Daun sambung nyawa mengandung senyawa seperti kaempferol, quercetin, sinapic, caffeic, dan vanillic acid. Senyawa tersebut dapat membantu menurunkan kadar gula darah pada pengidap diabetes. Daun sambung nyawa dapat merangsang pengambilan glukosa oleh sel lemak dan sel otot, sehingga mengurangi kadar gula darah pada pengidap diabetes tipe 2.
Mencegah Kanker
Daun sambung nyawa juga telah lama dimanfaatkan untuk mengobati leukemia, kanker payudara, dan kanker rahim. Dengan mengonsumsi daun sambung nyawa, maka dapat mencegah kanker pada fase awal dan menekan penyebaran sel kanker.
Meningkatkan Kesuburan
Daun sambung nyawa dapat mengatasi infertilitas pada pengidap diabetes. Beberapa penelitian pada hewan menunjukkan bahwa pemberian daun sambung nyawa, dapat membantu meningkatkan kesuburan dengan meningkatkan aktivitas enzimatik, jumlah sperma, serta motilitas sperma. Selain itu, daun ini juga dapat mengurangi persentase sperma yang mati, dan meningkatkan pematangan sperma.
Membantu Mengobati Infeksi Tertentu
Daun sambung nyawa dapat membantu mengobati atau mengelola penyakit dan infeksi tertentu. Karena daun ini memiliki sifat antibakteri, antivirus, dan antijamur.
Mengurangi Peradangan
Daun sembung nyawa mengandung caryophyllene, pinene, limonene, dan carene, yang semuanya diketahui memiliki sifat antiinflamasi. Ekstrak daun sambung nyawa juga dapat digunakan secara topikal dalam mengobati kondisi peradangan, seperti aterosklerosis.
Kandungan
Sambung nyawa mengandung senyawa kimia, seperti flavonoid, sterol tak jenuh, triterpenoid, polifenol, saponin, steroid, asam klorogenat, asam kafeat, asam vanilat, asam para kumarat, asam para hidroksi benzoat, dan minyak atsiri
Cara Mengolah
Sebagai Lalapan
Daun sambung nyawa bisa dimakan mentah dan digunakan sebagai lalapan atau diolah sebagai lauk. Warga Jawa Barat biasanya mengkonsumsi daun sambung nyawa sebagai lalapan.
Kapsul
Ekstrak tanaman sambung nyawa juga banyak dijual di pasaran. Cermati apakah produk kapsul yang kamu beli sudah memiliki nomor izin edar terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Teh
Daun sambung nyawa juga bisa dikonsumsi sebagai teh. Caranya dengan merebus beberapa helai daunnya dan meminum air rebusannya.
Cara Budidaya
Persiapan Lahan
Tanah dicangkul kemudian diistirahatkan selama 1 minggu. Lahan kemudian dibedeng dengan luas lahan 1000 m2. Ukuran petak atau bedengan 1 m x 20 m dengan jarak tanam 25 x 25 cm dan jarak antar bedeng 40 cm.
Persiapan Bahan Tanam
Usaha perbanyakan melalui kultur jaringan ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya peningkatan kebutuhan bibit sambung nyawa untuk keperluan industri. Pada minggu keempat, sejumlah tunas sudah tumbuh. Pada minggu ke sepuluh, planlet (bibit kecil) sudah tumbuh rata-rata setinggi 9-10 cm, berakar sebanyak 40-60 buah, dan berdaun dengan diameter 1,1-1,5 cm.
Penanaman
Sebelum ditanam, sebaiknya bibit dicelupkan dulu ke dalam larutan yang mengandung pestisida nabati untuk menekan patogen penyebab penyakit yang mungkin terbawa bibit dan akan berkembang di lapangan (Pujiasmanto,2010:69). Penanaman bibit sambung nyawa dapat dilakukan di lahan tanam maupun polibag atau pot.
Pemeliharaan Tanaman
Pemupukan
Pemberian pupuk pada tanaman obat yang tepat adalah pada saat matahari belum bersinar terik sampai sekitar pukul 09.00 pagi atau sore hari setelah matahari tenggelam atau hari gelap yaitu pukul 16.00.
Penyiraman
Penyiraman dalam jumlah cukup harus dilakukan secra rutin. Namun perlu dihindari genangan air yan cukup lama disekitar tanaman karena tanaman tidak tahan terhadap genangan air. Adanya genangan air akan menyebabkan tanaman layu dan mati Penyiraman sambung nyawa sewaktu masih berumur di bawah satu bulan mutlak diperlukan. Penyiraman hanya dilakukan bila tanah di bedengan maupun di dalam polibag atau pot tampak kering.
Penyiangan
Penyiangan dapat dilakukan dengan menggunakan alat bantu berupa koret atau cangkul kecil.
Panen dan Pasca Panen
Panen
Panen pertama dilakukan saat tanaman berumur sekitar 4 bulan. Pemanenan dilakukan dengan cara memetik atau memangkas daun sebanyak 4 - 5 helai ke arah pucuk. Pada budidaya sambung nyawa secara monokultur dapat diproduksi daun segar 50,75 ton/ha. Panen dilakukan dengan cara memetik atau menggunting daun. Daun yang dipilih adalah daun dewasa, yaitu mulai menguning ataupun sampai dengan daun ke-10 atau maksimum ke-8 dari pucuk (Winarto,2003:40).
Pasca Panen
Melalui penyortiran, tanaman obat yang rusak atau tidak berkualitas dihilangkan dan bahan yang berkualitas bias dimanfaatkan untuk ramuan atau diproses lebih lanjut. Pengelolaan pasca panen tanaman obat ditujukan untuk membuat produk tanaman obat menjadi simplisia yang siap dikonsumsi oleh masyarakat umum, industri obat ataupun untuk tujuan eksport. Kegiatan yang meliputi prosesing/pengeloaan bahan sesaat setelah panen sampai tahap penyimpanan penyimpanan.
Sumber